UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Directory | A service of UCA News

VATIKAN – Paus Beri Peringatan Soal Peningkatan Krisis Lingkungan

16/12/2009

VATIKAN (UCAN) – Paus Benediktus XVI menghimbau semua negara dan masyarakat internasional untuk segera bertindak bersama-asama guna melindungi lingkungan hidup.

Himbauan paus itu disampaikan kepada seluruh pemimpin dunia dalam rangka menyongsong Hari Perdamaian Dunia yang bagi Gereja Katolik jatuh pada tanggal 1 Januari 2010.

Vatikan mengeluarkan pesan itu pada 15 Desember bertepatan dengan konferensi perubahan iklim dari Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kopenhagen yang dihadiri oleh 192 pemimpin dunia. Mereka berjuang untuk mencapai suatu kesepakatan tentang bagaimana melawan pemanasan global.

Dalam pesan berjudul “If you want to cultivate peace, protect creation” (Jika ingin hidup damai, lindungilah ciptaan) itu, Paus Benediktus mengingatkan para pemimpin dunia bahwa “sangatlah tidak bertanggung jawab jika tidak serius menanggapi tanda-tranda krisis yang tengah berkembang saat ini.”

Krisis itu, katanya, meliputi “perubahan iklim, pergeseran daratan, kerusakan produktivitas terutama didaerah pertanian, pencemaran sungai dan sumber mata air, serta lenyapnya keanekaragaman, meningkatnya bencana alam, dan penggundulan hutan di daerah tropis dan beriklim panas.”

Krisis itu juga meningkatkan “gejala perpindahan penduduk karena perubahan lingkungan hidup,” lanjut paus.

Paus menunjukkan sejumlah cara menghadapi krisis ini, seperti misalnya, penggunaan tenaga matahari dan memberi perhatian pada masalah air.

Selain itu, dia juga menegaskan agar manusia terlibat sedemikian rupa dalam “pembaruan budaya” misalnya menemukan kembali nilai-nilai – seperti solidaritas – yang dapat digunakan sebagai “landasan untuk membangun sebuah masa depan yang lebih cerah bagi semua orang.”

Paus menekankan bahwa masyarakat madani, LSM, dan Gereja dapat berperan dalam meningkatkan pembaruan budaya ini.

“Kita tidak bisa lagi berbuat sesuatu tanpa perubahan pandangan secara nyata yang hasilnya dapat terlihat dalam berbagai gaya hidup yang baru,” tegasnya.

Paus menghimbau adanya pengembangan suatu “visi global yang luas” yang membangkitkan “suatu usaha bersama secara bertanggung jawab untuk bisa mengatasi berbagai pendekatan yang berlandaskan kepentingan nasionalnya sendiri dan tertuju pada sebuah visi yang secara tetap terbuka kepada kepentingan semua orang.”

Pesan ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers oleh Renato Kardinal Martino, mantan ketua Dewan Kepausan untuk Keadilan dan Perdamaian. Dia melukiskan pesan itu sebagai “suatu cara membaca krisis ekologis sekarang ini secara realistis dan tidak pernah secara tragis.”

Paus Benediktus, katanya, “menggarisbawahi dampak negatif perbuatan manusia, namun tidak pernah kehilangan pengharapan menyangkut intelijensi dan martabat manusia” untuk menyelesaikan krisis itu. Paus sesungguhnya melihat krisis ini sebagai “kesempatan penyelenggaraan ilahi” bagi manusia untuk mengubah arah, kata kardinal itu.

Oleh Gerard O’Connell, Koresponden Khusus di Roma

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Capres Jokowi berkunjung ke KWI
  2. Para suster Misionaris Cinta Kasih terus bekerja di Gaza
  3. Paus menyerukan doa bagi orang Kristen yang eksodus dari Mosul
  4. Pengadilan Tinggi bela orang Kristen terkait CD yang menggunakan kata "Allah"
  5. ISIS mengejar orang Kristen yang melarikan diri dari Mosul
  6. Jokowi menangi Pilpres 2014
  7. Wanita Sudan yang nyaris dieksekusi karena pindah agama bertemu Paus Fransiskus
  8. Presiden SBY: Ketegangan hanya di elit politik, bukan masyarakat
  9. Berpolitik tanpa bermusuhan: Natsir dan IJ Kasimo
  10. Ketua ISKA: Luka batin bangsa akibat proses Pilpres perlu disembuhkan
  1. Renungan hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  2. Wanita Sudan yang nyaris dieksekusi karena pindah agama bertemu Paus Fransiskus
  3. Paus Fransiskus akan makan siang bersama dengan 20 orang muda Katolik Asia
  4. Komunitas Sant’Egidio refleksikan pelayanan mereka bersama uskup, imam dan suster
  5. ISIS mengejar orang Kristen yang melarikan diri dari Mosul
  6. Jokowi-JK diingatkan soal kelompok a-nasional
  7. Mengenal agama Baha’i yang sedang dikaji pemerintah Indonesia
  8. Presiden Baru dan Krisis Lingkungan
  9. Presiden terpilih didesak agar tetap pegang janji terkait HAM
  10. Kelompok masyarakat sipil dukung penetapan Pilpres oleh KPU
  1. How can the state prohibits the use of Allah word, whereas the word is universal...
    Said y3 on 2014-07-14 14:51:00
  2. Good news. I have been in South Korea and several time attended Misa in Myongdon...
    Said y3 on 2014-07-14 14:40:00
  3. Tks Romo Uskup tercinta...
    Said Y3 on 2014-07-10 07:31:00
  4. very cool monsinyur...
    Said Y3 on 2014-07-10 07:23:00
  5. Aku ingin komentar namun diluar topik yang seenarnya. Namun ini menggangu pikira...
    Said Yohannes on 2014-07-08 17:53:00
  6. Kira2 FPI dan Kader PDIP garang yang mana ya.....kalo FPI yg diswiping tempat2 m...
    Said Wanto on 2014-07-05 18:19:00
  7. Amin...
    Said Cahya Nugroho on 2014-07-03 16:35:00
  8. Ini versi yang lebih lengkap dari pada yang sudah-sudah saya baca di media OL la...
    Said Dwi Prass on 2014-07-02 19:46:00
  9. sistem pemimpin dunia ini sudah akan berakhir. maka semua yg terjadi memang har...
    Said jojo on 2014-06-30 15:08:00
  10. Good article...
    Said yebambang on 2014-06-27 05:05:00
UCAN India Books Online