UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

Pemerintah telah mengabaikan pendidikan Kristen

31/03/2010

Pemerintah telah mengabaikan pendidikan Kristen thumbnail

Pemimpin Katolik dan Protestan prihatin dengan kurangnya perhatian pemerintah pada pendidikan Kristen di propinsi Sumatera Barat

Pemimpin Katolik dan Protestan di Sawahlunto, Sumatera Barat, mengungkapkan keprihatianan mereka atas hilangnya pendidikan Kristen di sekolah-sekolah negeri maupun swasta non Kristen.

“Negara sudah mengabaikan kewajibannya untuk memenuhi hak asasi anak-anak Kristen untuk mendapatkan pendidikan agama secukupnya,” kata Ramli Simorangkir, wakil ketua dewan Paroki St. Barbara, Sawahlunto.

Sangat sulit untuk mendapatkan guru agama Kristen di sekolah negeri atau swasta non Kristen. Ruangan untuk pelajaran agama bagi siswa beragama Kristen tidak disediakan, katanya.

Mereka terpaksa mengikuti pelajaran agama di gereja mereka masing-masing, biasanya seminggu sekali setelah jam sekolah. Bagi siswa Katolik, pelajaran agama diberikan pada hari Minggu setelah perayaan ekaristi.

“Ini sangat sulit karena beberapa siswa Katolik tinggal sangat jauh dari gereja,” lanjut Ramli saat rapat bersama tim fasilitasi untuk hubungan antaragama provinsi Sumbar tanggal 27 Maret di Sawahlunto.

Tim yang terdiri dari pegawai pemerintahan dan perwakilan berbagai organisasi keagamaan, termasuk dari Keuskupan Padang, telah bertemu dengan pemuka agama di lima kabupaten dan kota sejak 23 Maret. Rapat masih akan berlanjut hingga 1 April.

Joni Zebua, ketua dewan stasi Kristus Bangkit paroki St. Fransiskus Assisi Padangbaru, mengatakan kepada tim tersebut bahwa pendidikan agama ‘sangat penting bagi perkembangan anak.’

Dia sudah meminta kepada pemerintah setempat agar menyediakan guru dan ruang untuk pelajaran agama Kristen di sekolah-sekolah tersebut. “Tapi tampaknya pemerintah tidak mau gubris dengan permintaan saya,” katanya.

Dia menyebutkan, beberapa pemimpin Muslim bahkan menganggap kegiatan agama Kristen sebagai upaya penyebaran agama.  “Kami sangat sadar bahwa kami adalah kelompok minoritas di antara mayorits Muslim,” tegasnya.

Semantara Pendeta Affolo Waruwu dari PGI Sumatra Barat mengatakan pendidikan agama adalah ‘hak fundamental dari setiap warga negara, termasuk orang-orang Kristen.’

Dia meminta agar umat Muslim tidak usah cemas dengan pendidikan Kristen. Bahkan akan lebih mudah bagi orang agama lain untuk memonitor siswa beragama Kristen ‘kalau mereka punya ruang kelas khusus untuk pelajaran agama.’

Menanggapi keluhan orang Kristen, Syamsuir, salah satu anggota tim yang beragama Islam, sependapat bahwa negara berkewajiban menyediakan guru agama dan fasilitas sekolah. “Namun pasti ada aturan yang harus diikuti,” katanya

Menurut dia, pemerintah setempat sering mengalami kesulitan dalam menghadapi umat Muslim, karena mereka masih berprinsip “Adat Basandi Syarak. Syarak Basandi Kitabullah” [adat istiadat berbaskan Islam, Islam berbasikan Qur’an).

“Karena itu, sulit untuk menerima komunitas bukan Muslim,” tambahnya. Namun dia berpesan agar pemimpin Kristen terus menyuarakan keprihatinanan mereka, dan harus bersabar.  UCA News

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Jemaat HKBP Filadelfia dilempari air got dan urine
  2. Ziarah Santa Maria Fatima
  3. KTT NATO di AS disambut demonstrasi
  4. Pemuka agama cari jalan untuk akhiri bunuh diri
  5. Lebih dari 200 ribu perokok berusia di bawah 10 tahun
  6. Bangun masjid sebagai solusi terbaik kasus GKI Yasmin
  7. Dokumen tunjukkan bukti Yesus pernah ke Jepang
  8. Umar Patek minta maaf kepada umat Kristiani
  9. Pastor ikut pulihkan peziarah Lourdes akibat kecelakaan
  10. Istri Bill Gates, seorang Katolik, dukung pengendalian kelahiran
  1. Umar Patek minta maaf kepada umat Kristiani
  2. Film “Soegija” diputar di Semarang kemarin
  3. Pastor: UNTAS harus rangkul semua eks Timtim
  4. Publikasi ‘VatiLeaks adalah tindakan kriminal’
  5. Saatnya program MA masuk dalam pendidikan agama Katolik
  6. Larangan beribadah harus dilaporkan ke Dewan PBB
  7. Uskup Ishak Doera majukan orang Dayak
  8. Hidayat siap rangkul umat Katolik
  9. Pemuka agama cari jalan untuk akhiri bunuh diri
  10. KTT NATO di AS disambut demonstrasi
  1. Tuhan Yesus tidak menganjurkan KB. Kepada Dwi, seorang wanita Muslim di Indonesi...
    Said Akong_stephen on 2012-05-21 13:12:00
  2. Aparat hukum harus keras menjalankan tugasnya yaitu melindungi siapapun yang ber...
    Said Akong_stephen on 2012-05-21 13:05:00
  3. Jadikanlah diri kita menjadi sumber Kasih bagi mereka yang menganiaya sesamanya ...
    Said Eliasabul on 2012-05-21 11:28:00
  4. NATO (NO ACTION TALK ONLY) itulah presiden negara saya......
    Said Topo on 2012-05-21 06:38:00
  5. Ini semua terjadi karena pemimpin kita adalah orang yang ada di balik ormas itu....
    Said Topo on 2012-05-21 06:36:00
  6. Bpk Presiden Yang Terhormat. Kami kaum minoritas sudah terlau sering di aniaya, ...
    Said Francis Haryanto on 2012-05-21 06:29:00
  7. Indonesia negara Pancasila, tapi nyatanya seperti  negara atheis. ...
    Said Omar Sarif on 2012-05-19 18:42:00
  8. Berbicara itu gampang tetapi melaksanakannya itu yang sulit. butuh komitmen yang...
    Said Sd_santofransiskus on 2012-05-19 15:55:00
  9. Mr. Presiden yang terhormat, sebaiknya jangan hanya banyak kata yang terus dilon...
    Said Ltumuka on 2012-05-19 10:54:00
  10. Mungkin gedung sebaiknya dijual untuk klinik, apotik dll.   lalu cari tempat lai...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-18 22:54:00