UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

Para frater terbitkan buku tentang Oevaang Oeray

31/03/2010

Para frater terbitkan buku tentang Oevaang Oeray thumbnail

Pastor Andrei Kurniawan (kiri) sedang berbincang dengan Hugo Mungo tentang Oevaang Oeray

Sebuah tim yang terdiri dari frater-frater Dominikan dan mahasiswa Katolik akan menerbitkan buku yang memuat tentang sumbangsih salah satu tokok Katolik yang pernah menjadi gubernur provinsi Kalimantan Barat.

Ide menulis buku ini muncul setelah ditemukan beberapa tulisan tangan (alm) Johannes Chrisostomus Oevaang Oeray di bekas rumahnya, sekarang menjadi St. Dominic House.  

Rencannya buku tersebut terbit pada bulan Mei mendatang.

“Kami ingin agar siswa-siswa SD maupun SMU mendapatkan buku pegangan yang tepat tentang  sejarah Kalimantan Barat yang sesungguhnya,” kata Pastor Andrei Kurniawan, OP kepada UCA News.

Pada tanggal 26 Maret lalu, tim tersebut berbicara dengan dengan Uskup Agung Pontianak Mgr. Hieronymus Bumbun OFMCap.

“Oevaang Oeray seorang tokoh awam yang patut diteladani. Orang awam barangkali harus mengikuti contoh hidup beliau dalam memajukan propinsi, secara khusus untuk suku Dayak,” kata Mrg. Hieronymus.

Lahir tanggal 18 Agustus 1922 di Tanjungkuda, Oevaang Oeray pernah belajar di Seminari Menengah St. Paul, Nyarumkop.

Dia memimpin kabupaten Sintang (1955-1959), gubernur Kalimantan Barat (1960-1966), dan menjadi anggota DPR (1977-1982) sebelum akhirnya meninggal dunia 17 Juli 1986 di Pontianak.

Uskup Pontianak menggambarkan Oeray sebagai individu yang “temperamental dan tegas, yang berjuang untuk kebenaran, dan taat hukum.’

Menurut Mgr Hieronymus, Oeray telah membantu misionaris Belanda mendapatkan kewarganegaraan Indonesia, serta memajukan layanan kesehatan dan pendidikan.

Dia juga telah mempertahankan rumah sakit dan sekolah misi sebagai aset gereja ketika pemerintah setempat menasionalisasi semua bangunan Belanda setelah kemerdekaan RI.

Ketika seminari menengah membutuhkan enam ton beras tiap bulan, Oeray membantu ‘karena dia tidak mau ada seminaris kelaparan dan anak-anak harus putus sekolah karena kekurangan makanan,’ kenang Mgr Hiernonymus.

Dia menampik tuduhan bahwa Oeray seorang komunis. “Salah besar! Betul bahwa dia anggota Partindo saat itu, tapi saya kira dia bukan penganut ideologi komunis, karena dia seorang Katolik yang taat.’

Hugo Mungo, seorang protestan, yang dianggap sebagai ajudan Oeray, mengatakan “Oevaang Oeray sangat setia, rajin berdoa dan rajin ke gereja.”

Menurut Hugo, keadaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan suku Dayak yang terpuruk telah menggerakan hati Oevaang Oeray.   

Akhir tahun 1950an dan awal 1960an dia mencoba memperbaiki drajat hidup mereka dengan mengangkat 30 lulusan SD dari suku Dayak untuk memimpin beberapa kecamatan, karena sulit untuk menemukan lulusan SMP waktu itu.

 “Lima dari delapan camat di propinsi ini adalah orang Dayak,” kata Hugo

Dalam pandangan dia, penempatan orang-orang dayak untuk beberapa posisi penting, merupakan hal terbaik yang pernah dilakukan Oevaang Oeray dalam memajukan suku Dayak.

Dia telah berhasil memberdayakan orang Dayak, kebanyakan orang Katolik, untuk percaya diri dan membuktikan kemampuan mereka, lanjutnya.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. 1,6 juta anak Indonesia kekurangan gizi
  2. Penutupan 17 gereja di Aceh dilaporkan ke Komnas HAM
  3. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  4. Ketegangan menyusul kekerasan
  5. Ziarah Santa Maria Fatima
  6. Peziarah Lourdes asal Indonesia alami kecelakaan, seorang meninggal
  7. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  8. Bangun masjid sebagai solusi terbaik kasus GKI Yasmin
  9. Dokumen tunjukkan bukti Yesus pernah ke Jepang
  10. Doa akbar sedunia digelar di Jakarta
  1. Jemaat HKBP Filadelfia dilempari air got dan urine
  2. Ketegangan menyusul kekerasan
  3. Ribuan umat Kristiani berdoa bagi perdamaian
  4. Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan
  5. Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir
  6. Korban Sukhoi didoakan umat Katolik pada Hari Kenaikan
  7. Istri Bill Gates, seorang Katolik, dukung pengendalian kelahiran
  8. Ketua MPR bertemu pimpinan KWI dan PGI
  9. Ziarah Santa Maria Fatima
  10. Pemrotes anti-nuklir akhiri mogok makan
  1. Mungkin gedung sebaiknya dijual untuk klinik, apotik dll.   lalu cari tempat lai...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-18 22:54:00
  2. Semoga Tuhan mengampuni mereka yang melakukan kekerasan.  ...
    Said Andreas Darmadi on 2012-05-18 15:00:00
  3. Dasar islam:( ga mampu bangun mesjid. Akhirnya merampok dgn terang2an, dgn memin...
    Said rampok atas nama agama (islam) on 2012-05-18 09:25:00
  4. Kementrian Agama takut di demo. titik...
    Said Yantosaputrayo on 2012-05-18 05:40:00
  5. Beribadah merupakan hak paling asasi karena itulah cara manusia berkomunikasi da...
    Said Johnynatu on 2012-05-18 05:33:00
  6. Ah, Percuma itu komnas HAM. Hanya macan ompong....
    Said Omar Sarif on 2012-05-17 21:28:00
  7. medan aceh deket bungg.... hati2 ...
    Said Gos_ban on 2012-05-17 19:36:00
  8. Biarkanlah semua yang dilakukan oleh manusia, Tuhan Yesus yang mempunyai kuasa a...
    Said Agus Howay on 2012-05-17 18:20:00
  9. Konflik Maluku tahun 2002-2004 dibuat oleh alat keamanan. Orang Maluku yang ahli...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:27:00
  10. Sulit berkomentar jika ada kelompok2 yang mau benarnya sendiri, mau menangnya se...
    Said M Kusumahadi on 2012-05-17 09:21:00