UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Uskup ajak anak-anak berani berkorban

23/05/2011

Uskup ajak anak-anak berani berkorban thumbnail

Mgr Pujasumarta bersama anak-anak di Yogyakarta

Uskup Agung Semarang, Mgr. Johannes Maria Pujasumarta, mengajak anak-anak Katolik di Yogyakarta agar berani berkorban untuk orang lain.

Sekitar 3000 anak yang tergabung dalam komunitas Pendampingan Iman Anak (PIA) dan Pendampingan Iman Remaja (PIR) seluruh kevikepan Yogyakarta, menghadiri acara yang diadakan di Taman Hijau Komunikasi ‘Kanisius’, Yogyakarta, Minggu, 22 Mei.

“Pergandaan roti dan ikan yang dilakukan Yesus terjadi berkat ketulusan hati seorang anak kecil yang merelakan lima buah roti dan dua ekor ikan miliknya,” kata Mgr Pujasumarta.

“Bayangkan jikalau dia seorang anak yang pelit, mujizat pergandaan itu tidak terjadi,” lanjut uskup menyemangati anak-anak akan peran penting mereka dalam Gereja.

Ia mengungkapkan bahwa mujizat juga bisa terjadi sekarang, jikalau manusia dengan tulus mau berbagi dengan sesama.

“Kamu harus berani dan bersedia berkorban. Pengorbananmu akan seperti pengorbanan Yesus, pasti tidak akan sia-sia”, tegas uskup.

Acara kemarin merupakan kesempatan pertama bagi Mgr Pujasumarta bertemu dengan anak-anak di Kevikepan Yogyakarta sejak menjabat sebagai Uskup Keuskupan Agung Semarang.

Dalam menjelaskan makna pengorbanan Mgr Pujasumarta mengutip kisah Jawa tentang Aji Saka, seorang pemuda desa yang merelakan dirinya dimakan oleh seorang raja yang kejam demi kebaikan sesama warga desanya.

Ia juga menjelaskan makna pengorbanan dengan memperlihatkan tongkat kegembalaan yang dipegang uskup.

“Pada bagian kepala tongkat ini ada ukiran seekor burung pelikan dengan anak-anaknya yang berada di bawah sayapnya. Si induk dengan setia dan penuh kasih sayang memberi mereka makan. Bahkan pada masa paceklik, ketika si induk tidak bisa mencari makan, dia menyediakan diri untuk dimakan anak-anaknya agar mereka tetap hidup,” kata uskup.

Uskup menambahkan, Yesus sendiri mengorbankan dirinya  demi keselamatan umat manusia. “Dia menyediakan Tubuh-Nya untuk kita santap, dan Darah-Nya untuk kita minum, agar kita selamat. Itulah yang terjadi tatkala kita menerima komuni,” lanjutnya.

Link: Archbishop teachers children to share

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Seorang calon imam dianiaya, seminari tinggi diserang
  2. Gereja minta Jokowi ungkap kelompok garis keras yang kacaukan Papua
  3. Empat orang Asia masuk Komisi Teologi Internasional
  4. Vatikan bentuk sebuah komisi untuk merampingkan prosedur pernikahan
  5. 'Pacem in Terris' menarik non-Katolik di Jepang
  6. Menag: Pemaksaan kehendak salahi etika Islam
  7. Jokowi: Konflik berlatar belakang agama bisa diselesaikan dengan pendekatan ke masyarakat
  8. Pilkada lewat DPRD, Indonesia dinilai bisa lebih rusak dari ORBA
  9. Paus Fransiskus tunjuk lebih banyak perempuan untuk Komisi Teologi Internasional
  10. Ancaman ISIS membuat para uskup Filipina gugup
  1. Vatikan: Hari Komunikasi Sedunia 2015 fokus pada keluarga
  2. Qanun Jinayat disahkan, warga non Muslim cemas
  3. Paus Emeritus Benediktus XVI disebut kakek dari semua kakek
  4. Sambil berdemontrasi demi pro demokrasi, para mahasiswa Kristiani menyalurkan makanan
  5. Minoritas agama menuntut pemerintah bertindak tegas terkait kampanye kebencian
  6. Menerapkan Revolusi Mental
  7. Pilkada lewat DPRD, Indonesia dinilai bisa lebih rusak dari ORBA
  8. Para uskup Korea luncurkan program 9 pekan menentang nuklir
  9. RUU Pilkada baru disahkan, Koalisi Masyarakat Sipil langsung ajukan Uji Materi ke MK
  10. Seorang calon imam dianiaya, seminari tinggi diserang
  1. Hendaknya banyak paroki di wilayah keuskupan-keuskupan meniru hal yang baik yang...
    Said pandenaker simanjuntak on 2014-09-23 09:39:00
  2. Tujuan Paus mungkin yang terpenting adalah bahwa orang tidak dijauhkan dari Sakr...
    Said on 2014-09-21 06:16:00
  3. Puji Tuhan, kalau ada titik terang dari Pak Mengeri Agama yang baru.. Terkabull...
    Said on 2014-09-19 11:42:00
  4. Mantap... hidup santo paulus... Dari muka semua guru, yg kukenal banget itu pak...
    Said Ria on 2014-09-17 22:11:00
  5. KWI sudah mengeluarkan pernyataan resmi menolak PP tersebut. Berarti Ibu Menteri...
    Said chris on 2014-09-13 19:50:00
  6. Bravo... sudah didaftar untuk hak paten? Mau dengar lebih lanjut kalau sudah ad...
    Said on 2014-09-12 07:20:00
  7. Hukuman pilihan...atau nilai emasnya itu... baru tahu ini.. Kalau diberi kesemp...
    Said on 2014-09-12 07:03:00
  8. K-13: guru yang sudah mendapat pelatihan pun msh tetap bingung. Sekarang buku pe...
    Said Lakestra on 2014-09-08 13:49:00
  9. apapun argumennya, masalah patung itu suda beda sejak dulu, tidak heran.......
    Said tri siwi ibar santoso on 2014-09-08 13:13:00
  10. Ini urusan Malaysia, tetangga dekat tetapi sangat beda dengan kita. Kita pastik...
    Said on 2014-09-06 07:54:00
UCAN India Books Online