UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

VIETNAM – Pekerja Kesehatan Katolik Didorong untuk Melayani Pasien dengan Lebih Baik

27/02/2009

HO CHI MINH CITY, Vietnam (UCAN) – Dalam sebuah retret untuk memperingati Hari Dokter nasional di Vietnam, orang-orang Gereja mendorong para pekerja kesehatan Katolik untuk melayani pasien mereka dengan rasa hormat dan kasih.

“Perlakukanlah para pasien dengan rasa hormat untuk menyembuhkan mereka secara fisik dan rohani,” kata Uskup Auksilier Ho Chi Minh City Mgr Pierre Nguyen Van Kham kepada sekitar 600 dokter dan perawat Katolik yang menghadiri sebuah retret pada 22 Februari. Hari Dokter itu diperingati setiap tahun pada 27 Februari.

Para peserta retret bertema “God’s home of love” (Rumah Kasih dari Allah) itu berasal dari berbagai rumah sakit pemerintah, pusat-pusat pemeliharaan kesehatan, dan klinik-klinik Katolik. Acara itu diselenggarakan di kapel Seminari Tinggi St. Joseph di Ho Chi Minh City.

Dalam retret itu, Uskup Kham mendesak para pekerja kesehatan setempat untuk memperlakukan para pasien sebagai “pribadi” dan tidak mendiskriminasikan kaum miskin dari mereka yang berpendidikan. “Itu merupakan cara efektif untuk mewartakan Injil kepada masyarakat,” tegasnya.

Pastor Joseph Le Quang Uy CSsR juga meminta para pekerja kesehatan untuk membawa kasih Allah kepada para pasien melalui kebaikan. Dia mengamati bahwa banyak dokter mengatakan banyak hal menyakitkan kepada perempuan-perempuan hamil yang datang ke berbagai pusat kesehatan dan rumah sakit pemerintah untuk melakukan aborsi. “Perempuan-perempuan ini merasa ditolak dan kecewa,” katanya. Dia mendorong para pekerja kesehatan berdoa “Bapa Kami” sebelum menemui pasien.

Pastor Uy, yang aktif dalam kegiatan pro-life, mengatakan bahwa banyak dokter di lain pihak memperoleh uang dengan mengatakan kepada perempuan-perempuan bahwa kehamilan mereka itu abnormal dan menganjurkan mereka menjalani aborsi yang legal di Vietnam.

Agnes Le Thi Khen, yang telah berkarya di sebuah pusat kesehatan pemerintah selama 22 tahun, mengatakan bahwa dia memperoleh hal-hal yang berguna dari retret itu. “Rumah sakit-rumah sakit hendaknya merupakan rumah kasih dari Allah, tempat kehidupan dihormati,” katanya. Khen berjanji akan menasehati mereka yang ingin melakukan aborsi untuk menemui orang-orang Gereja. Khen juga mengatakan bahwa dia akan meminta perempuan-perempuan untuk menggunakan metode keluarga berencana alamiah ketimbang alat kontrasepsi artifisial.

Marie Elizabeth Tran Bui Thanh Dung, yang berkarya di sebuah institut riset jantung setempat, mengakui bahwa dia memiliki cara yang menyakitkan dan melontarkan kata-kata yang membuat marah kepada pasien karena tekanan pekerjaan. Dia mengatakan bahwa dia akan berdoa sebelum menemui pasien.

Dokter John Baptiste Dao Ti Tach, panitia retret, mengatakan kepada UCA News bahwa retret itu dimaksud untuk berbagi nilai-nilai Kristen dengan para pekerja kesehatan sehingga mereka dapat melayani para pasien dengan lebih baik.

Acara itu diselenggarakan oleh sebuah kelompok pekerja kesehatan yang didirikan tahun 2002 oleh Jean Baptiste Kardinal Pham Minh Man dari Ho Chi Minh City. Kelompok itu beranggotakan sekitar 700 orang.

Kelompok itu mengadakan retret pada masa Prapaskah dan Advent. Mereka mengunjungi dan memberi perawatan medis kepada para pasien di wilayah-wilayah terpencil, kepada para penderita HIV/AIDS, dan kepada para religius dan imam yang sudah lanjut usia. Mereka juga menyediakan pendidikan seks untuk orang muda.

END

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. 1,6 juta anak Indonesia kekurangan gizi
  2. Anak yatim-piatu temukan rasa kekeluargaan
  3. Penutupan 17 gereja di Aceh dilaporkan ke Komnas HAM
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Ketegangan menyusul kekerasan
  6. Ziarah Santa Maria Fatima
  7. Peziarah Lourdes asal Indonesia alami kecelakaan, seorang meninggal
  8. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  9. Bangun masjid sebagai solusi terbaik kasus GKI Yasmin
  10. Dokumen tunjukkan bukti Yesus pernah ke Jepang
  1. Jemaat HKBP Filadelfia dilempari air got dan urine
  2. Ketegangan menyusul kekerasan
  3. Ribuan umat Kristiani berdoa bagi perdamaian
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  6. Korban Sukhoi didoakan umat Katolik pada Hari Kenaikan
  7. Istri Bill Gates, seorang Katolik, dukung pengendalian kelahiran
  8. Ketua MPR bertemu pimpinan KWI dan PGI
  9. Ziarah Santa Maria Fatima
  10. Pemrotes anti-nuklir akhiri mogok makan
  1. Mungkin gedung sebaiknya dijual untuk klinik, apotik dll.   lalu cari tempat lai...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-18 22:54:00
  2. Semoga Tuhan mengampuni mereka yang melakukan kekerasan.  ...
    Said Andreas Darmadi on 2012-05-18 15:00:00
  3. Dasar islam:( ga mampu bangun mesjid. Akhirnya merampok dgn terang2an, dgn memin...
    Said rampok atas nama agama (islam) on 2012-05-18 09:25:00
  4. Kementrian Agama takut di demo. titik...
    Said Yantosaputrayo on 2012-05-18 05:40:00
  5. Beribadah merupakan hak paling asasi karena itulah cara manusia berkomunikasi da...
    Said Johnynatu on 2012-05-18 05:33:00
  6. Ah, Percuma itu komnas HAM. Hanya macan ompong....
    Said Omar Sarif on 2012-05-17 21:28:00
  7. medan aceh deket bungg.... hati2 ...
    Said Gos_ban on 2012-05-17 19:36:00
  8. Biarkanlah semua yang dilakukan oleh manusia, Tuhan Yesus yang mempunyai kuasa a...
    Said Agus Howay on 2012-05-17 18:20:00
  9. Konflik Maluku tahun 2002-2004 dibuat oleh alat keamanan. Orang Maluku yang ahli...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:27:00
  10. Sulit berkomentar jika ada kelompok2 yang mau benarnya sendiri, mau menangnya se...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:21:00