UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

Christ University lega atas penangguhan status

29/01/2010

BANGALORE, India (UCAN) — Christ University di Bangalore lega setelah Mahkamah Agung menangguhkan langkah pemerintah untuk menurunkan status universitas itu bersama dengan 43 lembaga lainnya.

“Kami sangat lega … tapi banyak kerusakan telah terjadi dalam beberapa hari terakhir ini,” kata seorang imam Katolik dan staf pengajar yang tidak mau disebutkan namanya.

Universitas itu menentang keputusan itu dan dalam pekan ini Mahkamah Agung meminta pemerintah mempertahankan status quo dari “universitas-universitas ternama.”

Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia  Daya Manusia (MHRD) federal ingin mengeluarkan berbagai lembaga itu dari daftar karena tidak memenuhi standar yang dituntut.

Keputusan pengadilan itu juga menangguhkan sekitar 200.000 mahasiswa di universitas-universitas itu yang masa depannya dipertanyakan.

Imam itu mengatakan kepada UCA News pada 29 Januari bahwa institusinya, yang dikelola oleh kongregasi pribumi Karmel dari Maria Dikandung Tanpa Noda, mendapat perhatian media tentang tidak dijamin” karena langkah pemerintah itu.

“Ini pasti akan berdampak [negatif] pada penerimaan mahasiswa tahun ini,” katanya.

“Tidak adil” mengkategorikan universitas

Arvind Radhakrishnan, yang mengajar Ilmu Politik di Christ University, mengatakan “sangat tidak adil” menempatkan universitas yang dikelola Gereja itu bersama dengan berbagai universitas lain di daftar itu.

“Kebanyakan mereka tidak sebanding dengan Christ University dalam infrastruktur, fasilitas, atau staf dosen yang berpengalaman,” katanya.

“Beberapa universitas memang dilahirkan sebagai universitas terkenal, namun Christ University sudah punya sejarah 40 tahun sebagai sebuah lembaga pendidikan,” katanya.

Status bergengsi universitas diberikan kepada lembaga-lembaga berkinerja tinggi atau jurusan-jurusan dari universitas-universitas yang ada. Status itu memberi otonomi kepada lembaga itu untuk mengatur jalannya perkuliahan dan silabus. Status itu memungkinkan lembaga itu untuk menetapkan aturan sendiri menyangkut penerimaan mahasiswa, biaya kuliah, dan perkuliahan mahasiswa.

Sejumlah mahasiswa di Christ University mengatakan, mereka tidak panik atas dikeluarkannya universitas mereka dari daftar, namun bagaimana pun langkah Mahkamah Agung kembali memberi keyakinan.

“Ini merupakan sesuatu yang pantas disambut baik bahwa Mahkamah Agung sedang menyelidiki sejauh mana universitas-universitas terkenal itu memang sehat. Menyangkut semua itu, Christ University merasa nyaman,” kata Jasmine George, mahasiswa hukum tahun keempat.

Sebuah komite yang merekomendasi penurunan status berbagai universitas ini menemukan bahwa universitas-universitas ini tidak memiliki standar akademik karena tidak mempublikasi makalah penelitian apapun.

“Ini merupakan fakta bahwa kita baru memulai penelitian dan usaha kami untuk menghasilkan publikasi penelitian dalam waktu dua tahun itu merupakan suatu pendekatan naif untuk penelitian,” kata seorang staf pengajar, yang tidak mau disebutkan namanya.

Namun, keputusan untuk mengeluarkan universitas dari daftar memang mengejutkan universitas. Namun hal itu akan “membuat universitas tenang dan bercermin diri,” tambahnya.

 

IB08673.679b

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Penutupan 17 gereja di Aceh dilaporkan ke Komnas HAM
  2. 1,6 juta anak Indonesia kekurangan gizi
  3. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  4. Ketegangan menyusul kekerasan
  5. Ziarah Santa Maria Fatima
  6. Peziarah Lourdes asal Indonesia alami kecelakaan, seorang meninggal
  7. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  8. Bangun masjid sebagai solusi terbaik kasus GKI Yasmin
  9. Dokumen tunjukkan bukti Yesus pernah ke Jepang
  10. Doa akbar sedunia digelar di Jakarta
  1. Jemaat HKBP Filadelfia dilempari air got dan urine
  2. Ketegangan menyusul kekerasan
  3. Ribuan umat Kristiani berdoa bagi perdamaian
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  6. Korban Sukhoi didoakan umat Katolik pada Hari Kenaikan
  7. Istri Bill Gates, seorang Katolik, dukung pengendalian kelahiran
  8. Ketua MPR bertemu pimpinan KWI dan PGI
  9. Ziarah Santa Maria Fatima
  10. Pemrotes anti-nuklir akhiri mogok makan
  1. Mungkin gedung sebaiknya dijual untuk klinik, apotik dll.   lalu cari tempat lai...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-18 22:54:00
  2. Semoga Tuhan mengampuni mereka yang melakukan kekerasan.  ...
    Said Andreas Darmadi on 2012-05-18 15:00:00
  3. Dasar islam:( ga mampu bangun mesjid. Akhirnya merampok dgn terang2an, dgn memin...
    Said rampok atas nama agama (islam) on 2012-05-18 09:25:00
  4. Kementrian Agama takut di demo. titik...
    Said Yantosaputrayo on 2012-05-18 05:40:00
  5. Beribadah merupakan hak paling asasi karena itulah cara manusia berkomunikasi da...
    Said Johnynatu on 2012-05-18 05:33:00
  6. Ah, Percuma itu komnas HAM. Hanya macan ompong....
    Said Omar Sarif on 2012-05-17 21:28:00
  7. medan aceh deket bungg.... hati2 ...
    Said Gos_ban on 2012-05-17 19:36:00
  8. Biarkanlah semua yang dilakukan oleh manusia, Tuhan Yesus yang mempunyai kuasa a...
    Said Agus Howay on 2012-05-17 18:20:00
  9. Konflik Maluku tahun 2002-2004 dibuat oleh alat keamanan. Orang Maluku yang ahli...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:27:00
  10. Sulit berkomentar jika ada kelompok2 yang mau benarnya sendiri, mau menangnya se...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:21:00