UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

Uskup ditahbiskan dengan dua mandat

31/03/2011

Uskup ditahbiskan dengan dua mandat thumbnail

Uskup Jiangmen Mgr Paul Liang Jiansen

Pastor Paul Liang Jiansen, 46, ditahbiskan menjadi uskup Jiangmen pada 30 Maret, uskup pertama Cina tahun ini.

Dia juga adalah uskup pertama yang ditahbiskan dengan dua mandat yaitu dari Vatikan dan dari pemerintah Cina, setelah hubungan Cina-Vatikan menjadi buruk di akhir tahun 2010 ketika Beijing menahbiskan seorang uskup tanpa mandat Vatikan dan menyelanggarakan National Congress of Catholic Representatives.

Penahbisan Uskup Jiansen berlangsung di Katedral Maria Imakulata di Kota Jiangmen, Propinsi Guangdong di Cina bagian selatan.

Uskup baru tersebut mengundang teman-teman kelasnya di seminari – Uskup Guangzhou Mgr Joseph Gan Junqiu, Uskup Meixian (Meizhou) Mgr Joseph Liao Hongqing, dan Uskup Zhanjiang Mgr Paul Su Yongda, semuanya dari Guangdong – untuk menjadi konselebran dan penahbis.

Uskup Nanchang Mgr John Baptist Li Suguang, Uskup Nanning Mgr John Baptist Tan Yanquan, Uskup Haimen Mgr Joseph Shen Bin, dan sekitar 40 imam juga ikut berkonselebrasi dalam Misa penahbisan itu. Para imam dan umat dari Keyuskupan Hong Kong dan Keuskupan Macau juga hadir.

Katedral tersebut hanya mampu menampung 400 orang, sehingga sekitar 1.000 orang lainnya terpaksa duduk di halaman. Karena semua tempat duduk itu hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki tiket, maka ratusan umat yang tidak memiliki tiket terpaksa hanya bisa mengikuti liturgi penahbisan tersebut melalui layar televisi di luar halaman gereja katedral.

Kwun Ping-hung, seorang pakar tentang Gereja di Cina, mengatakan penahbisan uskup dengan “mandat ganda” ini sesungguhnya menyampaikan sebuah pesan positif, namun “dalam konteks hubungan Cina-Vatikan sekarang ini, kita tidak boleh menafsirkannya sebagai suatu tanda adanya hubungan yang hangat.”

Cina dan Vatikan masih bersikukuh pada pandangan yang berbeda tentang seleksi dan penangkatan uskup, dan ini akan terlihat dalam waktu dekat atau melalui insiden-insiden lain, katanya.

Keuskupan Jiangmen sekarang ini memiliki satu uskup, tujuh imam, dan 26 suster yang melayani hampir 20.000 umat, yang terpencar di 24 wilayah dan enam kota.

Keuskupan tersebut juga memiliki tempat khusus dalam sejarah Gereja Cina, karena terkait dengan dua misionaris perintis Yesuit.

Uskup Liang mengatakan, simbol keuskupannya bergambar Santo Fransiskus Xaverius dan Pastor Matteo Ricci, dan simbol ini mengungkapkan tujuannya untuk meneladani kedua misionaris Yesuit tersebut.

Santo Fransiskus Xaverius tiba di Pulau Shangchuan tahun 1552, namun meninggal dunia beberapa bulan kemudian ketika menunggu untuk memasuki Cina daratan. Makamnya di sana menjadi sebuah tempat ziarah terkenal di Keuskupan Jiangmen.

Pastor Ricci menghabiskan enam tahun pertama (1583-1589) di Zhaoqing di bagian utara dari Keuskupan Jiangmen sekarang ini. Di sana, Pastor Ricci membangun sebuah gereja dan mempersiapkan diri untuk misinya ke Cina daratan.

Kedua misionaris terkenal itu, kata Uskup Liang, mengilhaminya untuk berusaha keras mewartakan Injil, karena banyak masyarakat setempat masih belum mendengar tentang Yesus.

Karena panggilan religius sangat kurang, katanya, maka dia akan memprioritaskan pembinaan tokoh-tokoh awam untuk ikut memikul beban karya katekese dan evangelisasi bersama para imam dan biarawati.

Uskup Liang masuk seminari tidak lama setelah dibaptis tahun 1985. Tahun 1991 dia menjadi imam dan berkarya di Paroki Jiangmen sejak tahun 1995. Tahun 2004, dia diangkat menjadi vikjen oleh pendahulunya Uskup Peter Paul Li Panshi, yang meninggal dunia tahun 2007.

ucanews.com

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Jemaat HKBP Filadelfia dilempari air got dan urine
  2. Ziarah Santa Maria Fatima
  3. Pemuka agama cari jalan untuk akhiri bunuh diri
  4. Lebih dari 200 ribu perokok berusia di bawah 10 tahun
  5. Umar Patek minta maaf kepada umat Kristiani
  6. Bangun masjid sebagai solusi terbaik kasus GKI Yasmin
  7. Dokumen tunjukkan bukti Yesus pernah ke Jepang
  8. Pastor ikut pulihkan peziarah Lourdes akibat kecelakaan
  9. Kelompok HAM Asia desak bupati lindungi jemaat HKBP Filadelfia
  10. Girl Scouts tidak suka terkait rencana konferensi waligereja Amerika
  1. Kelompok HAM Asia desak bupati lindungi jemaat HKBP Filadelfia
  2. Pemerintah terkesan pelihara konflik agama
  3. Girl Scouts tidak suka terkait rencana konferensi waligereja Amerika
  4. Umar Patek minta maaf kepada umat Kristiani
  5. Film “Soegija” diputar di Semarang kemarin
  6. Pastor: UNTAS harus rangkul semua eks Timtim
  7. Publikasi ‘VatiLeaks adalah tindakan kriminal’
  8. Saatnya program MA masuk dalam pendidikan agama Katolik
  9. Larangan beribadah harus dilaporkan ke Dewan PBB
  10. Uskup Ishak Doera majukan orang Dayak
  1. Baiklah Pak Nur Hidayat, mulai saja merangkul kaum Kristen Batak yang sedang dis...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-22 11:33:00
  2. Tuhan Yesus tidak menganjurkan KB. Kepada Dwi, seorang wanita Muslim di Indonesi...
    Said Akong_stephen on 2012-05-21 13:12:00
  3. Aparat hukum harus keras menjalankan tugasnya yaitu melindungi siapapun yang ber...
    Said Akong_stephen on 2012-05-21 13:05:00
  4. Jadikanlah diri kita menjadi sumber Kasih bagi mereka yang menganiaya sesamanya ...
    Said Eliasabul on 2012-05-21 11:28:00
  5. NATO (NO ACTION TALK ONLY) itulah presiden negara saya......
    Said Topo on 2012-05-21 06:38:00
  6. Ini semua terjadi karena pemimpin kita adalah orang yang ada di balik ormas itu....
    Said Topo on 2012-05-21 06:36:00
  7. Bpk Presiden Yang Terhormat. Kami kaum minoritas sudah terlau sering di aniaya, ...
    Said Francis Haryanto on 2012-05-21 06:29:00
  8. Indonesia negara Pancasila, tapi nyatanya seperti  negara atheis. ...
    Said Omar Sarif on 2012-05-19 18:42:00
  9. Berbicara itu gampang tetapi melaksanakannya itu yang sulit. butuh komitmen yang...
    Said Sd_santofransiskus on 2012-05-19 15:55:00
  10. Mr. Presiden yang terhormat, sebaiknya jangan hanya banyak kata yang terus dilon...
    Said Ltumuka on 2012-05-19 10:54:00