Keuskupan Pangkalpinang tetapkan visi, misi

10/08/2011

Keuskupan Pangkalpinang tetapkan visi, misi thumbnail

Tokoh umat dan klerus di keuskupan Pangkalpinang bertemu dalam sinode keuskupan yang kedua pada 2-8 Agustus

Keuskupan Pangkalpinang di propinsi Bangka-Belitung telah mengakhiri sinode kedua pada hari Senin, dan telah menetapkan visi dan misi baru yang akan diterapkan dalam 10 tahun ke depan.

“Sinode ini menghasilkan banyak rekomendasi yang menjadi fokus kita dalam pengembangan karya keuskupan ini,” kata Uskup Pangkalpinang Mgr Hilarius Moa Nurak SVD pada Misa penutupan di Katedral St. Yosef.

Sinode yang berlangsung 2-8 Agustus uitu dihadiri oleh 160 imam dan wakil-wakil dari semua 14 paroki di keuskupan itu.

Menurut Mgr Hilarius, rekomendasi itu menghasilkan strategi visi, misi dan rencana aksi.

Untuk visinya, keuskupan itu memilih umat Allah yang diinspirasi oleh Tri Tunggal Maha Kudus menjadi pelindung Gereja.

“Sebuah Gereja partisipatoris terdiri dari tiga usnusr, yakni berpusat pada Kristus, membangun persekutuan, dan mengembangkan misi Kristus,” kata Uskup Hilarius.

Tiga unsur penting itu untuk diterapkan melalui Komunitas Basis Gereja (KBG), dimana umat Katolik bisa hidup bersama dalam kominitas-komunitas kecil, tambahnya.

Sinode itu juga menghasilkan sedikitnya 16 misi. Diantaranya adalah perhatian serius terhadap permasalahan ekologi dengan membentuk sebuah komisi lingkungan hidup.

“Masalah lingkungan adalah penting karena keuskupan ini mencakup propinsi Bangka-Belitung dan propinsi Kepulauan  Riau, yang memiliki ribuan pulau yang indah,” tambahnya.

Ia mengatakan tambang timah di propinsi Bangka-Belitung dan tambang bauksit di Kepulauan Riau telah berdampak yang luar biasa terhadap lingkungan.

Sebuah misi lain mencakup manajemen keuangan Gereja.

“Hal ini juga yang akan menjadi perhatian saya. Di banyak tempat di keuskupan ini, ada masalah dengan pengelolaan keuangan termasuk barang inventaris dan korupsi,” katanya.

Baca juga: Synod sets out new vision, missions

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  2. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  3. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  4. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  5. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  6. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  7. Alasan Kristenisasi, acara kamp Gereja dibubarkan
  8. Komnas HAM: Ada yang ingin rekonsiliasi, ada yang tidak
  9. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  10. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  1. Gereja Katolik Tiongkok sambut baik dengan gereja baru yang disumbangkan pemerintah
  2. Kelompok ekumenis menyerukan dimulainya kembali pembicaraan dengan pemberontak
  3. Petani kopi Timor Leste harus berjuang mencari sumber pendapatan lain
  4. Alasan Kristenisasi, acara kamp Gereja dibubarkan
  5. Komnas HAM: Ada yang ingin rekonsiliasi, ada yang tidak
  6. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  7. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  8. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  9. Komite untuk HAM berat segera disahkan
  10. Pertemuan para uskup Asia bahas perubahan iklim
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online