UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Lutheran desak saling pengertian

15/03/2011

Lutheran desak saling pengertian thumbnail

Uskup Munib Younan sedang berbicara dalam sebuah forum

Uskup Munib Younan, ketua World Lutheran Federation, mendesak umat Kristen dan kaum Muslim di Malaysia untuk memahami esensi iman satu satu sama lain dan membela agama pihak lain.

“Umat Kristen dan kaum Muslim harus berusaha memahami pihak lain seperti yang lain ingin dipahami” bukan melalui berbagai berita surat kabar atau aksi para ekstremis. Dengan memahami esensi iman pihak lain, “kita akan menemukan banyak nilai yang sama,” kata uskup asal Palestina tersebut.

Dengan menekankan peran kunci para pemimpin agama dalam memerangi ekstremisme, dia mengatakan: “para pemimpin Kristen harus membela kaum Muslim moderat dan para pemimpin Muslim harus membela umat Kristen moderat.”

Uskup dari Evangelical Lutheran Church di Jordania dan Tanah Suci tersebut berbicara kepada lebih dari 300 umat Kristen dan kaum Muslim di sebuah forum yang diselenggarakan pada 12 Maret di Lutheran Centre di Petaling Jaya, di luar Kuala Lumpur.

Cara mengembangkan saling pengertian adalah mengambil kursus singkat tentang agama Kristen bagi kaum Muslim, dan mengambil kursus singkat tentang agama Islam bagi umat Kristen, katanya.

ucanews.com

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Keuskupan Hong Kong: Para siswa ikut mogok demi pro-demokrasi tidak boleh dihukum
  2. Aktivis tolak rencana penerapan Hukum Syariah bagi non-Muslim di Aceh
  3. Umat Katolik Filipina kunjungi media sosial khusus untuk kunjungan Paus
  4. Kementerian Agama upayakan pendekatan ke pesantren yang ajarkan radikalisme
  5. Vatikan melihat hubungan dengan Vietnam sebagai jembatan ke Asia
  6. Lima saksi dalam kasus kekerasan agama tidak datang ke pengadilan
  7. KWI tolak PP No. 61/2014 tentang Aborsi karena urgensi medik dan akibat perkosaan
  8. Gereja Katolik Kepulauan Cook menghormati dua imam yang melayani 120 tahun
  9. Para pemimpin Kristen desak Malaysia menyelamatkan negara dari ekstremisme
  10. Menteri Pendidikan Jokowi-JK harus berani hadapi pluralisme
  1. Romo Hariyanto: Negara tak boleh masuk ranah teologi
  2. Kementerian Agama upayakan pendekatan ke pesantren yang ajarkan radikalisme
  3. Umat Katolik Filipina kunjungi media sosial khusus untuk kunjungan Paus
  4. Vatikan melihat hubungan dengan Vietnam sebagai jembatan ke Asia
  5. Keuskupan Hong Kong: Para siswa ikut mogok demi pro-demokrasi tidak boleh dihukum
  6. Para guru Santo Paulus mainkan Opera Van Saint Paul
  7. KWI tolak PP No. 61/2014 tentang Aborsi karena urgensi medik dan akibat perkosaan
  8. Gereja Katolik Kepulauan Cook menghormati dua imam yang melayani 120 tahun
  9. Paus Fransiskus akan sampaikan pidato di Parlemen Eropa
  10. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  1. Ini urusan Malaysia, tetangga dekat tetapi sangat beda dengan kita. Kita pastik...
    Said on 2014-09-06 07:54:00
  2. Apa yang terjadi dengan ditentukannya hanya ada 5 agama yang diakui? Dapatkah d...
    Said on 2014-09-06 07:46:00
  3. Pak Menteri mengatakan "sulit" dilakukan. Itu tidak sama dengan "tidak mungkin"...
    Said on 2014-09-06 07:15:00
  4. Ya memang perlu, khawatirnya yang 120 juta itu tidak mengerti untuk apa segala i...
    Said on 2014-09-03 15:53:00
  5. Puji Tuhan Bapak Menteri Agama yang baru tidak membiarkan yang tidak boleh dibia...
    Said on 2014-09-02 05:36:00
  6. DUC IN ALTUM...
    Said Stefanus on 2014-08-28 07:21:00
  7. Mantap. Tempatnya luas, berada di sementanjung Jafna. Disana ada benteng...penin...
    Said Alfons Liwun on 2014-08-27 11:39:00
  8. karena itu, pemerintah harus tegas terhadap kelompok2 intoleran dan suka main ha...
    Said Ama Kaka on 2014-08-23 15:03:00
  9. Romo Mangnis benar dan menang. Negara tdk boleh diurus oleh mereka yang serakah,...
    Said MAtheus on 2014-08-22 09:47:00
  10. CAHAYA CINTA KASIH~ Yakinilah bahwa Allah Swt Pencipta, Pemilik, Penguasa Alam ...
    Said Yang Setia Yang Benar on 2014-08-14 01:50:00
UCAN India Books Online