UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

INDIA – Perempuan Menuntut Keadilan bagi Biarawati yang Diperkosa

24/11/2008

CHENNAI, India (UCAN) – Lebih dari 2.000 penganut berbagai agama, kebanyakan perempuan, berpawai di kota di India bagian selatan ini pada 22 November. Mereka mengutuk kekerasan anti-Kristen di Negara Bagian Orissa.

Para bintang film, penulis, pelajar, dan biarawati Katolik berpawai di bawah guyuran hujan untuk menuntut Biro Sentral Investigasi (CBI, Central Bureau of Investigation) memeriksa pemerkosaan terhadap seorang biarawati ketika terjadi kekerasan dari kelompok Hindu sayap kanan di Orissa, India bagian timur. Biro federal itu adalah agen investigasi utama di negeri itu.

Dalam konferensi pers 24 Oktober di New Delhi, biarawati itu mengungkapkan ketidakpercayaannya terhadap kepolisian Negara Bagian Orissa, setelah Kejaksaan Agung menolak tuntutannya agar tiga hari sebelumnya CBI sendiri menyelidiki kasus itu.

Biarawati itu, dengan wajah tertutup, mengatakan kepada wartawan bagaimana dirinya dan seorang imam diserang dan ia diperkosa di Orissa pada 25 Agustus, sehari setelah kelompok fanatik Hindu melakukan kekerasan selama tujuh minggu dengan teror terhadap orang-orang Kristen di sana. Sumber-sumber Gereja mengatakan kekerasan itu menewaskan sedikitnya 59 orang dan 50.000 kehilangan tempat tinggal.

Pawai 22 November itu diadakan oleh 28 kelompok perempuan di bawah Prakarsa Perempuan untuk India Sekular (WISI, Women’s Initiative for Secular India), yang berbasis di Chennai (yang sebelumnya Madras), ibukota Negara Bagian Tamil Nadu, 2.095 kilometer selatan New Delhi.

Sebelum pawai itu dimulai, Uskup Agung Madras-Mylapore Mgr Malayappan Chinnappa SDB berterima kasih kepada para pengunjuk rasa atas dukungan mereka dan mendesak mereka untuk “menentang kekerasan dan kebencian seperti itu dengan hati-hati,” yang menurutnya dapat merusak bangsa.

Membuka pawai itu, Salma Rokaiah, seorang penulis Muslim, mengatakan bahwa perkosaan biarawati itu merupakan sebuah penghinaan besar terhadap martabat perempuan di India dan mendesak setiap perempuan untuk memprotes tindakan itu. Ia mengatakan bahwa pawai itu juga bertujuan untuk memberikan dukungan moral kepada seluruh korban kekerasan Orissa.

Dengan memakai pita hitam dan membawa bendera dan poster-poster, mereka yang melakukan protes itu meneriakkan slogan-slogan yang mengutuk kekerasan itu dan mendesak pemerintah di semua lapisan untuk melindungi hak-hak kelompok minoritas, perempuan, dan anak-anak di Orissa. Mereka juga menuntut sebuah pembubaran kelompok-kelompok Hindu sayap kanan yang telah menyerang umat Kristen dan yang telah menyebarkan rasa kebencian di antara komunitas-komunitas dalam masyarakat.

Meena Sukumar, seorang pemerotes, mengungkapkan harapan bahwa peraturan perundang-undangan berlaku di Orissa dan biarawati yang diperkosa itu mendapatkan keadilan. “Yang memperkosa seorang perempuan itu betul-betul manusiawi, dan memperkosa seorang  biarawati yang melayani orang miskin merupakan suatu kejahatan yang mengerikan,” kata perempuan Hindu itu kepada UCA News.

Seorang pemerotes Hindu lainnya, Sudarvilli, mengatakan bahwa ia mengikuti pawai itu untuk menunjukkan solidaritas dengan para korban Orissa. Mahasiswi itu mengungkapkan harapannya bahwa kebenaran akan menang. Dia dan teman-temannya memakai topeng dan pakaian berwarna hitam yang terlihat seperti kerangka manusia untuk mengingatkan masyarakat akan kejahatan dari kekerasan itu.

Auxilia Peter, pemimpin pawai itu, memberi konfirmasi bahwa tujuan utama aksi itu adalah untuk menunjukkan solidaritas dengan para korban dan menuntut keadilan bagi para korban. “Perempuan selalu menjadi korban kekerasan, dan di Orissa perempuan juga menjadi korban,” kata wanita pengacara yang beragama Katolik itu.

WISI juga berencana mendidik masyarakat tentang RUU Anti Kekerasan Komunal yang sedang digodok parlemen India, tambah Peter.

Sebelumnya, kelompok itu mengadakan dua acara lain untuk mengumpulkan dukungan kepada para korban Orissa — aksi tandatangan dan tuguran dengan cahaya lilin.

Para penyelenggara pawai itu mengatakan aliansi itu dibentuk pada 1 November untuk meningkatkan kerukunan komunal dan sekularisme dalam menanggapi berkembangnya intoleransi dan kebencian di India.

END

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. 1,6 juta anak Indonesia kekurangan gizi
  2. Anak yatim-piatu temukan rasa kekeluargaan
  3. Penutupan 17 gereja di Aceh dilaporkan ke Komnas HAM
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Ketegangan menyusul kekerasan
  6. Ziarah Santa Maria Fatima
  7. Peziarah Lourdes asal Indonesia alami kecelakaan, seorang meninggal
  8. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  9. Bangun masjid sebagai solusi terbaik kasus GKI Yasmin
  10. Dokumen tunjukkan bukti Yesus pernah ke Jepang
  1. Jemaat HKBP Filadelfia dilempari air got dan urine
  2. Ketegangan menyusul kekerasan
  3. Ribuan umat Kristiani berdoa bagi perdamaian
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  6. Korban Sukhoi didoakan umat Katolik pada Hari Kenaikan
  7. Istri Bill Gates, seorang Katolik, dukung pengendalian kelahiran
  8. Ketua MPR bertemu pimpinan KWI dan PGI
  9. Ziarah Santa Maria Fatima
  10. Pemrotes anti-nuklir akhiri mogok makan
  1. Mungkin gedung sebaiknya dijual untuk klinik, apotik dll.   lalu cari tempat lai...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-18 22:54:00
  2. Semoga Tuhan mengampuni mereka yang melakukan kekerasan.  ...
    Said Andreas Darmadi on 2012-05-18 15:00:00
  3. Dasar islam:( ga mampu bangun mesjid. Akhirnya merampok dgn terang2an, dgn memin...
    Said rampok atas nama agama (islam) on 2012-05-18 09:25:00
  4. Kementrian Agama takut di demo. titik...
    Said Yantosaputrayo on 2012-05-18 05:40:00
  5. Beribadah merupakan hak paling asasi karena itulah cara manusia berkomunikasi da...
    Said Johnynatu on 2012-05-18 05:33:00
  6. Ah, Percuma itu komnas HAM. Hanya macan ompong....
    Said Omar Sarif on 2012-05-17 21:28:00
  7. medan aceh deket bungg.... hati2 ...
    Said Gos_ban on 2012-05-17 19:36:00
  8. Biarkanlah semua yang dilakukan oleh manusia, Tuhan Yesus yang mempunyai kuasa a...
    Said Agus Howay on 2012-05-17 18:20:00
  9. Konflik Maluku tahun 2002-2004 dibuat oleh alat keamanan. Orang Maluku yang ahli...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:27:00
  10. Sulit berkomentar jika ada kelompok2 yang mau benarnya sendiri, mau menangnya se...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:21:00