FKUB sosialisasi kerukunan beragama

17/10/2011

FKUB sosialisasi kerukunan beragama thumbnail

Ilustrasi kerukunan umat beragama (repro)

Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Nunukan, Minggu (16/10) mengadakan sosialisasi kerukunan antar umat beragama di RT 6, Desa Binusan, Nunukan, Kalimantan Timur.

Pertemuan yang diikuti seluruh perwakilan agama diwilayah itu diadakan untuk menumbuhkan saling pengertian antar sesama warga sehingga tidak mudah terpancing oleh hala-hal yang menyebabkan konflik dengan agama lain.

“Kami turun langsung ke masyarakat bawah. Kita ingin memberikan penjelasan, ada aturan mengenai pendirian rumah ibadah, pentingnya kerukunan umat beragama. Karena kita prihatin dengan kondisi saat ini, mudahnya masyarakat terpicu untuk melaksanakan tindakan-tindakan anarkis,” ujar Ketua FKUB Kabupaten Nunukan, Haji Hermansyah R, seperti dilaporkan tribunews.com.

Hermansyah mengatakan, sebenarnya kegiatan serupa sudah seringkali dilaksanakan. Namun kegiatannya lebih difokuskan di tingkat kecamatan.

“Jadi kami memang biasa melaksanakan kegiatan seperti ini di tingkat kecamatan. Nah kalau di tingkat kecamatan, yang diundang kan itu-itu saja orangnya. Kita ingin langsung turun ke masyarakat bawah,” ujarnya.

Mathias mewakili umat Katolik mengatakan, selama ini pihaknya bisa hidup berdampingan dengan agama apapun di Nunukan.

“Karena kita dalam penyampaian melalui mimbar atau kegiatan di masyarakat, kita selalu menekankan untuk menjaga kedamaian dan kerukunan itu. Karena memang inti ajaran dari Katolik itu kan bagaimana menerapkan cinta dan kasih dalam kehidupan. Saya pikir tidak ada masalah,” ujarnya.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  2. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  3. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  4. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  5. Vatikan diam saat Dubes Jerman mendukung uskup China
  6. Renungan Hari Minggu XII Tahun A -25 Juni 2017
  7. Gereja Katolik mendukung pemisahan wilayah bagi etnis Gorkha di India
  8. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  9. Menciptakan peradaban kasih di Keuskupan Agung Semarang
  10. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online