
Uskup Kalookan Mgr Deogracias Iniguez dan Uskup Cobao Mgr Honesto Ongtioco akan mempersembahkan Misa bersama Uskup Auksilier Manila Mgr Broderick Pabillo di Quirino Grandstand pada 31 Agustus, untuk mendoakan para korban penyanderaan yang terjadi di tempat tersebut.
Radio Veritas 846 yang dikelola Gereja mengajak umat Katolik untuk menghadiri Misa yang diselenggarakan oleh Departmen Tourisme, Pemerintah Kota Manila,para anggota industri tour and travel, serta Keuskupan Agung Manila itu.
Stasiun radio itu mengkonfirmasikan bahwa Pastor Thaddeus Shang, seorang imam Katolik dari Cina daratan, akan ikut Misa konselebrasi tersebut.
Pastor Anton Pascual, direktur Radio Veritas, mengatakan bahwa Uskup Iniguez, ketua Komisi Hubungan Masyarakat dari Konferensi Waligereja Filipina (CBCP, Catholic Bishops’ Conference of the Philippines), Bendahara CBCP Uskup Ongtioco, dan Uskup Pabillo, ketua Sekretariat Nasional untuk Aksi Sosial, Keadilan, dan Perdamaian (NASSA) akan berdoa bagi delapan warga Cina Hong Kong yang tewas dalam penyanderaan itu dan yang lain yang terluka. Bus berpenumpang para wisatawan itu disandera secara paksa oleh seorang polisi yang dipecat yang menuntut untuk diterima kembali.
Pada akhirnya penyandera juga dibunuh setelah 11 jam penyanderaan..
“Sangat menyedihkan bahwa hal ini menimpa kita, tetapi kita perlu bersatu dalam situasi ini, kita perlu lebih banyak berdoa,” kata Pastor Pascual.
Rakyat dan pejabat pemerintah Cina dan Filipina dari berbagai sektor diharapkan menghadiri Misa tersebut.
Pada 30 Agustus, kata mantan ketua CBCP Mgr Angel Lagdameo, para uskup Filipina akan melakukan sesuatu bagi Hong Kong untuk turut menyembuhkan luka yang disebabkan oleh penyenderaan berdarah pekan lalu itu.
“Mungkin CBCP juga akan memberi penjelasan melalui rekan-rekan mereka di Hong Kong, walaupun itu sangat bergantung pada keputusan Dewan Tetap CBCP,” kata prelatus itu.
“Selagi kita tidak bisa mencegah reaksi negatif dari penduduk dan pemerintah Hong Kong dan Cina, saya hanya berharap bahwa pada akhirnya ketenangan dan alasan yang masuk akal akan menang,” lanjutnya.
Oleh Staf ucanews.com bersama Chona Yu, Manila, Filipina