Lomba Kitab Suci dorong anak jadi lektor

21/09/2010

Lomba Kitab Suci dorong anak jadi lektor thumbnail

Peserta lomba Kitab Suci di Paroki St Stefanus Cilandak, Jakarta Selatan

Lomba Kitab Suci yang diadakan di aula Gereja St. Stefanus di Cilandak, Jakarta Selatan, baru-baru ini, bertujuan untuk mendorong anak-anak  berlatih sebagai lektor untuk Misa-misa khusus bagi anak-anak.

Sebanyak 18 anak berusia 8-12 tahun ambil bagian dalam lomba Bulan Kitab Suci Nasional tersebut.

“Para peserta lomba akan dilatih menjadi lektor pada Misa Hari Minggu untuk anak-anak,” kata  Antonius Suritno, ketua Paguyupan Lektor paroki itu.

Ia menjelaskan lomba itu merupakan yang pertama, dan ia berharap  lomba itu juga akan membantu anak-anak untuk lebih  bersemangat dan mencintai Kitab Suci.

Gabriela Setiawati, 9, mengatakan ia merasa senang berpartisipasi dalam lomba itu yang mendorongnya membaca Kitab Suci. “Lomba itu lebih  mendorong saya membaca Kitab Suci,” katanya.

Ia juga berharap bahwa ia akan menjadi lektor suatu saat. “Saya akan melakukannya di rumah,” katanya berjanji.

Theodorus Abimata, peserta lomba lain, memiliki pendapat yang  sama dengan Setiawati.  “Saya ingin menjadi lektor agar umat Katolik bisa  mengenal saya.”

Dengan menjadi lektor akan meneguhkan iman saya,” kata anak laki-laki berusia 8 tahun itu.

Tema Bulan Kitab Suci Nasional tahun ini: Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku (Luk. 18,16).

Konradus Epa, Jakarta

One Comment on "Lomba Kitab Suci dorong anak jadi lektor"

  1. Tweets that mention Lomba Kitab Suci dorong anak jadi lektor | Berita online Gereja Katolik Indonesia -- Topsy.com on Tue, 21st Sep 2010 12:39 pm 

    […] This post was mentioned on Twitter by Shemis Test, CathNews Indonesia. CathNews Indonesia said: : Lomba Kitab Suci dorong anak jadi lektor http://www.cathnewsindonesia.com/2010/09/21/lomba-kitab-suci-dorong-anak-jadi-lektor/ […]




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  2. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  3. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  4. Banyak tantangan menanti Presiden Timor-Leste yang baru
  5. Paus ingatkan bahaya kata-kata kotor dan saling menjelekkan
  6. Penyandang disabilitas meminta Jokowi membentuk komisi khusus
  7. Selamat! Laos mendapat kardinal untuk pertama kali
  8. Di balik tambang dan minyak Kayu Putih di Pulau Buru
  9. Polisi Vietnam pukul demonstran, tangkap aktivis Katolik
  10. Uskup Agung Semarang yang baru berjanji mempromosikan toleransi
  1. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  2. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  3. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  4. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  5. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  6. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  7. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  8. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  9. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
  10. Mohon diperjuangkan agar bimas katolik dapat mengangkat kembali guru agama Katol...
    Said Rudi M on 2017-05-13 22:00:07
UCAN India Books Online