UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

INDIA – Gereja Puji Rumah Sakit “pro-life”

30/12/2009

MUMBAI, India (UCAN) – Pemimpin Gereja Katolik di India mengacungkan jempol atas keputusan pihak Rumah Sakit yang tidak mengijinkan pasien yang sudah selama 36 tahun dalam keadaan koma untuk mengakhiri hidupnya dengan mencabut alat bantu penyalur makanan ke tubuhnya.

Mgr. Agnelo Gracias

Mgr. Agnelo Gracias

Kelompok pro-euthanasia dan lainnya sudah meminta agar pihak RS membiarkan Aruna Shanbag mati, mengingat kondisi memperihatinkan yang dia alami selama bertahun-tahun.

Shanbag, 56, adalah seorang perawat di King Edward Memorial Hospital (KEM).  Dia diperkosa seorang tukang bersih tahun 1973. Rantai pengikat anjing yang dia pakai tersangka untuk mencekik Shanbag menghentikan pasukan darah dan oksigen ke otaknya.

Pinki Verma, salah seorang sahabat pasien, sudah meminta ke Mahkamah Agung agar mengijinkan penghentian asupan makanan ke tubuh Shanbag, karena kondisinya tidak memungkinkan dia menikmati “hidup yang sepantasnya.”

Akan tetapi pada tanggal 16 Desember pengadilan tidak mengabulkan permohonan tersebut dengan alasan bahwa hukum di India tidak mengijinkan cara seperti itu.

Keputusan MA tersebut mendapat sambutan dari Uskup Auxilier Bombai Mgr. Agnelo Gracias. Dia mengatakan Shanbag “harus tetap dibiarkan hidup”. Menghentikan pasukan gizi ke dalam tubuhnya sama artinya dengan pembunuhan, katanya kepada UCA News.

Uskup Gracias berharap agar pihak Rumah Sakit KEM tetap mau merawat Shanbag. “Jangan karena dia sudah lama sekali dalam keadaan seperti sekarang ini dan tidak menikmati hidup layak lalu dijadikan alasan untuk membunuhnya,” tegasnya

Pastor Caesar D’Mello, dosen teologi moral di Seminari St. Pius X, mengatakan bahwa membiarkan dia mati kelaparan sama saja dengan menolak dia menikmati hidup –yang disebutkan Vatikan sebagai “proportionate means” (sarana yang pantas).

Kongregasi Ajaran Iman telah mengeluarkan beberapa dokumen dan pernyataan tentang euthanasia.

Dalam sebuah pernyataan tahun 2007 disebutkan bahwa pemberian makanan dan minuman meskipun dengan sarana buatan, pada prinsipnya, merupakan sarana biasa dan tepat untuk kelangsungan hidup pasien dalam kondisi koma (vegetative state).

Pastro D’Mello sarana tidak tepat (disproportionate means) akan mahal, berisiko, dan menambah sakit bagi pasien.

Jeanette Pinto, ketua Komite Pembela Kehidupan keuskupan agung Bombai, mengatakan rumah sakit berperan sebagai ‘terang dunia’ di mana ‘budaya kematian’ terus berkembang.

Sementara Virginia Saldanha, sekretaris eksekutif Komisi Keluarga dan Kerawam FABC memuji ‘kasih dan dedikasi’ yang telah ditunjukkan KEM kepada Shanbag.

Akan tetapi menurut dia pembahasan seharusnya mempertimbangakn hal-hal terkait kelangsungan hidup pasien koma dan sumber daya yang tersedia untuk pasien bersangkutan.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Penutupan 17 gereja di Aceh dilaporkan ke Komnas HAM
  2. 1,6 juta anak Indonesia kekurangan gizi
  3. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  4. Ketegangan menyusul kekerasan
  5. Ziarah Santa Maria Fatima
  6. Peziarah Lourdes asal Indonesia alami kecelakaan, seorang meninggal
  7. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  8. Bangun masjid sebagai solusi terbaik kasus GKI Yasmin
  9. Dokumen tunjukkan bukti Yesus pernah ke Jepang
  10. Doa akbar sedunia digelar di Jakarta
  1. Jemaat HKBP Filadelfia dilempari air got dan urine
  2. Ketegangan menyusul kekerasan
  3. Ribuan umat Kristiani berdoa bagi perdamaian
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  6. Korban Sukhoi didoakan umat Katolik pada Hari Kenaikan
  7. Istri Bill Gates, seorang Katolik, dukung pengendalian kelahiran
  8. Ketua MPR bertemu pimpinan KWI dan PGI
  9. Ziarah Santa Maria Fatima
  10. Pemrotes anti-nuklir akhiri mogok makan
  1. Mungkin gedung sebaiknya dijual untuk klinik, apotik dll.   lalu cari tempat lai...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-18 22:54:00
  2. Semoga Tuhan mengampuni mereka yang melakukan kekerasan.  ...
    Said Andreas Darmadi on 2012-05-18 15:00:00
  3. Dasar islam:( ga mampu bangun mesjid. Akhirnya merampok dgn terang2an, dgn memin...
    Said rampok atas nama agama (islam) on 2012-05-18 09:25:00
  4. Kementrian Agama takut di demo. titik...
    Said Yantosaputrayo on 2012-05-18 05:40:00
  5. Beribadah merupakan hak paling asasi karena itulah cara manusia berkomunikasi da...
    Said Johnynatu on 2012-05-18 05:33:00
  6. Ah, Percuma itu komnas HAM. Hanya macan ompong....
    Said Omar Sarif on 2012-05-17 21:28:00
  7. medan aceh deket bungg.... hati2 ...
    Said Gos_ban on 2012-05-17 19:36:00
  8. Biarkanlah semua yang dilakukan oleh manusia, Tuhan Yesus yang mempunyai kuasa a...
    Said Agus Howay on 2012-05-17 18:20:00
  9. Konflik Maluku tahun 2002-2004 dibuat oleh alat keamanan. Orang Maluku yang ahli...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:27:00
  10. Sulit berkomentar jika ada kelompok2 yang mau benarnya sendiri, mau menangnya se...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:21:00