UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

SRI LANKA – Paroki Jadi Tuan Rumah Perayaan Tahun Baru Hindu dan Buddha

27/04/2009

HETTIPOLA, SRI LANKA (UCAN) – Sebuah paroki menyelenggarakan sebuah perayaan tahun baru Hindu dan Buddha baru-baru ini. Perayaan itu dimaksudkan untuk meningkatkan kerukunan agama di kalangan warga desa.

“Ini tidak biasa bahwa perayaan-perayaan Hindu-Buddha diselenggarakan di pekarangan sebuah gereja,” kata Yang Mulia Akurana Gunerathne Thero, setelah menyalakan sebuah lampu minyak dalam upacara yang diselenggarakan di Paroki Hati Kudus di Hettipola, sebuah desa yang kebanyakan umatnya beragama Buddha di Keuskupan Kurunegala.

Acara bersama seperti ini turut meningkatkan persatuan di negeri ini, lanjut biksu utama dari Kuil Girathalana setempat.

Komunitas mayoritas Buddha etnis Sinhala dan komunitas minoritas Hindu etnis Tamil di Sri Lanka merayakan perayaan-perayaan tahun baru mereka pada 13 dan 14 April tahun ini.

Sekitar 400 warga desa, termasuk Katolik, Buddha, dan sejumlah kecil Hindu dari desa-desa tetangga, ikut dalam perayaan di gereja yang diatur oleh 11 katekis paroki itu.

Kepala paroki, Pastor A. Ancelet, dan para kepala desa menerima Yang Mulia Gunerathne, tamu kehormatan.

Perayaan yang berlangsung dari pagi hingga malam itu dihadiri oleh orang muda dan orang tua dari berbagai agama. Mereka mengenakan busana berwarna warni dan ikut berbagai permainan. Permainan-permainan itu, antara lain, balap sepeda, lomba makan krupuk, panjat pinang.

Rohini Abeywardane, seorang gadis beragama Buddha yang memenangkan lomba makan krupuk, mengatakan bahwa “ini tidak biasa” melihat warga desa dari berbagai agama “berkumpul di gereja, dengan salib-salib, para imam, dan para suster.”

Pastor Ancelet menyalami para pemenang perlombaan, dengan mengatakan bahwa mereka memperlihatkan “kekuatan dari saling pengertian dan penghormatan satu sama lain.”

Para peserta juga menikmati makanan yang dipersiapkan khusus untuk acara pesta itu.

Menurut Pastor Ancelet, perayaan yang diselenggarakan paroki itu merupakan bagian dari upaya Gereja Katolik Sri Lanka dalam ikut mempersatukan berbagai komunitas.

Sekitar 70 persen dari 20 juta penduduk Sri Lanka itu beragama Buddha, 14 persen Hindu, 9 persen Kristen, dan 7 persen Muslim.

Nilosika Fernando, seorang katekis, mengatakan, “Ini merupakan sebuah pengalaman baru untuk anak-anak kita saat mereka berbaur dengan penganut agama-agama lain dalam sebuah perayaan seperti ini.” Menurut perempuan katekis itu, negeri ini banyak menyaksikan kekerasan berbias agama. Pada 5 April, Minggu Palma, sebuah gereja Methodis di pinggiran Colombo diserang oleh orang-orang yang tak dikenal.

Sekarang ini, pemerintah pimpinan etnis Sinhala sedang menyerang kubu terakhir kelompok Pembebasan Macan Eelam Tamil (LTTE, Liberation Tigers of Tamil Eelam). LTTE, yang ingin membentuk sebuah negara terpisah di bagian utara dan timur Sri Lanka, melancarkan perjuangan kemerdekaan melawan pemerintah pimpinan etnis Sinhala tahun 1983. Konflik yang berlangsung hingga kini itu telah merenggut sekitar 80.000 jiwa.

Yang Mulia Gunerathne mengatakan kepada UCA News, acara-acara lintas agama seperti itu perlu untuk menciptakan kerukunan agama. “Orangtua hendaknya mendidik anak-anak untuk menghormati agama dan etnis lain,” tegasnya.

Warga desa di Hettipola umumnya pengolah lahan kering untuk menanam padi dan jagung. Dalam tahun baru Hindu dan Buddha tahun ini, kebanyakan warga kota mudik ke keluarga leluhurnya untuk mendapatkan berkat dari anggota-anggota keluarga yang senior.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Penutupan 17 gereja di Aceh dilaporkan ke Komnas HAM
  2. 1,6 juta anak Indonesia kekurangan gizi
  3. Anak yatim-piatu temukan rasa kekeluargaan
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Ketegangan menyusul kekerasan
  6. Ziarah Santa Maria Fatima
  7. Peziarah Lourdes asal Indonesia alami kecelakaan, seorang meninggal
  8. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  9. Bangun masjid sebagai solusi terbaik kasus GKI Yasmin
  10. Dokumen tunjukkan bukti Yesus pernah ke Jepang
  1. Jemaat HKBP Filadelfia dilempari air got dan urine
  2. Ketegangan menyusul kekerasan
  3. Ribuan umat Kristiani berdoa bagi perdamaian
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  6. Korban Sukhoi didoakan umat Katolik pada Hari Kenaikan
  7. Istri Bill Gates, seorang Katolik, dukung pengendalian kelahiran
  8. Ketua MPR bertemu pimpinan KWI dan PGI
  9. Ziarah Santa Maria Fatima
  10. Pemrotes anti-nuklir akhiri mogok makan
  1. Mungkin gedung sebaiknya dijual untuk klinik, apotik dll.   lalu cari tempat lai...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-18 22:54:00
  2. Semoga Tuhan mengampuni mereka yang melakukan kekerasan.  ...
    Said Andreas Darmadi on 2012-05-18 15:00:00
  3. Dasar islam:( ga mampu bangun mesjid. Akhirnya merampok dgn terang2an, dgn memin...
    Said rampok atas nama agama (islam) on 2012-05-18 09:25:00
  4. Kementrian Agama takut di demo. titik...
    Said Yantosaputrayo on 2012-05-18 05:40:00
  5. Beribadah merupakan hak paling asasi karena itulah cara manusia berkomunikasi da...
    Said Johnynatu on 2012-05-18 05:33:00
  6. Ah, Percuma itu komnas HAM. Hanya macan ompong....
    Said Omar Sarif on 2012-05-17 21:28:00
  7. medan aceh deket bungg.... hati2 ...
    Said Gos_ban on 2012-05-17 19:36:00
  8. Biarkanlah semua yang dilakukan oleh manusia, Tuhan Yesus yang mempunyai kuasa a...
    Said Agus Howay on 2012-05-17 18:20:00
  9. Konflik Maluku tahun 2002-2004 dibuat oleh alat keamanan. Orang Maluku yang ahli...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:27:00
  10. Sulit berkomentar jika ada kelompok2 yang mau benarnya sendiri, mau menangnya se...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:21:00