UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

Rugby, keselamatan bagi anak-anak daerah kumuh

28/02/2011

Rugby, keselamatan bagi anak-anak daerah kumuh thumbnail

Sopo dan “para pejuang” Tiger-nya (Foto: Robert Brewer)

Ini merupakan tahun Piala Dunia, tetapi mungkin Anda tidak menduga bahwa kelompok anak-anak jalanan dari daerah kumuh Bangkok ini sangat memperhatikan dan bahkan tahu apa rugby (sepak bola dengan 15 pemain) itu.

Tapi kenyataannya mereka tahu. Berkat program yang kelola oleh Ark International tingkat regional, mereka belajar dan bermain salah satu olahraga yang paling sulit dan paling menarik di dunia ini. Selain bersenang-senang, mereka juga memetik nilai-nilai kehidupan yang penting melalui permainan tersebut. Dan pada Februari, mereka mereka meraih nomor dua dari kelompok usia di bawah 11 tahun dalam turnamen bergengsi Bangkok International Rugby (BIT) untuk anak-anak usia 10 tahun.

Motto dari Nak Suu Rugby Academy adalah “Changing Lives Forever.” Akademi ini ditangani oleh pelatih lapangan Sopo Fakaua dari Ark Southeast Asia. Sopo menjelaskan: “Jumlah orang muda Thailand yang tidak puas itu terus meningkat disebabkan oleh meluasnya kemiskinan, kurangnya kesempatan, dan putus sekolah. Akibatnya, generasi muda tidak memiliki pelatihan, keterampilan, atau karakter yang dibutuhkan untuk berhasil dalam hidup yang bisa memberi kontribusi kepada masyarakat.”

Ark International, sebuah pelayanan dari Youth With A Mission Perth, adalah suatu badan internasional bertujuan untuk mendidik, melatih, dan memfasilitasi pelayanan di Asia Tenggara. Misi Ark International adalah “membela hak-hak anak yang rentan, memulihkan martabat mereka sebagai anak-anak Allah, dan mengembangkan bakat dan keterampilan mereka yang unik” dan rugby menjadi sarana ideal untuk mencapai tujuan tersebut.

Sopo adalah orang Samoa dari Selandia Baru. Dia lahir dengan bakat ini dan adalah mantan pemain rugby profesional.

Rugby mengajarkan disiplin, kerja sama tim, dan menghormati otoritas” selain mempromosikan kebugaran dan kesempatan yang baik bagi anak-anak, kata Sopo. “Tujuan dari Nak Suu Tigers adalah menenamkan pengaruh abadi dalam kehidupan orang-orang muda melalui latihan rugby dan pengembangan keterampilan hidup; membangun keyakinan, harapan, dan harga diri untuk membekali mereka dalam menentukan pilihan yang lebih baik untuk masa depan mereka.”

Nak Suu (dalam bahasa Thailand artinya “pejuang”) dimulai pada November 2009 dan setiap minggu bisa menjangkau lebih dari 100 anak dari lima komunitas daerah kumuh di Bangkok.

Setiap minggu, anak-anak berkumpul untuk rugby selama 90 menit, 45 menit mentoring (melalui program bimbingan/pengajaran), dan ditutup dengan makan bersama.

Rugby semakin populer di seluruh dunia, termasuk Thailand – yang tim nasional berada pada peringkat ke-60 dari 95 urutan resmi dunia. Tapi olahraga ini terutama masih dimainkan di sekolah-sekolah dan universitas elit, kelompok elit militer, dan komunitas ekspatriat elit dari Jepang dan Barat.

Karena itu, ketika para pejuang Tigers berusia 10 tahun itu berlari keluar untuk pertama kalinya dalam BIT tahunan yang diselenggarakan oleh klub rugby yunior Lions Bangkok, ada sementara kelompok tim yang tampak gentar karena kehadiran kelompok elit dan ratusan penonton seperti itu.

Tapi mereka segera menjadi tenang, setidaknya satu dari tim-tim pesaing dari Sri Lanka dan Hong Kong, ketika pertandingan berakhir dan Nak Suu Tigers sebagai juara kedua menerima medali mereka dari Bobby Skinstad, pensiunan dari Springbok, tim pemenang Piala Dunia rugby.

Kemudian mereka berpose dengan para anggota dari sebuah tim veteran yang telah berusia 50-an, salah satu tim penyelenggara turnamen tersebut – yang mengenakan seragam yang sangat unik sebagai Superman – yang menyerahkan sebuah cek untuk Nak Suu Tigers yang telah turut memeriahkan acara tersebut.

Sopo berseri-seri. “Inilah saat yang mengejutkan ketika menyaksikan bagaimana anak-anak ini berusaha dan bagaimana didorong baik di lapangan pada turnamen tersebut maupun dalam pengembangan kemampuan mereka yang kurang dihiraukan masyarakat,” katanya.

ucanews.com

  • http://www.sportsquare.info/118132,id-rugby-keselamatan-bagi-anak-anak-daerah-kumuh.html Rugby, keselamatan bagi anak-anak daerah kumuh | SportSquare

    [...] Rugby, keselamatan bagi anak-anak daerah kumuh [...]

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Jemaat HKBP Filadelfia dilempari air got dan urine
  2. Ziarah Santa Maria Fatima
  3. Pemuka agama cari jalan untuk akhiri bunuh diri
  4. Lebih dari 200 ribu perokok berusia di bawah 10 tahun
  5. Umar Patek minta maaf kepada umat Kristiani
  6. Bangun masjid sebagai solusi terbaik kasus GKI Yasmin
  7. Dokumen tunjukkan bukti Yesus pernah ke Jepang
  8. Pastor ikut pulihkan peziarah Lourdes akibat kecelakaan
  9. Istri Bill Gates, seorang Katolik, dukung pengendalian kelahiran
  10. Ribuan umat Kristiani berdoa bagi perdamaian
  1. Kelompok HAM Asia desak bupati lindungi jemaat HKBP Filadelfia
  2. Pemerintah terkesan pelihara konflik agama
  3. Girl Scouts tidak suka terkait rencana konferensi waligereja Amerika
  4. Umar Patek minta maaf kepada umat Kristiani
  5. Film “Soegija” diputar di Semarang kemarin
  6. Pastor: UNTAS harus rangkul semua eks Timtim
  7. Publikasi ‘VatiLeaks adalah tindakan kriminal’
  8. Saatnya program MA masuk dalam pendidikan agama Katolik
  9. Larangan beribadah harus dilaporkan ke Dewan PBB
  10. Uskup Ishak Doera majukan orang Dayak
  1. Baiklah Pak Nur Hidayat, mulai saja merangkul kaum Kristen Batak yang sedang dis...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-22 11:33:00
  2. Tuhan Yesus tidak menganjurkan KB. Kepada Dwi, seorang wanita Muslim di Indonesi...
    Said Akong_stephen on 2012-05-21 13:12:00
  3. Aparat hukum harus keras menjalankan tugasnya yaitu melindungi siapapun yang ber...
    Said Akong_stephen on 2012-05-21 13:05:00
  4. Jadikanlah diri kita menjadi sumber Kasih bagi mereka yang menganiaya sesamanya ...
    Said Eliasabul on 2012-05-21 11:28:00
  5. NATO (NO ACTION TALK ONLY) itulah presiden negara saya......
    Said Topo on 2012-05-21 06:38:00
  6. Ini semua terjadi karena pemimpin kita adalah orang yang ada di balik ormas itu....
    Said Topo on 2012-05-21 06:36:00
  7. Bpk Presiden Yang Terhormat. Kami kaum minoritas sudah terlau sering di aniaya, ...
    Said Francis Haryanto on 2012-05-21 06:29:00
  8. Indonesia negara Pancasila, tapi nyatanya seperti  negara atheis. ...
    Said Omar Sarif on 2012-05-19 18:42:00
  9. Berbicara itu gampang tetapi melaksanakannya itu yang sulit. butuh komitmen yang...
    Said Sd_santofransiskus on 2012-05-19 15:55:00
  10. Mr. Presiden yang terhormat, sebaiknya jangan hanya banyak kata yang terus dilon...
    Said Ltumuka on 2012-05-19 10:54:00