UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

ASIA – KOMUNIKATOR KRISTEN LOKAL SUSUN STRATEGI PEMBERITAAN KEMISKINAN YANG BERKEMBANG

27/05/2008

 Peserta pertemuan Asosiasi Wilayah Asia-Dunia untuk Komunikasi Kristen (AR-WACC, Asia Region-World Association of Christian Communication) yang diadakan di sini prihatin karena suara masyarakat tidak didengar dan aspirasi mereka tidak ditanggapi secara serius.

 Yang menonjol justru kepentingan komersil dari institusi-institusi media, yang “tidak mempromosikan isu-isu keadilan dan perdamaian yang dihadapi masyarakat,” kata para komunikator Kristen Asia dalam Deklarasi Chiang Mai 2008. Mereka mengeluarkan pernyataan tersebut menyusul pertemuan 17-20 Mei dengan tema “Communication is peace: Building viable communities in Asia” (Komunikasi adalah perdamaian: Membangun komunitas-komunitas yang membangun di Asia).

 Sebanyak 41 peserta dari Bangladesh, Filipina, Hong Kong, India, Indonesia, Korea, Myanmar, Pakistan, dan Thailand sepakat bahwa hambatan ekonomi, politik, budaya, dan agama terhadap perdamaian harus diatasi untuk membangun komunitas-komunitas yang membangun di wilayah tersebut. Membangun komunitas-komunitas semacam itu, jelas mereka, membutuhkan sebuah pendekatan holistis.

 Dalam deklarasinya, mereka juga menegaskan kembali “peran profetis mereka sebagai komunikator Kristen,” dan berkomitmen untuk menyuarakan suara orang-orang miskin dan terpinggirkan dan untuk mendukung komunitas-komunitas dalam memperjuangkan perdamaian dan pengharapan.

 Maria Theresa Lauron, sekretaris jenderal AR-WACC, mengatakan dalam laporannya pada pertemuan tersebut bahwa organisasi itu akan meneruskan tema pertemuan itu. Yang pertama adalah “sebuah dialog tentang bagaimana para komunikator Kristen di wilayah itu bisa mencapai sebuah pemahaman bersama tentang situasi kemiskinan” yang bertujuan untuk menyusun strategi untuk mengatasi masalah tersebut.

 John Henry Anand, presiden AR-WACC, menjelaskan sejumlah rencana untuk standar pemberitaan kemiskinan yang sedang berkembang di Asia. Ia mengatakan, langkah pertama adalah analisa sistematik terhadap media-media berita yang berpengaruh di wilayah itu selama tiga tahun, yang dimulai dari India dan kemudian Cina, Filipina, Indonesia, dan Myanmar.

 Menurut sebuah laporan konsep yang disiapkan untuk Proyek Pemberitaan Kemiskinan di India: “Lebih dari satu miliar orang hidup dalam kemiskinan di seluruh dunia. Dua per tiga dari jumlah ini tinggal di Asia. Meskipun jumlah orang miskin dan kesulitan yang dihadapi mereka semakin berkembang, media-media yang berpengaruh di Asia menyampaikan berita yang kurang memadai tentang situasi yang menekan ini. Aspek-aspek gender juga diabaikan meskipun mayoritas dari orang miskin adalah perempuan dan mereka lebih sering mengalami dampak negatif.”

 Proyek ini akan mengumpulkan sebuah database tentang situasi pemberitaan kemiskinan di India melalui riset dan pemantauan media. Selanjutnya, serangkaian lokakarya akan diadakan di tiga lokasi di India bersama para jurnalis, anggota LSM, dan pakar media untuk mengembangkan sebuah pernyataan tentang standar pemberitaan kemiskinan tingkat nasional. Melalui proyek ini, sebuah jaringan kelompok-kelompok media di India, organisasi-organisasi hak asasi manusia dan anti-kemiskinan, dan para advokat keadilan gender akan dibentuk untuk menetapkan adopsi dan implementasi standar pemberitaan.

 Peserta pertemuan mengungkapkan keprihatinan khusus menyangkut krisis pangan di banyak negara sedang berkembang. Mereka juga mengingatkan tentang situasi lingkungan yang memburuk dan mendesak para penguasa untuk “mengatur industri-industri besar yang turut menyebabkan perubahan iklim.”

 Mereka mengungkapkan simpati dan solidaritas mendalam kepada para korban Topan Nargis di Myanmar dan gempa bumi Sichuan di Cina.

 Pertemuan itu mengimbau inisiatif-inisiatif tingkat lokal untuk memastikan bahwa dialog antaragama diadakan saat terjadi konflik dan untuk memperkuat solidaritas dan sharing sumber daya di kalangan para komunikator Kristen di dalam dan di luar wilayah tersebut.

 WACC adalah organisasi ekumenis yang mendorong kerjasama antara komunikator Katolik, Orthodoks, dan Protestan, dan menantang berbagai Gereja dan denominasi untuk melihat dasar paling luas untuk kegiatan-kegiatan komunikasi mereka. WACC juga meningkatkan kerjasama dengan orang–orang dari agama-agama dan ideology-ideologi lain.

 Pertemuan Wilayah Asia berikutnya akan diadakan tahun 2011, tetapi tempat pelaksanaannya belum ditentukan.

END

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. 1,6 juta anak Indonesia kekurangan gizi
  2. Anak yatim-piatu temukan rasa kekeluargaan
  3. Penutupan 17 gereja di Aceh dilaporkan ke Komnas HAM
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Ziarah Santa Maria Fatima
  6. Ketegangan menyusul kekerasan
  7. Peziarah Lourdes asal Indonesia alami kecelakaan, seorang meninggal
  8. Bangun masjid sebagai solusi terbaik kasus GKI Yasmin
  9. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  10. Dokumen tunjukkan bukti Yesus pernah ke Jepang
  1. Jemaat HKBP Filadelfia dilempari air got dan urine
  2. Ketegangan menyusul kekerasan
  3. Ribuan umat Kristiani berdoa bagi perdamaian
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  6. Korban Sukhoi didoakan umat Katolik pada Hari Kenaikan
  7. Istri Bill Gates, seorang Katolik, dukung pengendalian kelahiran
  8. Ketua MPR bertemu pimpinan KWI dan PGI
  9. Ziarah Santa Maria Fatima
  10. Pemrotes anti-nuklir akhiri mogok makan
  1. Mungkin gedung sebaiknya dijual untuk klinik, apotik dll.   lalu cari tempat lai...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-18 22:54:00
  2. Semoga Tuhan mengampuni mereka yang melakukan kekerasan.  ...
    Said Andreas Darmadi on 2012-05-18 15:00:00
  3. Dasar islam:( ga mampu bangun mesjid. Akhirnya merampok dgn terang2an, dgn memin...
    Said rampok atas nama agama (islam) on 2012-05-18 09:25:00
  4. Kementrian Agama takut di demo. titik...
    Said Yantosaputrayo on 2012-05-18 05:40:00
  5. Beribadah merupakan hak paling asasi karena itulah cara manusia berkomunikasi da...
    Said Johnynatu on 2012-05-18 05:33:00
  6. Ah, Percuma itu komnas HAM. Hanya macan ompong....
    Said Omar Sarif on 2012-05-17 21:28:00
  7. medan aceh deket bungg.... hati2 ...
    Said Gos_ban on 2012-05-17 19:36:00
  8. Biarkanlah semua yang dilakukan oleh manusia, Tuhan Yesus yang mempunyai kuasa a...
    Said Agus Howay on 2012-05-17 18:20:00
  9. Konflik Maluku tahun 2002-2004 dibuat oleh alat keamanan. Orang Maluku yang ahli...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:27:00
  10. Sulit berkomentar jika ada kelompok2 yang mau benarnya sendiri, mau menangnya se...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:21:00