
Para pemuka agama Islam, Katolik dan Hindu memberi dukungan atas kinerja panitia khusus (pansus) DPR RI untuk mengusut kasus korupsi dalam pemberian dana talangan Bank Century, yang diduga melibatkan sejumlah pejabat pemerintah.
Dukungan itu disampaikan saat bertemu dengan 5 wakil inisiator angket Century atau Tim 9, di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, 23 Februari.
Wakil anggota pansus itu meminta dukungan dari pemimpin agama, apakah mereka boleh menyebut nama-nama orang termasuk pejabat pemerintah yang terlibat dalam kasus Bank Century, karena menurut mereka para pemuka agama sangat representatif.
“Sejak awal KWI telah memberikan dukungan moral kepada pansus,” kata Pastor Yohanes Rasul Edy Purwanto, sekretaris eksekutif Komisi Kerawam KWI, dalam pertemuan itu.
Dia berharap perjuangan pansus yang sudah sekian puluh hari, pada akhirnya membuahkan hasil yang menggembirakan bagi seluruh rakyat.
“Berdasarkan pengamatan kami para pastor dalam tiga hari terakhir ini mulai ada skeptisisme terhadap kinerja pansus terkait dengan semakin kuatnya lobi-lobi yang ada di belakang,” katanya.
Dia menegaskan, yang dipertaruhkan saat ini bukan saja integritas fraksi tapi juga integritas anggota pansus.
Menurutnya, “kalau itu baik, silahkan dibuka kepada masyarakat. Kalau aturan tidak mengharuskan untuk dibeberkan, selesaikan dengan cara-cara politik yang ada.”
Pada prinsipnya, kalau masalahnya sudah jelas dan pelakunya masih tetap ditutup-tutupi tentu akan mengecewakan masyarakat, lanjutnya.
Dukungan juga disampaikan Din Syamsuddin, ketua PP Muhammadiyah.
“Sikap Muhammadiyah tidak berubah karena kasus bank ini adalah kejahatan sehingga harus dituntaskan hingga proses pengadilan. Jika ini tidak diproses maka kasus seperti itu bisa terulang kembali.”
Dia berharap agar DPR terus menunjukan fungsi yang sebenarnya dan menunjukan wibawa moral. ”Jangan pernah mau dibeli [disuap],” tambahnya.
Hal senada juga diutarakan Amidan, ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). ”Kami para pemuka agama mendukung perjuangan kalian karena ini demi bangsa dan negara kita.”
Maruarar Siarait, anggota pansus dari PDI-P, mengharapkan dukungan doa dari para pemuka agama dalam kaitan dengan kasus yang sedang mereka tangani.
“Nasihatlah dan vonislah bila kami tidak konsisten,” katanya.