UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Umat Kristen mulai puasa untuk perdamaian

14/03/2011

Umat Kristen mulai puasa untuk perdamaian thumbnail

Umat berkumpul untuk berdoa dan berpuasa pada hari pertama

Umat Kristen di Mangalore, yang pernah mengalami gelombang serangan anti-Kristen dua tahun lalu, memulai 21 hari puasa dan doa demi keamanan dan perdamaian di kota di India selatan tersebut.

“Kami menyempatkan 21 hari doa dan puasa demi keamanan” umat Kristen di Karnataka, kata Uskup Mangalore Mgr Aloysius Paul D’Souza yang membuka acara doa tersebut pada 10 Maret.

Setelah terjadi berbagai serangan dari kelompok pro-Hindu terhadap gereja-gereja di seluruh Negara Bagian Karnataka tahun 2008, katanya, umat Kristen “terus saja menjadi takut” dan ada perasaan tidak aman.

Setidaknya pada beberapa hari di awal kerusuhan itu, 27 tempat Kristen dirusak di seluruh negara bagian tersebut. Kerusuhan itu berlangsung selama tiga bulan setelah Bhratiya Janata Party (BJP) yang pro-Hindu berkuasa tahun 2008.

Pastor Nelson Pinto, penyelenggara acara tersebut di keuskupan itu, mengatakan, acara tersebut ditetapkan selama 21 hari karena alasan alkitabiah.

Menurut Alkitab, Daniel “berpuasa tiga pekan penuh dengan mengorbankan anggur, daging, dan makanan yang enak,”  kata imam Karmelit tersebut.

Dengan latar belakang itu, katanya, umat Katolik di seluruh keuskupan pantang daging dan makanan kesukaan mereka, dan hanya makan sayuran dan buah-buahan.

Umat Katolik dari seluruh paroki akan bergantian dalam kegiatan puasa, doa, dan adorasi yang diselenggarakan di pusat keuskupan selama delapan jan setiap hari.

Sekitar 600 umat pembukaan pada hari pertama program tersebut. Program ini akan berakhir pada 30 Maret.

“Ini merupakan doa dari umat untuk maksud tertentu. Secara personal, kami mengajak sebanyak mungkin umat untuk terlibat dalam berbagai pertemuan doa marathon ini,” kata Melvyn Noronha, salah satu pengurus program tersebut.

ucanews.com

One Comment on "Umat Kristen mulai puasa untuk perdamaian"

  1. rumah makan padang sederhana yang jual martabak mesir untuk di jakarta pusat adanya di mana aja sich?? | Indonesia Search Engine on Mon, 14th Mar 2011 4:12 pm 

    […] Umat Kristen mulai puasa untuk perdamaian | Berita online Gereja … […]




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Delegasi Indonesia meriahkan WYD di Polandia
  2. Para uskup Timor Leste ingin memperbaiki liturgi
  3. Gereja diminta ikut mengawasi penggunaan dana desa
  4. Tiongkok akan tutup gereja selama KTT G20
  5. Pakistan mengambil langkah mengakhiri ‘pembunuhan demi kehormatan’
  6. Ratusan OMK Malaysia turut berpartisipasi di WYD
  7. Menggunakan Injil untuk perubahan sosial
  8. Romo Magnis: Peristiwa pelanggaran HAM 1965 digolongkan sebagai genosida
  9. Pemuda Katolik: Jokowi tak banyak janji, tapi kerja
  10. Menjelang IYD 2016, OMK gelar pentas seni
  1. Semoga berhasil ditiadakan.....
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 19:50:21
  2. Pengawasan dana desa?? Bukannya itu urusan pemerintah?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 17:08:38
  3. Jangan kareta kesalahan satu orang, ratusan orang dikorbankan. Kalau memang yang...
    Said brian on 2016-07-25 11:16:27
  4. Hanya Mao Ze Dong yang mereka idolakan... tidak ada yang lebih baik... Buat kita...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-15 10:18:37
  5. Motornya jenis matic, pengendaranya jenis apa ya?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-08 09:37:42
  6. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  7. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  8. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  9. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  10. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
UCAN India Books Online