UCAN Indonesia Catholic Church News

Frater TOR belajar Teologi Tubuh

16/09/2010

Frater TOR belajar Teologi Tubuh thumbnail

Website Domus Cordis

Sekelompok frater di Atambua, Nusa Tenggara Timur diperkenalkan pada Teologi Tubuh yang dipelopori Paus Yohanes Paulus II.

Tim Domus Cordis dari Jakarta memperkenalkan Teologi Tubuh (theology of the body) itu kepada lebih dari 50 frater TOR (tahun orientasi rohani) pada 10-12 September di Gereja St. Petrus, Lahurus, kabupaten Belu.

Pastor Yohanes Senda Laka, salah seorang pembina, mengatakan kepada ucanews.com bahwa program tersebut bertujuan membantu para frater membangun fundasi yang kuat bagi panggilan religius.

“Kelompok ini membantu para frater menentukan pilihan dalam hidup mereka: apakah menjadi imam atau menikah,” kata pastor Kristoforus Oki, pastor pembantu di St. Petrus.

Dalam program dua hari tersebut para frater mendengarkan pembicaraan seputar panggilan imamat, perkawinan, aborsi dan seks bebas, serta diskusi dan sharing pengalaman.

Seorang frater mengakui bahwa pembicaraan tentang Teologi Tubuh sangat menarik.

Paus Yohanes Paulus II pertama kali memperkenalkan Teologi Tubuh dalam rangkaian kuliah pada tahun-tahun awal dia menjadi paus.

Menurut direktur eksekutif Domus Cordis, Rico Ariefano, kekurangan pendidikan spiritual dalam keluarga dan kurangnya tanggapan Gereja terhadap panggilan religius menjadi penyebab utama kenapa anak muda tidak berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan Gereja.

Fransiskus P. Seran, Lahurus

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pentahbisan uskup secara publik pertama di Tiongkok sejak 2012
  2. Uskup, imam di Tiongkok bersatu menentang pembongkaran salib
  3. Ensiklik Laudato Si' mulai diterapkan di keuskupan India
  4. BNN dan KWI jalin kerjasama penanggulangan narkoba
  5. Said Agil: Prinsip NU adalah melindungi hak minoritas
  6. Pemimpin Gereja sambut baik pembebasan pria Kristen terkait penghujatan
  7. Paroki harus manfaatkan FKUB
  8. Pameran St. Yohanes Paulus pererat hubungan Katolik-Yahudi
  9. Kasimo layak mendapat gelar Pahlawan Nasional
  10. Ziarah tahunan contoh kerukunan antaragama
  1. Paus Fransiskus: Jangan takut mengaku dosa
  2. Protes pembongkaran salib di Tiongkok mendapatkan banyak dukungan
  3. Dua tahun setelah Topan Haiyan, pengungsi tetap berada dalam ‘kondisi memprihatinkan’
  4. Jangan ada peristiwa Tolikara jilid II
  5. Amendemen UUD 45 perlu dikaji lagi
  6. Di Banglades, warga pesisir menjadi korban akibat perubahan iklim
  7. Kehidupan berbahaya di perbatasan Banglades-India
  8. Puluhan orang tewas di seluruh Asia Selatan akibat banjir
  9. Masyarakat adat di Banglades tuntut pengakuan atas hak-hak mereka
  10. Aktivis dari 28 negara bahas dampak kerusakan akibat pertambangan
  1. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  2. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
  3. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  4. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  5. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  6. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  7. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  8. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  9. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  10. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
UCAN India Books Online