UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

THAILAND – Penghargaan Vatikan untuk Pusat Tunanetra juga merupakan “Penghormatan bagi Gereja Lokal”

28/09/2009

PAKKRED, Thailand (UCAN) – Penghargaan yang diterima di Roma belakangan ini oleh sebuah pusat tunanetra yang dikelola Gereja merupakan “sebuah penghormatan bagi Gereja Thailand,” kata direktur pusat itu.

Pastor Charles Velardo SDB, direktur Pusat Pengembangan Keterampilan bagi Tunanetra yang dikelola Gereja itu, menerima Penghargaan Kardinal Van Thuan untuk Pengembangan dan Solidaritas dalam sebuah acara pada 16 September. Penghargaan yang diberikan oleh San Matteo Foundation di Vatikan itu meliputi sebuah medali perak, sertifikat, patung kecil Santo Matius Pengarang Injil, dan 15.000 euros (sekitar US$22,000).

“Ini merupakan suatu penghormatan untuk Gereja Thailand yang melayani masyarakat dengan menolong para tunanetra mengembangkan kemampuannya,” kata misionaris asal Italia itu.

Pusatnya, yang terletak di Pakkred, dekat Bangkok, didukung oleh Yayasan untuk Tunanetra di Thailand, sebuah lembaga swadaya masyarakat yang berada di bawah perlindungan Ratu Sirikit. Pusat itu dibuka 1963, tetapi baru dipegang oleh para Salesian tahun 1978, atas permohonan yayasan itu. Mereka mengembangkan sebuah program untuk membuat para tunanetra bisa memperoleh nafkah dan mandiri.

Nama Penghargaan Kardinal Van Thuan itu berasal dari nama mendiang Francis Xavier Kardinal Nguyen Van Thuan untuk menghormatinya.  Kardinal asal Vietnam itu menghabiskan 13 tahun di penjara di bawah rejim komunis di negerinya sebelum dia diasingkan ke Roma tahun 1991. Dia meninggal karena kanker di usia 74 tahun pada September 2002 setelah menjadi ketua Dewan Kepausan untuk Keadilan dan Perdamaian.

Pastor Velardo telah berkarya di Thailand selama hampir 30 tahun untuk memberdayakan mereka yang disebutnya “mampu secara berbeda.” Ketika memulai karyanya, katanya, banyak keluarga Thailand yang memperoleh anak tunanetra tidak mau mengatakan hal itu kepada siapapun. Mereka hanya menyembunyikan anak itu di rumah.

Pusat pengembangan keterampilan di Pakkred yang melayani tunanetra pria itu bertujuan untuk mengubah sikap-sikap ini. Program untuk dua tahun itu diberikan pusat itu kepada para penghuninya, dengan tahun pertama terpusat pada pelatihan dasar dalam pendidikan dan keterampilan hidup. Tahun berikutnya terpusat pada pelatihan pijat tradisional, dengan maksud bahwa mereka bisa bekerja sebagai tukang pijat setelah keluar dari pusat itu.

Sasarannya adalah bahwa mereka mendapat “pelatihan yang baik untuk masa depan yang cerah,” kata Pastor Velardo.

Sepanjang tahun pelatihan dasar, penghuni pusat itu diajarkan cara menggerak tubuh mereka, melakukan pekerjaan mereka sehari-hari, dan membaca Braille, serta berolahraga untuk menjaga kesehatan fisik. Pusat itu juga mengajarkan hortikultura, peternakan, dan menenun untuk meningkatkan keterampilan tangan, serta meditasi. Namun, pijat tradisional Thai tetap menjadi keterampilan utama yang dapat dipasarkan.

Sekarang ada sekitar 80 penghuni. Semuanya beragama Buddha, hanya satu yang Katolik. Para penghuni berusia mulai dari remaja hingga 40-an. Mereka buta karena kecelakaan, penyakit, atau sejak lahir.

Para Salesian juga mempunyai sebuah pusat lain yang terpisah untuk perempuan tunanetra di Sam Phran, barat Bangkok.

“Saya sungguh yakin bahwa setiap orang buta memiliki kemampuan yang, jika dikembangkan semestinya, dapat menunjang kehidupan normal dan bermartabat dalam masyarakat,” kata Pastor Velardo.

Pastor Somchart Phewklieng, wakil direktur pusat itu, mengatakan bahwa orang tunanetra itu punya impian seperti orang normal lainnya. “Kami bangga menerima penghargaan” untuk tunanetra ini, katanya.

Nutthaphum Pinkhanet, 42, salah seorang penghuni pusat itu yang berasal dari Propinsi Ubon Ratchathani di timur laut Thailand, buta karena sakit enam tahun lalu. “Pusat ini memulihkan pengharapan saya dalam hidup,” kata pria itu.

Nutthaphum baru saja memulai tahun keduanya dan kini tengah mempelajari seni pijat.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Anak yatim-piatu temukan rasa kekeluargaan
  2. Penutupan 17 gereja di Aceh dilaporkan ke Komnas HAM
  3. 1,6 juta anak Indonesia kekurangan gizi
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Ketegangan menyusul kekerasan
  6. Ziarah Santa Maria Fatima
  7. Peziarah Lourdes asal Indonesia alami kecelakaan, seorang meninggal
  8. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  9. Bangun masjid sebagai solusi terbaik kasus GKI Yasmin
  10. Dokumen tunjukkan bukti Yesus pernah ke Jepang
  1. Jemaat HKBP Filadelfia dilempari air got dan urine
  2. Ketegangan menyusul kekerasan
  3. Ribuan umat Kristiani berdoa bagi perdamaian
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  6. Korban Sukhoi didoakan umat Katolik pada Hari Kenaikan
  7. Istri Bill Gates, seorang Katolik, dukung pengendalian kelahiran
  8. Ketua MPR bertemu pimpinan KWI dan PGI
  9. Ziarah Santa Maria Fatima
  10. Pemrotes anti-nuklir akhiri mogok makan
  1. Mungkin gedung sebaiknya dijual untuk klinik, apotik dll.   lalu cari tempat lai...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-18 22:54:00
  2. Semoga Tuhan mengampuni mereka yang melakukan kekerasan.  ...
    Said Andreas Darmadi on 2012-05-18 15:00:00
  3. Dasar islam:( ga mampu bangun mesjid. Akhirnya merampok dgn terang2an, dgn memin...
    Said rampok atas nama agama (islam) on 2012-05-18 09:25:00
  4. Kementrian Agama takut di demo. titik...
    Said Yantosaputrayo on 2012-05-18 05:40:00
  5. Beribadah merupakan hak paling asasi karena itulah cara manusia berkomunikasi da...
    Said Johnynatu on 2012-05-18 05:33:00
  6. Ah, Percuma itu komnas HAM. Hanya macan ompong....
    Said Omar Sarif on 2012-05-17 21:28:00
  7. medan aceh deket bungg.... hati2 ...
    Said Gos_ban on 2012-05-17 19:36:00
  8. Biarkanlah semua yang dilakukan oleh manusia, Tuhan Yesus yang mempunyai kuasa a...
    Said Agus Howay on 2012-05-17 18:20:00
  9. Konflik Maluku tahun 2002-2004 dibuat oleh alat keamanan. Orang Maluku yang ahli...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:27:00
  10. Sulit berkomentar jika ada kelompok2 yang mau benarnya sendiri, mau menangnya se...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:21:00