
Enam ribu orang akan ikut konferensi tahunan pembaruan kharismatik yang akan diselenggarakan oleh Korea untuk pembaruan karismatik yang akan diselenggarakan oleh Keuskupan Agung Daegu pada 9 Oktober, demikian penyelenggara.
Joseph Sim Yo-sep, wakil ketua Asosiasi Pelayanan Nasional Kharismatik Katolik (NCCSA, National Catholic Charismatic Service Association), mengatakan bahwa konferensi tahunan tersebut meningkatkan kehidupan iman umat Katolik guna menemukan kebahagiaan dan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari.
Gerakan kharismatik pertama kali diperkenalkan di Korea tahun 1971 dan konferensi tahunan telah diselenggarakan setiap tahun sejak tahun 1980, kata Sim.
Acara tahun ini akan terfokus pada tema Jesus Christ is our Hope (Yesus Kristus adalah Harapan kita).
Basilio Jang Si-yung, pemimpin humas Asosiasi Pelayanan Kharismatik Katolik Keuskupan Agung Daegu, mengatakan bahwa Robert C. Canton, seorang keturunan Amerika-Filipina, akan menjadi pembicara utama dalam acara sehari itu.
Konferensi ini juga akan diisi dengan doa penyembuhan dan Misa yang akan dipersembahkan oleh Uskup Auksiliar Daegu Mgr Thaddeus Cho Hwan-kil, kata Jang.
Uskup Jeonju Mgr Vincent Ri Pyung-ho juga akan menjadi pembicara dalam sebuah retret bagi para relawan NCCSA pada 8 Oktober.
Setelah mengalami keberhasilan konferensi Pelayanan Pembaruan Kharismatik Katolik Internasional ke-13 pada Juni 2009, Korea juga akan menjadi tuan rumah konferensi kharismatik Asia dan Oceania tahun 2011, kata Sim.
Catholic Charismatic Renewal Movement dimulai pada 1967 dalam retret bagi beberapa anggota fakultas dan mahasiswa dari Duquesne University di Amerika Serikat. Sejak itu, kharismatik terus berkembang sampai ke sekitar 230 negara.
Oleh Stephen Hong, ucanews.com, Seoul, Korea Selatan