UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Lembaga pelatihan Teologi Tubuh diluncurkan

21/11/2010

Lembaga pelatihan Teologi Tubuh diluncurkan thumbnail

Yurika Agustina dan Romo Deshi Ramadhani SJ pada peluncuran TOBIT di Jakarta

Gereja Katolik Indonesia boleh berbangga dengan diluncurkannya lembaga khusus untuk mengajarkan Teologi Tubuh oleh Domus Cordis, sebuah wadah pemersatu anak muda Katolik yang berada di bawah naungan Keuskupan Agung Jakarta.

Lembaga pelatihan dengan nama Theology Of the Body InsighT (TOBIT) diluncurkan Sabtu, 20 November, di Jakarta pada acara puncak True Love Celebration (TLC) yang sudah dijalankan selama sembilan bulan.

Romo Deshi Ramadhani, SJ, selaku moderator, mengatakan gagasan pembentukan lembaga pelatihan ini merupakan akumulasi dari pengalaman menjalankan rangkaian acara TLC bersama orang-orang muda sejak program itu sendiri dimulai bulan Maret.

“Pewartaan Theology of the Body penting untuk bangsa,” kata Romo Deshi, dan “secara khusus untuk orang-orang muda Katolik.”

Ia menambahkan lembaga pelatihan ini, meskipun berada di bawah naungan Keusukupan Agung Jakarta namun akan menjangkau semua keuskupan di Indonesia.

“Kami berharap orang-orang dari keuskupan-keuskupan datang untuk belajar bersama kami di TOBIT,” lanjutnya.

“TOBIT lahir dari kemauan untuk mewujudkan dunia baru yang berlandaskan budaya cinta, di mana setiap orang baik pria maupun wanita menghayati seksualitas, relasi, dan panggilan hidup sesuai dengan rencana Tuhan,” kata Yurika Agustina, Direktur Eksekutif TOBIT.

“Dengan ini, harapan kami untuk membebaskan orang-orang dari pemahaman-pemahaman yang salah tentang  seks semakin terwujud,” lanjut Yuri yang sudah menjadi pelayan purna waktu di Gereja Katolik sejak tahun 1993.

Lembaga pelatihan ini merupakan bagian dari upaya menawarkan nilai-nilai kebenaran seksualitas dan mengajarkan Teologi Tubuh berdasakan pandangan mendiang Paus Johanes Paulus II, dan sesuai dengan konteks Indonesia.

Program yang ditawarkan (diajarkan) cukup banyak antara lain pengetahuan dasar dan lanjutan tentang TOB, pelatihan bagi para pengajar, menawarkan retret, rekoleksi, seminar, konferensi regional dan nasional, serta pendidikan untuk kelompok-kelompok tertentu seperti kaum selibat, anak muda dan pasangan suami istri.

“Namun untuk tahap awal kami akan fokus pada pelatihan bagi para pengajar yang kemudian akan ditugaskan untuk turun ke wilayah-wilayah,” kata Yuri.

Menepis anggapan ‘terlalu ambisius’

TOBIT tidak terlepas dari keinginan Domus Cordis untuk meluruskan pemahaman keliru tentang seksualitas, serta kemauan kuat untuk memangkas statistik tentang kecendrungan seks bebas di kalang remaja Indonesia yang masih tinggi.

Data yang disampaikan KOMNAS Anak bahwa berdasarkan survei tahun 2008 terhadap 4500 remaja di 12 kota besar di Indonesia, 93,7% mengaku sudah melakukan petting dan seks oral, 62,7% pelajar SMP sudah kehilangan keperawanan, dan 21.2% remaja SMU sudah melakukan aborsi.

Kemudahan akses situs porno di Internet bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan para remaja terjerumus ke dalam seks bebas. Indonesia bahkan menjadi pengakses situs-situs porno terbear ketujuh di dunia.

“Kita punya keinginan untuk menurunkan kecendrungan seperti yang terungkap dalam survei tersebut,” kata Riko Arifano, salah seorang pembina di TOBIT.

“Ini kelihatan terlalu ambisius bagi sebagian orang, tapi kalau kita mempunyai keinginan kuat dan optimis akan terjadi perubahan, itu pasti akan bisa mengubah sejarah,” jelas Riko.

Riko menambahkan, di Amerika, sebelum adanya chastity c ampaign jumlah praktek seks bebas di kalangan remaja di negeri tersebut sangat tinggi. Namun setelah gencar dilakukan kampanye seperti itu jumlahnya tiap tahun terus menurun.

Ia berharap di Indonesia akan terjadi perbaikan dari tahun ke tahun. “Tapi itu butuh komitmen kuat, tenaga pengajar, dana dan sumber daya lainnya,” ujar Riko.

Siktus Harson, Jakarta

8 Comments on "Lembaga pelatihan Teologi Tubuh diluncurkan"

  1. assalaamu’alaikum, “Bukan Tes Keperawanan, Tapi Tes Kegadisan”? | Indonesia Search Engine on Sun, 21st Nov 2010 10:11 pm 

    […] Lembaga pelatihan Teologi Tubuh diluncurkan | Berita online Gereja … […]

  2. Tweets that mention Lembaga pelatihan Teologi Tubuh diluncurkan  | Berita online Gereja Katolik Indonesia -- Topsy.com on Sun, 21st Nov 2010 10:41 pm 

    […] This post was mentioned on Twitter by Shemis Test, CathNews Indonesia. CathNews Indonesia said: Lembaga pelatihan Teologi Tubuh diluncurkan http://bit.ly/9draaW […]

  3. Ventje DAMOPOLII on Tue, 23rd Nov 2010 2:00 am 

    Suatu kemajuan yang diharapkan bisa membantu “pemahaman orang muda” tentang bagaimana menghargai hidup dan anugerah yang melimpah yang ada dalam dirinya dengan pertama-tama memahami “seksualitas” bagi kaum muda yang sebenarnya seperti apa. Kapan akan dilakukan seminarnya ? Apakah hanya terbatas kaum muda/ pasutri juga bisa ikut untuk pembinaan kepada umat yang notabene 60% kaum muda

  4. Robertus on Tue, 23rd Nov 2010 3:43 am 

    Di Indonesia kekerasan seksual seperti pemerkosaan yang diikuti pembunuhan/mutilasi masih menakutkan. mudah2an dgn adanya institusi ini jangkauan ajaran cinta semakin meluas. betul sekali kalau ini rencana yg ambisius, tapi seprti kt yesus, dengan iman sebesar biji sesawi kita bsa memindahkan gunung. salam dan doaku utuk para pembina dan Rm Deshi.

  5. Joseph on Fri, 26th Nov 2010 8:12 am 

    Selamat kepada pengelola domus cordis. semoga lembaga ini kelak bisa menurunkan jumlah kekerasan dalam rumah tangga. amin

  6. Anggraini60 on Fri, 3rd Dec 2010 7:06 am 

    Semoga bergerak maju secara konsisten pada visi-misi awal. Tuhan memberkati. luci

  7. Kenapa Api Purgatory, tidak dikenal didalam teologi Kristen Protestan…? :: Gosip Artis Hari Ini | Gosip Artis Terkini | Gosip Artis Terbaru on Fri, 10th Dec 2010 2:07 am 

    […] Lembaga pelatihan Teologi Tubuh diluncurkan | Berita online Gereja … […]




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Imam yang diculik di Yaman akan segera dibebaskan
  2. Biarawati Katolik yang lolos dari pembantaian di Yaman masih trauma
  3. KWI gelar pekan Komunikasi Sosial Sedunia di Sibolga
  4. Para petani Muslim di Pakistan bantu umat Katolik membangun kembali gereja
  5. Para uskup Mindanao mengeluarkan kriteria untuk memilih calon presiden
  6. Ketidakpastian menghantui warga Filipina yang dipenjara di luar negeri
  7. Terwujudnya Damai
  8. Pemimpin Gereja kecam penangkapan terhadap warga Papua
  9. Tiada akhir tekanan terhadap warga Rohingya di Myanmar
  10. Akun Weibo uskup Tiongkok diblokir, ruang gerak dibatasi
  1. Masalah perdagangan dan penyaluran narkoba sudah amat sangat menyulitkan pemerin...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-06 17:37:26
  2. Berani jujur memang hebat. Itu yang kita tunggu....
    Said Jusuf Suroso on 2016-04-29 20:18:58
  3. Semoga bs cepat jelas...
    Said Tarcisius on 2016-04-28 13:17:08
  4. Mengapa orang mudah jadi pengikut orang yang aneh2? Sepertinya penyakit "latah"...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-25 19:07:23
  5. Meskipun bantuan tidak akan mengembalikan segalanya, tetapi perhatian dan belara...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-23 08:57:47
  6. Semua orang harus waspada... Siapa yang dapat dipercaya...tetapi ini mungkin p...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-21 12:03:46
  7. Allah seperti apa yg mereka sembah sehingga seseorg yg lemah didemo besar besara...
    Said Eduardus on 2016-04-19 15:54:23
  8. Boleh saja menyumbang, dimana banyak orang tidak suka melihat adanya gereja... T...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 13:19:59
  9. Ratusan orang bersatu untuk membunuh SATU orang lemah... Dan belum terbukti bers...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 11:11:04
  10. Kata Jimmy Akin apologist Katolik (Catholic Answers), berdoa rosario adalah berd...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 10:53:25
UCAN India Books Online