UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Teologi harus sesuai realitas

05/10/2011

Teologi harus sesuai realitas thumbnail

Uskup Agung Charles Bo berbicara pada Asian Theology Forum di Seoul

Sebuah forum bagi para teolog Asia menekankan pentingnya kepraktisan dalam karya mereka.

“Teologi yang terisolasi dari realitas hanyalah sebuah permainan kata-kata,” kata Uskup Peter Kang U-il dari Cheju dalam pidatonya pada Forum Teologi Asia, yang berlangsung di Universitas Sogang, Seoul, yang dikelola Yesuit.

Sekitar 150 umat Katolik termasuk 20 teolog dari seluruh Asia menghadiri acara itu yang berlangsung hingga 7 Oktober.

Melanjutkan tema kepraktisan dalam pidato pembukaannya, Uskup Kang mengatakan orang Kristen harus “mendengarkan firman Allah dan mempraktekkannya dalam kehidupan kita, bukan transendental atau kebenaran abstrak.”

Uskup, yang juga ketua Konferensi Waligereja Korea, menambahkan, “Kita tidak bisa berteologi ketika kita mengabaikan realitas Asia, di mana banyak orang miskin yang menderita melalui berbagai penindasan.”

Dalam pembahasan tentang masa depan teologi, Pastor Felix Wilfred mendukung pandangan Uskup Kang.

“Refleksi teologi Asia harus terbuka dan harus dimulai dari dunia,” kata imam yang berbasis di India itu. “Teologi jaman ini harus mulai dengan realitas kehidupan publik, melampaui komunitas Kristen,” tambahnya.

Uskup Agung Charles Bo  dari Yangon, Myanmar, ketua Kantor Pengembangan Manusia di Federasi Konferensi-Konferensi Waligereja Asia (FABC), berjanji solidaritas dengan Uskup Kang, atas nama rakyat Asia.

“Perlombaan senjata membuat orang miskin semakin sengsara, sementara membuat orang lebih kaya semakin kuat.”

Uskup Kang mengambil kesempatan untuk merujuk pada rencana angkatan laut Korea untuk membangun pangkalan raksasa di Gangjeong di pulau Jeju, tempat yang terkenal dengan keindahan alam.

Masyarakat lokal telah menentang pembangunan itu, dengan mengatakan pangkalan itu akan menghancurkan kedamaian dan alam pulau itu. Uskup Kang dengan tegas mendukung perjuangan mereka.

Sumber: Theology must link to reality




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Presiden Filipina mempertanyakan keberadaan Tuhan
  2. Uskup Maumere mengundurkan diri
  3. Uskup ’bawah tanah’ dipindahkan lagi ke wilayah terpencil
  4. Gereja Pasifik tetap dukung Papua kembali ke keluarga Melanesia
  5. Aktivis Filipina mengutuk pembunuhan pemimpin kelompok petani
  6. Umat Kristen peringati serangan bom bunuh diri di Gereja Peshawar
  7. Nasihat Pastor Fransiskan ini mengubah pandangan Jakob Oetama
  8. Anak muda perlu refleksi dan dekat dengan keluarga
  9. Gereja sambut baik pertemuan pemerintah Filipina dan pemberontak Komunis
  10. Pembongkaran masjid tanpa IMB melanggar kebebasan beragama
  1. Nampaknya penduduk di Kalimantan lebih toleran......
    Said Jenny Marisa on 2016-09-23 09:07:47
  2. Kekejaman semakin banyak terjadi, apa sebabnya? Mengerikan membaca berita sekar...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-16 16:28:43
  3. Untuk mencegah umat di keuskupan mati karenanya, harus dipasang poster yang jela...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-13 13:45:12
  4. Semua aparat pemerintah daerah dan TNI POLRI di negri ini kehilangan tenaga..?...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:14:00
  5. Semua aparat pemerintah daerah,TNI POLRI yang bertugas di negri ini, kehilangan ...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:08:57
  6. Mengapa perempuan dibenci dan diperlakukan dengan kejam... Apakah laki laki itu ...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-12 12:16:03
  7. hebatttt sr Nia saudariku.....
    Said holiq on 2016-09-10 23:47:46
  8. Soal menghukum orang bukan urusan saya, tetapi toh tidak dapat diam saja. Menir...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-09 20:01:47
  9. Profisiat Mgr.... Semoga Tuhan sentiasa menaungi dan melindungi Bapa Uskup dalam...
    Said Permata on 2016-09-04 17:51:22
  10. Bagaimana doa melepaskan kuasa iblis...
    Said pkoing on 2016-09-04 01:06:09
UCAN India Books Online