UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

PAKISTAN – CAFOD akan Membantu Pengungsi Pakistan

27/05/2009

LONDON (UCAN) – CAFOD, mitra Inggris Caritas, telah menjanjikan £100,000 (US$158,000) untuk membantu masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat pertempuran antara milisi Taliban dan tentara Pakistan di lembah Swat.

Uang itu akan disalurkan ke badan-badan Katolik yang berkarya di wilayah itu dan umumnya akan dimanfaatkan untuk membantu sekitar 10.000 keluarga pengungsi, atau sekitar 70.000 orang. Mereka tidak tinggal di kamp-kamp tetapi di keluarga-keluarga lain. “Orang-orang ini kurang didokumentasi dibandingkan dengan mereka yang berada di kamp-kamp, dan keluarga-keluarga yang menerima para pengungsi itu sendiri sangat miskin,” kata Debbie Wainwright, jurubicara CAFOD Asia, kepada UCA News.

CAFOD adalah agen pertolongan dan bantuan Katolik di Inggris yang dibentuk tahun 1962 oleh para uskup Katolik England dan Wales. Mula-mula agen ini dikenal dengan Dana Katolik bagi Pengembangan Luar Negeri (Catholic Fund for Overseas Development), tetapi kini dikenal dengan Agen Katolik untuk Pengembangan Luar Negeri (CAFOD, Catholic Agency for Overseas Development). CAFOD merupakan bagian dari Federasi Internasional Caritas.

Caritas adalah agen pelayanan sosial Gereja Katolik.

Milisi Taliban mengatakan pada 24 Mei, mereka akan berhenti bertempur di Mingora, kota utama di lembah itu. Pertempuran paling sengit terjadi di kota itu baru-baru ini. Namun, tentara Pakistan mengatakan, dia akan terus menyerang untuk membersihkan milisi dari kota itu. Helikopter tempur telah menyerang dua desa terdekat yang dikuasai Taliban.

Orang-orang yang terperangkap di wilayah itu menghadapi bencana kemanusiaan jika pemerintah tidak mencabut jam malam di wilayah itu sehingga makanan, air, dan obat-obatan bisa didrop dari udara untuk mereka yang terperangkap, demikian Human Rights Watch yang berbasis di New York. Agen pengungsi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa itu mengatakan bahwa sekitar 2,38 juta orang telah melarikan diri.

Mereka hanya memiliki pakaian di badan, kata Robert Cruickshank, manejer program dari CAFOD Pakistan, demikian website CAFOD. Ia mengatakan bahwa 26 kamp resmi, yang menampung 262.000 pengungsi, telah penuh sesak dan orang-orang, terutama yang sudah tua,  sangat menderita karena temperatur setinggi 53 derajat Celsius.

Ia menambahkan: “Ratusan ribu orang berlindung di banyak gedung sekolah dan masjid atau tinggal dengan keluarga-keluarga lain, sehingga menjadi beban tambahan bagi keluarga tuan rumah yang memang sudah miskin. Para mitra kami akan lebih memusatkan perhatian pada usaha mendukung mereka yang tinggal dengan keluarga-keluarga yang menampung, walaupun keluarga-keluarga ini tersebar dan berjarak jauh satu sama lain dalam kelompok-kelompok kecil.”

Para mitra CAFOD — Caritas Pakistan, Catholic Relief Services yang berbasis di Amerika Serikat, dan ICMC (International Catholic Migration Commission) — telah menyediakan air bersih, tempat perlindungan temporer, perlatan masak, dan selimut, serta penyuluhan bagi mereka yang trauma yang mencapai hampir 150.000 orang.

Kaum perempuan khususnya paling trauma dan bingung karena banyak dari mereka belum pernah meninggalkan keluarga mereka sebelumnya, kata Cruickshank.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Penutupan 17 gereja di Aceh dilaporkan ke Komnas HAM
  2. 1,6 juta anak Indonesia kekurangan gizi
  3. Anak yatim-piatu temukan rasa kekeluargaan
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Ketegangan menyusul kekerasan
  6. Ziarah Santa Maria Fatima
  7. Peziarah Lourdes asal Indonesia alami kecelakaan, seorang meninggal
  8. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  9. Bangun masjid sebagai solusi terbaik kasus GKI Yasmin
  10. Dokumen tunjukkan bukti Yesus pernah ke Jepang
  1. Jemaat HKBP Filadelfia dilempari air got dan urine
  2. Ketegangan menyusul kekerasan
  3. Ribuan umat Kristiani berdoa bagi perdamaian
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  6. Korban Sukhoi didoakan umat Katolik pada Hari Kenaikan
  7. Istri Bill Gates, seorang Katolik, dukung pengendalian kelahiran
  8. Ketua MPR bertemu pimpinan KWI dan PGI
  9. Ziarah Santa Maria Fatima
  10. Pemrotes anti-nuklir akhiri mogok makan
  1. Mungkin gedung sebaiknya dijual untuk klinik, apotik dll.   lalu cari tempat lai...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-18 22:54:00
  2. Semoga Tuhan mengampuni mereka yang melakukan kekerasan.  ...
    Said Andreas Darmadi on 2012-05-18 15:00:00
  3. Dasar islam:( ga mampu bangun mesjid. Akhirnya merampok dgn terang2an, dgn memin...
    Said rampok atas nama agama (islam) on 2012-05-18 09:25:00
  4. Kementrian Agama takut di demo. titik...
    Said Yantosaputrayo on 2012-05-18 05:40:00
  5. Beribadah merupakan hak paling asasi karena itulah cara manusia berkomunikasi da...
    Said Johnynatu on 2012-05-18 05:33:00
  6. Ah, Percuma itu komnas HAM. Hanya macan ompong....
    Said Omar Sarif on 2012-05-17 21:28:00
  7. medan aceh deket bungg.... hati2 ...
    Said Gos_ban on 2012-05-17 19:36:00
  8. Biarkanlah semua yang dilakukan oleh manusia, Tuhan Yesus yang mempunyai kuasa a...
    Said Agus Howay on 2012-05-17 18:20:00
  9. Konflik Maluku tahun 2002-2004 dibuat oleh alat keamanan. Orang Maluku yang ahli...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:27:00
  10. Sulit berkomentar jika ada kelompok2 yang mau benarnya sendiri, mau menangnya se...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:21:00