
Menteri pendidikan baru Sri Lanka mengatakan ia mendapat dukungan Gereja untuk rencananya guna mengubah dan memperluas pendidikan tinggi, setelah mengadakan pembicaraan dengan Uskup Agung Kolombo Mgr Malcolm Ranjith baru-baru ini.
Menteri Pendidikan Tinggi S.B. Dissanayake mengadakan silahturami dengan Uskup Agung Ranjith pada 23 Juli.
“Uskup Agung berjanji akan turut membantu meningkatkan dan memperluas pendidikan tinggi di negeri ini,” kata Dissanayake ucanews.com.
Dalam pertemuan tersebut, menteri digariskan tantangan dan rencana untuk meningkatkan pendidikan tinggi guna memberikan kesempatan lebih besar, meningkatkan kompetisi, dan menjembatani kesenjangan keterampilan di negara ini.
Sistem pendidikan tinggi di Sri Lanka menderita kekurangan dana dalam beberapa tahun terakhir, yang tampak dalam investasi yang sangat sedikit di berbagai universitas.
Akibatnya, mayoritas dari mereka yang memenuhi syarat untuk memperoleh pendidikan gratis di universitas tidak bisa diterima di 17 lembaga pendidikan milik pemerintah.
Menteri dan uskup agung itu sepakat bahwa sesuatu harus dilakukan dengan menambah 22.000 kursi di setiap lembaga pendidikan, agar bisa menampung lebih dari 130.000 mahasiswa yang akan masuk ke universitas setiap tahun.
“Ini masalah lama,” kata menteri.
“Dia [Uskup Agung Ranjith] menasihati saya bahwa perbaikan mendasar itu diperlukan, seperti kurikulum, standar pendidikan, dan kebijakan untuk mendapatkan pekerjaan setelah lulus,” katanya.
“Uskup Agung memiliki pengetahuan mendalam tentang pendidikan tinggi di negara ini. Dia memberi nasihat dan mendorong saya,” tambah menteri.
Pemerintah telah memutuskan untuk mendirikan berbagai perguruan tinggi swasta untuk membantu mengurangi problem mahasiswa lokal yang bersaing dengan mahasiswa luar negeri untuk mendapat pekerjaan.
Sebanyak 78 lembaga pendidikan lokal dan asing telah mengajukan permohonan untuk membuka program gelar dan diploma, kata menteri.
Salah satu dari mereka adalah sebuah universitas Katolik.
Dissanayake telah berjanji akan mengabulkan permohonan status universitas swasta kepada Aquinas University College setelah mempelajari aturan perundangan sekarang ini, kata Pastor Placidus de Silva, rektor kolese tersebut.
Oleh Reporter ucanews.com, Kolombo, Sri Lanka