UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Tokoh agama refleksi arti kepahlawanan

15/11/2010

Tokoh agama refleksi arti kepahlawanan thumbnail

Taman Makam Pahlawan Kalibata (panoramio.com)

Untuk menghormati para pahlawan Indonesia, sejumlah tokoh agama Islam, Katolik dan Protestan menggelar refleksi kepahlawanan pada 13 November lalu, di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur. 

Tokoh-tokoh lintas agama yang hadir dalam kegiatan itu antara lain ketua presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Martinus Dogma Situmorang OFMCap, ketua umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Andreas Yewangoe, Uskup Surabaya Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono dan Pastor Antonius Benny Susetyo, sekretaris eksekutif Hubungan Antaragama dan Kepercayaan KWI. 

Shalahudin Wahid, pemimpin pondok pesantren tersebut, mengatakan refleksi kepahlawanan digalar sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah membela Tanah Air.

Uskup Situmorang mengatakan pahlawan adalah orang yang mencurahkan tenaganya secara ikhlas untuk kemajuan masyarakatnya.

Ia juga mengatakan nilai kepahlawanan itu sesungguhnya mengemban nilai kemerdekaan untuk bangsa, bukan untuk kelompok ataupun golongan. 

Pada kesempatan tersebut mereka menempatkan secara khusus fungsi kepahlawanan yang ditunjukkan Gus Dur. 

“Untuk konteks sekarang ini banyak muncul pahlawan kesiangan dan khusus untuk Gus Dur, meski belum mendapatkan gelar dari pemerintah, namun bagi saya beliau tetap seorang pahlawan,” katanya.

Pastor Benny menuturkan, kepahlawanan Gus Dur di mata masyarakat tidak perlu dipertanyakan lagi. Tanpa gelar pahlawan dari pemerintah sekalipun, Gus Dur sudah menjadi pahlawan.

 “Setiap hari ribuan orang menziarahi makamnya. Itu saja membuktikan secara sederhana kepahlawanan Gus Dur,” ujarnya.

Konradus Epa, Jakarta

One Comment on "Tokoh agama refleksi arti kepahlawanan"

  1. Tweets that mention Tokoh agama refleksi arti kepahlawanan | Berita online Gereja Katolik Indonesia -- Topsy.com on Mon, 15th Nov 2010 10:40 am 

    […] This post was mentioned on Twitter by Catharina Nesti, bennysusetyo and Shemis Test, CathNews Indonesia. CathNews Indonesia said: Tokoh agama refleksi arti kepahlawanan http://bit.ly/aNdRni […]




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Polusi udara membunuh lebih dari satu juta setiap tahun di India
  2. Harapan muncul di tengah ketegangan dan konflik di Sri Lanka
  3. Kardinal Tagle baptis 400 anak dari daerah kumuh
  4. Birokrat Hong Kong jawab ‘panggilan Tuhan’ untuk jabatan tertinggi
  5. Umat Katolik didorong untuk berpartisipasi dalam pilkada
  6. Peraturan baru tentang adopsi disambut baik
  7. Rencana pemerintah menerapkan UU KB ditolak para uskup
  8. Yesuit Filipina menemukan sukacita dalam misi di Kamboja
  9. Renungan Hari Minggu Biasa II/A bersama Pastor Bill Grimm
  10. Seruan perlunya hakim asing guna mendengar kejahatan perang di Sri Lanka
  1. Tragedi yang tidak tidak terbayarkan dengan kebaikan apapun.. 6000 nyawa tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-05 11:16:42
  2. Luar biasa atas kesaksian iman dari kisah 2 orang yang berbeda dengan masalah ya...
    Said Anselmus Seng Openg on 2017-01-04 13:25:40
  3. Mengapa pemerintah India tidak berupaya?...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-04 11:27:27
  4. Segala dapat diperdagangkan di China.. semuanya adalah kejam.. Hewan langka, gad...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-03 20:38:17
  5. Shalom, Bapa, sy orang kosan yg tinggal di kos rumah tua dimana sebelumnya ada ...
    Said desi on 2016-12-28 23:01:07
  6. Bentuk toleransi dengan mengikuti kegiatan agama lain. Mari kita dukung penegak...
    Said Abdul Aziz on 2016-12-24 11:19:05
  7. Semoga kota medan dapat menjadi role model propinsi dan kota yg Toleransi tinggi...
    Said frans on 2016-12-23 16:36:59
  8. maksudnya baik......
    Said Jenny Marisa on 2016-12-22 11:55:06
  9. Sudah nyata.... perlu pemerintah lebih tegas. Itu saja....
    Said Jenny Marisa on 2016-12-20 08:53:12
  10. cara-cara premanisme dengan bentuk menakiti masyarakat, kapan negara akan tentra...
    Said Budiono on 2016-12-20 05:34:42
UCAN India Books Online