UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Klerus Vietnam puji rencana delegasi Vatikan

02/07/2010

Klerus Vietnam puji rencana delegasi Vatikan thumbnail

Sebuah delegasi Vatikan mengunjungi Uskup Thai Binh, Vietnam, Mgr Francis Xavier Nguyen Van Sang tahun 2009. Pejabat Vietnam dan Vatikan setuju untuk mengangkat seorang wakil Takhta Suci yang bukan orang Vietnam untuk negara komunis itu.

Imam-imam Vietnam menyambut baik rencana untuk menunjuk seorang non-Vietnam mewakili Takhta Suci untuk Vietnam. Mereka mengatakan, ini akan membuka jalan menuju hubungan diplomatik Vietnam-Vatikan.

“Saya berharap wakil paus ini dapat berfungsi sebagai jembatan … sehingga semua pihak dapat terlibat dalam dialog, saling menghormati, dan bekerja sama untuk kebaikan bersama,” kata Pastor Joseph Nguyen Khac Que, seorang anggota dewan para imam dari Keuskupan Agung Ha Noi.

Pejabat senior dari pemerintah dan Gereja membuat keputusan itu dalam pertemuan Vietnam-Vatican Joint Working Group yang diadakan di Vatikan pada 23-24 Juni.

Seorang wakil paus seperti itu, ketika diangkat, akan menjadi yang pertama sejak negara itu berada di bawah kekuasaan komunis 35 tahun yang lalu.

“Kesepakatan itu merupakan langkah pertama yang penting menuju hubungan diplomatik Vietnam-Vatikan,” kata Pastor Que.

Namun, hubungan penuhnya hanya dapat dibuat bila “Gereja lokal diperkenankan mengambil bagian dalam pendidikan dan kegiatan kesehatan, dan pemerintah… menghormati umat Katolik setempat,” kata Pastor Que.

Wakil paus itu akan turut meningkatkan pemahaman yang lebih baik antara Gereja lokal dan pemerintah, dan tentu saja membantu menghindari konflik, seperti yang terjadi berkenaan dengan properti Gereja dalam beberapa tahun terakhir ini, kata Pastor Raphael Tran Xuan Nhan dari Keuskupan Vinh.

Selanjutnya perwakilan kepausan juga akan dapat berkomunikasi kegiatan Gereja lokal secara akurat dan cepat untuk Tahta Suci, kata Imam, yang memimpin Legio Maria di keuskupan itu.

Namun, Pastor Nhan merasa bahwa kesepakatan ini menunjukkan bahwa kedua belah pihak masih “terlalu berhati-hati dan tidak sepenuhnya terbuka satu sama lain.”

Seorang wakil Takhta Suci yang menetap di sini akan dapat meningkatkan hubungan antara kedua belah pihak jauh lebih baik, katanya.

Oleh Reporter ucanews.com, Ha Noi, Vietnam

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. ASEAN dan koalisi masyarakat sipil luncurkan inisiatif sekolah aman
  2. Wapres: Masih banyak pemimpin yang "jual murah" surga
  3. Tiongkok bebaskan Uskup Yujiang setelah enam bulan ditahan
  4. Mgr Soegijapranata dan Romo Mangun jadi tokoh kesetaraan Indonesia dalam acara Bandung Lautan Damai
  5. Jutaan orang diharapkan akan menghormati relikwi Santo Fransiskus Xaverius
  6. Paus Fransiskus: Anak-anak berhak memiliki ibu dan ayah
  7. Konferensi Vatikan mencari bahasa baru terkait perkawinan
  8. Pelanggaran kebebasan beragama diperparah kebijakan pemerintah
  9. Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan SIGNIS Asia
  10. Amnesty Internasional kritik UU Penodaan Agama di Indonesia
  1. Kardinal Zen: Tiongkok tidak memahami ‘niat baik’ Paus Fransiskus
  2. Paus Fransiskus: Tuhan Maha Pemaaf, alam tidak
  3. KWI dukung gugatan nikah beda agama
  4. Model pendidikan seminari dan pesantren cocok diterapkan di perbatasan
  5. ASEAN dan koalisi masyarakat sipil luncurkan inisiatif sekolah aman
  6. PBB tekan Myanmar terkait hak-hak kewarganegaraan Rohingya
  7. Tokoh agama dan seniman kampanye Jakarta damai
  8. Gereja Katolik menandai 500 tahun di Myanmar
  9. Pemimpin Kristen dan Muslim desak revisi UU Penghujatan
  10. Keluarga berperan cegah kekerasan pada anak
  1. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  2. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  3. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  4. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  5. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  6. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  7. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  8. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  9. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  10. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
UCAN India Books Online