UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

INDONESIA – Budaya Batak Memperkaya Gereja Katolik Sumatera

21/12/2009

BALIGE, Indonesia (UCAN) – Kekayaan warisan budaya Batak telah banyak membentuk liturgi Gereja Katolik di Sumatera Utara, dan telah memberi warna penuh terhadap kehidupan rohani umat di sana, kata Uskup Agung Anicetus Bognsu Antonius Sinaga dari Keuskupan Agung Medan.

HK1061_1sb

“Sejak awal, Gereja sudah menekankan inkulturasi di sini. Itulah yang akan kita lanjutkan,” kata Uskup Agung Sinaga pada misa perayaan 75 tahun hadirnya Gereja Katolik di tanah Batak.

“Kami merayakan liturgi dalam tradisi unik orang Batak dan bahkan tempat-tempat ibadah pun dirancang sesuai dengan arsitektur Batak,” katanya kepada UCA News.

Dia berkisah, Pastor Sybrandus van Rossum, misionari Belanda pertama yang tiba di tanah Batak tahun 1934, minum tuak dengan para nelayan setempat. Dan karena dia seringkali melakukan hal itu, mereka menganggap dia sebagai bagian dari komunitas mereka, bukan lagi sebagai orang Belanda.

Kemudian setelah Konsili Vatican II (1962-1965), warisan adat orang Batak seperti musik gondang dan tarian tortor dimasukkan dalam Misa.

Orang Batak percaya gondang adalah pemberian dari Tuhan, dan sebelum dimainkan, pemimpin harus terlebih dahulu meminta ijin kepada Tuhan. Tarian tortor dipentaskan hanya kalau gondang dimainkan, menandakan “menyembah dan memohon rahmat dari Allah,” jelas Uskup Agung Sinaga.

Uskup yang kini berusia 68 tahun ini juga sudah menulis disertasi dokroral The High God of the Toba Batak: Transcendent and Imminent. Dari segi bahasa dan budaya, Batak Toba merupakan kelompok terbesar dari suku Batak di Indonesia.

Keuskupan Agung medan juga mendukung perayaan mangalahat horbo, sebuah upacara adat penting orang Batak, di mana peserta menyembelih kerbau jantan sebagai bentuk ucapan syukur.

Menurut Uskup Agung Sinaga, proses inkulturasi harus dilanjutkan untuk menciptakan komunitas “yang 100 persen Katolik, 100 persen orang Indonesia.”

Dia menambahkan, meskipun inkulturasi sudah berjalan sukses, masih ada hambatan bagi Gereja Katolik untuk berkembang di tanah Batak.

Kecendrungan politis yang menghambat perkembangan Katolik merupakan salah satu hambatan, ditambah lagi dengan Batak yang mayoritas memeluk Protestan. Katolik ‘tidak diinginkan’ di sini, lanjut Uskup Agung Singaga.

Sebagai contoh, pada waktu pemerintah provinsi mengeluarkan dana tahun 2007 lalu untuk keperluan keagamaan, tidak ada anggaran untuk Katolik, sementara Islam mendapat Rp60 miliar dan Protestan mendapat Rp40 miliar.

Hal ini menurut dia, semestinya memacu orang Katolik Batak untuk lebih giat lagi bekerja agar Katolik diakui, dengan merangkul tradisi ke dalam perayaan gereja dan meningkatkan sumbangsih yang lebih nyata bagi bangsa dan Negara.

Misa perayaan 75 tahun dipimpin Uskup Agung Leopoldo Girelli, dubes Vatikan untuk Indonesia. Dalam kotbahnya dia menegaskan ’untuk terus menyalakan semangat misionaris’ dalam diri setiap orang Katolik di tanah Batak

Sekitar 7.000 umat Katolik dan imam dari 12 paroki turut berpartisipasi dalam misa yang diselenggarakan tanggal 13 Desember di Balige, sebelah selatan Medan. Misa diwarnai iringan musik Batak dan tarian tortor.

Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin memuji keterlibatan Gereja Katolik dalam upaya memajukan pendidikan, turisme berbasis budaya, ekonomi local melalui keuangan mikro. Dia meminta umat Katolik untuk terus membangun hubungan yang harmonis dan damai di tanah Batak.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Penutupan 17 gereja di Aceh dilaporkan ke Komnas HAM
  2. 1,6 juta anak Indonesia kekurangan gizi
  3. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  4. Ketegangan menyusul kekerasan
  5. Ziarah Santa Maria Fatima
  6. Peziarah Lourdes asal Indonesia alami kecelakaan, seorang meninggal
  7. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  8. Bangun masjid sebagai solusi terbaik kasus GKI Yasmin
  9. Dokumen tunjukkan bukti Yesus pernah ke Jepang
  10. Doa akbar sedunia digelar di Jakarta
  1. Jemaat HKBP Filadelfia dilempari air got dan urine
  2. Ketegangan menyusul kekerasan
  3. Ribuan umat Kristiani berdoa bagi perdamaian
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  6. Korban Sukhoi didoakan umat Katolik pada Hari Kenaikan
  7. Istri Bill Gates, seorang Katolik, dukung pengendalian kelahiran
  8. Ketua MPR bertemu pimpinan KWI dan PGI
  9. Ziarah Santa Maria Fatima
  10. Pemrotes anti-nuklir akhiri mogok makan
  1. Mungkin gedung sebaiknya dijual untuk klinik, apotik dll.   lalu cari tempat lai...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-18 22:54:00
  2. Semoga Tuhan mengampuni mereka yang melakukan kekerasan.  ...
    Said Andreas Darmadi on 2012-05-18 15:00:00
  3. Dasar islam:( ga mampu bangun mesjid. Akhirnya merampok dgn terang2an, dgn memin...
    Said rampok atas nama agama (islam) on 2012-05-18 09:25:00
  4. Kementrian Agama takut di demo. titik...
    Said Yantosaputrayo on 2012-05-18 05:40:00
  5. Beribadah merupakan hak paling asasi karena itulah cara manusia berkomunikasi da...
    Said Johnynatu on 2012-05-18 05:33:00
  6. Ah, Percuma itu komnas HAM. Hanya macan ompong....
    Said Omar Sarif on 2012-05-17 21:28:00
  7. medan aceh deket bungg.... hati2 ...
    Said Gos_ban on 2012-05-17 19:36:00
  8. Biarkanlah semua yang dilakukan oleh manusia, Tuhan Yesus yang mempunyai kuasa a...
    Said Agus Howay on 2012-05-17 18:20:00
  9. Konflik Maluku tahun 2002-2004 dibuat oleh alat keamanan. Orang Maluku yang ahli...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:27:00
  10. Sulit berkomentar jika ada kelompok2 yang mau benarnya sendiri, mau menangnya se...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:21:00