
“Night for Prisoners,” sebuah kisah musikal yang mengangkat kehidupan narapidana, akan dipentaskan oleh Keuskupan Cheongju di pusat seni Cheongju bulan depan.
La Bella Vita, kelompok musik dari enam pria narapidana, akan mengiringi paduan suara beranggotakan 50 narapidana perempuan yang dikenal sebagai “Fiore Isola” dalam pementasan 8 Oktober di Cheongju Arts Center.
Para sipir, relawan, dan anggota paduan suara anak-anak dari keuskupan tersebut juga akan berpartisipasi dalam program ini.
Akan diatur sedemikian rupa sehingga acara ini akan bersifat gratis.
Pastor Joseph Lee Kil-du, moderator kerasulan penjara untuk keuskupan tersebut, mengatakan kepada ucanews.com bahwa tujuan utama dari acara tersebut “adalah untuk mengubah citra negatif masyarakat terhadap narapidana.”
Dengan menjelaskan bahwa acara itu “merupakan yang pertama untuk Korea,” Pastor Lee berharap bahwa malam pementasan tersebut akan membantu masyarakat untuk merenungkan kegagalan “konvensional” mereka dalam merangkul para mantan narapidana ketika para bekas tahanan ini kembali ke masyarakat.
Para anggota paduan suara jelas tidak bisa berlatih bersama di satu tempat, kata Pastor Lee.
“Narapidana perempuan berlatih di penjara, para sipir berlatih di sebuah paroki tetangga, dan anak-anak di katedral,” jelasnya.
“Mereka hanya akan mendapat kesempatan satu kali untuk berlatih bersama, sebelum pementasan,” katanya.
Para bintang film Korea akan mengirim pesan ucapan selamat kepada para narapidana melalui video yang akan ditampilkan setelah pertunjukan.
Februari lalu, Film Korea Harmony menampilkan paduan suara narapidana perempuan yang berusaha mengatasi kesedihan dan penderitaan mereka dengan menyanyikan lagu-lagu secara bersama.
Oleh Stephen Hong, ucanews.com, Seoul, Korea Selatan