UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

VIETNAM – Suster-Suster Ajari Warga Desa Memakamkan Jenazah

29/04/2009

HUE, Vietnam (UCAN) – Suster-suster yang tinggal di wilayah pegunungan di Vietnam tengah mengatakan, mereka berusaha meyakinkan kebanyakan warga desa di sini untuk meninggalkan kebiasaan mereka untuk menelantarkan jenazah di alam terbuka ketimbang memakamkannya.

Suster Anna Tran Thi Hien dari Tarekat Pencinta Salib Suci mengatakan bahwa warga suku Van Kieu di pegunungan biasa membungkus jenazah dengan kain atau tikar yang dianyam dari bambu dan meletakkannya di lembah jauh dari rumah pada saat matahari terbenam.

Kemudian mereka dengan cepat berlari pulang karena takut bahwa arwah dari yang meninggal itu akan membuntuti mereka.

Suster Hien, 56, pemimpin komunitasnya di Kota Dong Ha, Propinsi Quang Tri, mengatakan bahwa warga etnis Van Kieu itu sangat takut akan orang mati. Mereka bahkan akan meninggalkan orang-orang yang mereka cintai di rumah sakit jika orang-orang yang mereka cintai itu meninggal dunia di sana. Etnis Van Kieu itu umumnya memiliki sistem keyakinan animis dan percaya bahwa roh-roh itu tinggal di gunung, pohon, dan sungai, kata suster itu.

Bersama suster-suster lain di komunitasnya yang beranggotakan lima orang, dia mengajari masyarakat setempat bagaimana membuat peti jenazah dan menggali liang lahat untuk pemakaman. Para suster itu juga mengajari umat Katolik setempat bahwa manusia itu diciptakan menurut rupa dan citra Allah dan bahwa jenazah mereka akan bangkit kembali pada Hari Pengadilan Terakhir, sehingga umat Katolik harus menghormati jenazah orang yang meninggal.

Kebanyakan umat Katolik setempat telah meninggalkan kebiasaan menangani jenazah secara tradisional, kata Suster Hien, dan kini mereka berdoa dalam keluarga bagi mereka yang wafat sebelum dikebumikan di hutan.

Masyarakat etnis Van Kieu tidak memiliki tempat pemakaman khusus.

Namun, mengajar masyarakat untuk memakamkan jenazah dan mendorong umat Katolik untuk mengikuti tata cara pemakaman Katolik itu bukanlah suatu tugas mudah bagi para suster.

Pemerintah Vietnam pernah menahan para suster karena para dukun setempat menuduh para suster mendesak masyarakat setempat untuk meninggalkan adat istiadat mereka. Biasanya, dukun-dukun ini diberi ayam atau kerbau untuk melaksanakan upacara penanganan jenazah secara tradisional itu. Para suster baru dibebaskan setelah mendapatkan dukungan dari warga desa setempat yang sudah menjadi Katolik.

Suster Hien mengatakan, banyak warga desa meninggalkan kepercayaan tradisionalnya setelah menjadi Katolik.

Joseph Ho A Rai, seorang warga setempat yang sudah Katolik, mengatakan bahwa tata cara pemakaman Gereja itu sehat dan menunjukkan kemajuan dari segi lingkungan hidup, selain memberi manfaat spiritualnya. Pemakaman Kristen turut mencegah warga desa dari penyakit akibat membusuknya jenazah-jenazah yang tergeletak di hutan, katanya. Tata upacara Gereja juga membuat masyarakat “menghormati tubuh manusia,” lanjutnya.

Marie Ho Thi Ling, 82, yang menjadi Katolik tahun 2000, bercerita bagaimana warga desa meninggalkan jenazah suaminya yang meninggal karena tuberkolosis, karena mereka takut akan arwahnya. “Kini mereka tidak lagi menjalankan praktek-praktek ini,” katanya.

Suster Hien yang juga seorang dokter mengatakan bahwa dia dan suster-suster lain mengadakan perjalanan bahkan sampai 70 kilometer dengan sepeda motor untuk tetap memelihara kontak dengan sebuah jaringan dari 16 desa warga suku.

Misi mereka adalah menyediakan makanan, perawatan kesehatan, keterampilan praktis, dan pendidikan dasar bagi 200 orang warga suku Van Kieu di wilayah itu yang kini sudah Katolik.

Mereka juga memberikan kursus-kursus mingguan tentang bagaimana mengajar agama kepada orang muda. Orang muda-orang muda ini kemudian akan mengajar agama kepada warga desa mereka, kata Suster Hien.

Para suster juga menerjemahkan lagu-lagu rohani dan doa-doa ke dalam bahasa setempat dan bahkan membentuk sebuah paduan suara dengan 60 orang.

Marie Ho Ta Ho, 25, salah satu anggota paduan suara itu, mengatakan bahwa paduan suara itu menyanyi pada Misa Minggu serta upacara pernikahan dan pemakaman.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Penutupan 17 gereja di Aceh dilaporkan ke Komnas HAM
  2. 1,6 juta anak Indonesia kekurangan gizi
  3. Anak yatim-piatu temukan rasa kekeluargaan
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Ketegangan menyusul kekerasan
  6. Ziarah Santa Maria Fatima
  7. Peziarah Lourdes asal Indonesia alami kecelakaan, seorang meninggal
  8. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  9. Bangun masjid sebagai solusi terbaik kasus GKI Yasmin
  10. Dokumen tunjukkan bukti Yesus pernah ke Jepang
  1. Jemaat HKBP Filadelfia dilempari air got dan urine
  2. Ketegangan menyusul kekerasan
  3. Ribuan umat Kristiani berdoa bagi perdamaian
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  6. Korban Sukhoi didoakan umat Katolik pada Hari Kenaikan
  7. Istri Bill Gates, seorang Katolik, dukung pengendalian kelahiran
  8. Ketua MPR bertemu pimpinan KWI dan PGI
  9. Ziarah Santa Maria Fatima
  10. Pemrotes anti-nuklir akhiri mogok makan
  1. Mungkin gedung sebaiknya dijual untuk klinik, apotik dll.   lalu cari tempat lai...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-18 22:54:00
  2. Semoga Tuhan mengampuni mereka yang melakukan kekerasan.  ...
    Said Andreas Darmadi on 2012-05-18 15:00:00
  3. Dasar islam:( ga mampu bangun mesjid. Akhirnya merampok dgn terang2an, dgn memin...
    Said rampok atas nama agama (islam) on 2012-05-18 09:25:00
  4. Kementrian Agama takut di demo. titik...
    Said Yantosaputrayo on 2012-05-18 05:40:00
  5. Beribadah merupakan hak paling asasi karena itulah cara manusia berkomunikasi da...
    Said Johnynatu on 2012-05-18 05:33:00
  6. Ah, Percuma itu komnas HAM. Hanya macan ompong....
    Said Omar Sarif on 2012-05-17 21:28:00
  7. medan aceh deket bungg.... hati2 ...
    Said Gos_ban on 2012-05-17 19:36:00
  8. Biarkanlah semua yang dilakukan oleh manusia, Tuhan Yesus yang mempunyai kuasa a...
    Said Agus Howay on 2012-05-17 18:20:00
  9. Konflik Maluku tahun 2002-2004 dibuat oleh alat keamanan. Orang Maluku yang ahli...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:27:00
  10. Sulit berkomentar jika ada kelompok2 yang mau benarnya sendiri, mau menangnya se...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:21:00