UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

Kisah Bruder OFM di tanah Papua

26/11/2010

Kisah Bruder OFM di tanah Papua thumbnail

Bruder Jan Syerp OFM (tengah) Foto: KA Merauke

Berikut ini adalah kisah tentang komitmen Bruder Jan Syerp OFM, salah seorang misionaris asal Belanda yang sudah 41 tahun berkarya di Papua.

Br Jan berpenampilan sederhana, penuh kebapaan, lembut, riang, sabar dan cinta kepada masyarakat Papua. Karena kecintaannya pada masyarakat di sana, ia mengabdikan seluruh hidupnya untuk melayani masyarakat di daerah-daerah pedalaman.

Ia bahkan berjalan kaki selama tiga bulan melintasi pesisir pantai, rawa, hutan dan pegunungan, mulai dari Uge-Erma sampai ke Tembagapura.

Pada waktu itu, pelayanan Gerejani memang lebih sering ditempuh dengan jalan kaki menyusuri punggung gunung, dan pesisir pantai, atau dengan naik perahu dayung melalui sungai-sungai. Pesawat-pesawat kecil masih sangat jarang.

Kepada tim dari Keuskupan Agung Merauke, Bruder Jan menuturkan bahwa selama perjalanan itu ia tidak membawa bekal, melainkan bergantung pada apa yang diberikan oleh umat yang ia jumpai

”Saya tidak membawa bekal apa-apa. Saya makan apa yang diberikan oleh umat. Ada ubi, ya makan ubi, ada keladi ya makan keladi,” kata Bruder Jan.

Bagi beliau tidak ada halangan atau pantangan untuk makan hidangan yang disediakan oleh masyarakat setempat.

Ia juga bertutur bahwa selama perjalanan itu ia tidak takut, karena didampingi oleh dua warga setempat. Mereka itu adalah putra-putra daerah setempat yang telah dibina dan bisa berbicara bahasa Indonesia.

Bruder Jan juga menceritakan bahwa yang membuatnya bertahan dalam pelayanan di medan yang sulit dan berat itu adalah kepeduliannya pada warga setempat yang masih jauh dari kemajuan, terutama pada pendidikan anak-anak.

“Mereka itu patut ditolong, agar mempunyai masa depan yang lebih mandiri. Mereka adalah ciptaan Tuhan juga.”

Kepedulian itu dibuktikan dengan komitmennya menangani SMP di Moanemani selama 27 tahun. Di sekolah itu beliau menjadi kepala sekolah sambil mengajar matematika dan tata buku. Banyak muridnya yang telah menjadi orang-orang penting di pemerintahan, beberapa di antaranya menjadi imam dan suster.

Ikuti kelanjutan kisah ini di Tiga Bulan Berjalan Kaki (Keuskupan Agung Merauke)

  • http://www.travelsquare.info/43058,id-kisah-bruder-ofm-di-tanah-papua.html Kisah Bruder OFM di tanah Papua | TravelSquare

    [...] Berita PopulerKisah Bruder OFM di tanah Papua [...]

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Jemaat HKBP Filadelfia dilempari air got dan urine
  2. Ziarah Santa Maria Fatima
  3. Pemuka agama cari jalan untuk akhiri bunuh diri
  4. Lebih dari 200 ribu perokok berusia di bawah 10 tahun
  5. Bangun masjid sebagai solusi terbaik kasus GKI Yasmin
  6. Umar Patek minta maaf kepada umat Kristiani
  7. Dokumen tunjukkan bukti Yesus pernah ke Jepang
  8. Pastor ikut pulihkan peziarah Lourdes akibat kecelakaan
  9. Istri Bill Gates, seorang Katolik, dukung pengendalian kelahiran
  10. Ribuan umat Kristiani berdoa bagi perdamaian
  1. Kelompok HAM Asia desak bupati lindungi jemaat HKBP Filadelfia
  2. Umar Patek minta maaf kepada umat Kristiani
  3. Film “Soegija” diputar di Semarang kemarin
  4. Pastor: UNTAS harus rangkul semua eks Timtim
  5. Publikasi ‘VatiLeaks adalah tindakan kriminal’
  6. Saatnya program MA masuk dalam pendidikan agama Katolik
  7. Larangan beribadah harus dilaporkan ke Dewan PBB
  8. Uskup Ishak Doera majukan orang Dayak
  9. Hidayat siap rangkul umat Katolik
  10. Pemuka agama cari jalan untuk akhiri bunuh diri
  1. Baiklah Pak Nur Hidayat, mulai saja merangkul kaum Kristen Batak yang sedang dis...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-22 11:33:00
  2. Tuhan Yesus tidak menganjurkan KB. Kepada Dwi, seorang wanita Muslim di Indonesi...
    Said Akong_stephen on 2012-05-21 13:12:00
  3. Aparat hukum harus keras menjalankan tugasnya yaitu melindungi siapapun yang ber...
    Said Akong_stephen on 2012-05-21 13:05:00
  4. Jadikanlah diri kita menjadi sumber Kasih bagi mereka yang menganiaya sesamanya ...
    Said Eliasabul on 2012-05-21 11:28:00
  5. NATO (NO ACTION TALK ONLY) itulah presiden negara saya......
    Said Topo on 2012-05-21 06:38:00
  6. Ini semua terjadi karena pemimpin kita adalah orang yang ada di balik ormas itu....
    Said Topo on 2012-05-21 06:36:00
  7. Bpk Presiden Yang Terhormat. Kami kaum minoritas sudah terlau sering di aniaya, ...
    Said Francis Haryanto on 2012-05-21 06:29:00
  8. Indonesia negara Pancasila, tapi nyatanya seperti  negara atheis. ...
    Said Omar Sarif on 2012-05-19 18:42:00
  9. Berbicara itu gampang tetapi melaksanakannya itu yang sulit. butuh komitmen yang...
    Said Sd_santofransiskus on 2012-05-19 15:55:00
  10. Mr. Presiden yang terhormat, sebaiknya jangan hanya banyak kata yang terus dilon...
    Said Ltumuka on 2012-05-19 10:54:00