
Warga Kelurahan Muarareja di Kota Tegal, Jawa Tengah, terbantu dengan diadakannya pemeriksaan dan pengobatan gratis di wilayah mereka kemarin.
Menurut informasi yang diterima Cathnews Indonesia dari Romo Fransiskus Widyantardi Pr, Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Tegal, dalam kegiatan yang berlangsung pukul 08.00-13.45 pada Rabu 30 Maret, sebanyak 1,050 pasien Tegal berhasil dilayani oleh tim medis dari Jakarta.
Tim medis tiba di Tegal sehari sebelumnya dengan menumpang 2 bus. Satu bus membawa Tim Relawan yang dikoordinir oleh PSE Paroki Santo Antonius Bidaracina dan bus yang lain membawa WALUBI yang menyumbang obat-obatan paten dan bantuan kacamata.
Para pasien dilayani 8 dokter, dibantu oleh perawat, mahasiswa AKPER Tegal yang sedang KKN di Muarareja, apoteker, tenaga pendaftaran, tenaga pengatur dan penuntun pasien sepuh, penerima dan penomeran resep, peracik obat, dan sebagainya.
“Sangat memuaskan. Beberapa kali pihak kelurahan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas aksi bakti sosial yang nampak jelas sungguh hanya demi kebaikan masyarakat kecil ini. Bahkan sekretaris kelurahan menyatakan akan siapkan tempat kalau nanti ditawari lagi,” ujar Romo Widyantardi.
Ia menuturkan kegiatan ini berawal dari sebuah informasi bahwa tim dokter dari Jakarta akan mengadakan pengobatan cuma-cuma untuk 1.000 pasien di Tegal.
Niat tersebut disambut baik oleh pastor paroki dan sie PSE Paroki Santo Antonius Bidaracina yang kemudian datang ke Tegal dan membahas bersama pastor paroki Hati Kudus Yesus Tegal, Pendeta Emeritus Budi Mardono dan Bp Harun dari GKJ Tegal.
“Pembicaraan singkat memutuskan Baksos dibuat di Kelurahan Muarareja Kec Tegal Barat, Kota Tegal pada Hari Rabu 30 Maret 2011, dan meminta 3 orang Tegal untuk menjadi mediator dengan Kelurahan,” lanjut Romo Widyantardi.
Meski pada awalnya pihak kelurahan mewajibkan panitia menulis surat permohonan -dengan tembusan kepada Walikota, Dinas Kesehatan Kota, Kementrian Agama Kota, Camat, Polsek dan Koramil- baksos kemarin terbukti merupakan rahmat dari Tuhan untuk masyarakat Muarareja, Tegal.
“Terima kasih Tuhan, Engkau hadir melalui sepak terjang baksos di Kelurahan Muarareja,” ujar Romo Widyantardi.