
Keluarga dari seorang biarawati yang ditemukan tewas dalam tangki penampungan air limbah di Negara Bagian Kerala bagian selatan minggu lalu, yang diduga kemungkinan tewas akibat bunuh diri menuntut polisi melakukan penyelidikan seksama atas kematiannya.
Pada 25 Agustus, Mathai Philip, ayah dari Suster Mary Ancy dari Tarekat Roh Kudus menemui kepala Menteri Negara Bagian itu Oomen Chandy dan Inspektur Jenderal Polisi K. Padmakumar untuk mendesak mereka melakukan investigasi.
“Saya tidak yakin putriku melakukan bunuh diri,” kata Philip.
Ia mengatakan bahwa hanya investigasi yang terinci akan mengungkapkan penyebab yang pasti kematiannya.
Jenazah biarawati berusia 48 tahun itu ditemukan pada 17 Agustus di tanki itu dekat biaranya di Poonkulam, Thiruvananthapuram.
Suster Mary Ancy adalah seorang guru SD Salib Suci di Palapoor, yang dikelola oleh para biarawati Roh Kudus. Ia bergabung dengan tarekat itu tahun 1980.
Polisi menyatakan kasus itu sebagai kematian yang tak wajar karena dua penutup tangki dari semen sudah dipindahkan.
Namun, Radhakrishnan Nair, pembantu komisioner polisi di Thiruvananthapuram, mengatakan, laporan setelah otopsi jenazah mengindikasikan biarawati itu benar melakukan bunuh diri.
“Itu dilakukannya secara sadar ketika ia masuk ke dalam tanki tersebut,” katanya.
Laporan itu juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuhnya. Gaun malamnya termasuk kerudung juga tidak rusak, tambah polisi itu.
Investigasi awal juga mengungkapkan biarawati itu mengalami depresi setelah ia menemukan bahwa ia memiliki alergi penyakit kulit.