
Imam-imam Vietnam menyambut baik rencana untuk menunjuk seorang non-Vietnam mewakili Takhta Suci untuk Vietnam. Mereka mengatakan, ini akan membuka jalan menuju hubungan diplomatik Vietnam-Vatikan.
“Saya berharap wakil paus ini dapat berfungsi sebagai jembatan … sehingga semua pihak dapat terlibat dalam dialog, saling menghormati, dan bekerja sama untuk kebaikan bersama,” kata Pastor Joseph Nguyen Khac Que, seorang anggota dewan para imam dari Keuskupan Agung Ha Noi.
Pejabat senior dari pemerintah dan Gereja membuat keputusan itu dalam pertemuan Vietnam-Vatican Joint Working Group yang diadakan di Vatikan pada 23-24 Juni.
Seorang wakil paus seperti itu, ketika diangkat, akan menjadi yang pertama sejak negara itu berada di bawah kekuasaan komunis 35 tahun yang lalu.
“Kesepakatan itu merupakan langkah pertama yang penting menuju hubungan diplomatik Vietnam-Vatikan,” kata Pastor Que.
Namun, hubungan penuhnya hanya dapat dibuat bila “Gereja lokal diperkenankan mengambil bagian dalam pendidikan dan kegiatan kesehatan, dan pemerintah… menghormati umat Katolik setempat,” kata Pastor Que.
Wakil paus itu akan turut meningkatkan pemahaman yang lebih baik antara Gereja lokal dan pemerintah, dan tentu saja membantu menghindari konflik, seperti yang terjadi berkenaan dengan properti Gereja dalam beberapa tahun terakhir ini, kata Pastor Raphael Tran Xuan Nhan dari Keuskupan Vinh.
Selanjutnya perwakilan kepausan juga akan dapat berkomunikasi kegiatan Gereja lokal secara akurat dan cepat untuk Tahta Suci, kata Imam, yang memimpin Legio Maria di keuskupan itu.
Namun, Pastor Nhan merasa bahwa kesepakatan ini menunjukkan bahwa kedua belah pihak masih “terlalu berhati-hati dan tidak sepenuhnya terbuka satu sama lain.”
Seorang wakil Takhta Suci yang menetap di sini akan dapat meningkatkan hubungan antara kedua belah pihak jauh lebih baik, katanya.
Oleh Reporter ucanews.com, Ha Noi, Vietnam
Media dikritik terkait pemberitaan tentang poligami
Ketua PGI: Kita terlalu bereforia dengan reformasi
Vatikan berikan sinyal Paus Fransiskus akan kunjungi Manila