UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Umat Katolik ziarah ke makam Kasimo

14/11/2011

Umat Katolik ziarah ke makam Kasimo thumbnail

Muliawan Margadana (pegang mik) Harry Tjan Silalahi (pakai batik) dan Uskup Tanjung Selor Mgr Yustinus Harjosusanto MSF berdoa di makam Kasimo

Sekitar 200 umat Katolik dari sejumlah Ormas mengadakan doa syukuran pada akhir pekan lalu di makam Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono, politisi Katolik yang dinobatkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ketua Komisi Kerasulan Awam KWI, Mgr Yustinus Harjosusanto MSF dari Tanjung Selor, memimpin acara doa itu pada Sabtu di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

“Kasimo sangat layak mendapat gelar Pahlawan Nasional. Sebagai tokoh pergerakan awal kemerdekaan, Kasimo turut berjasa memperjuangkan pluralisme di Indonesia,” kata Harry Tjan Silalahi, mantan ketua presidium Ikatan Sarjana Katolik (ISKA).

Sebagai pemimpin yang jujur, berani, dan konsisten, Kasimo juga memberikan teladan nyata dalam pengabdian tanpa pamrih bagi bangsa serta bagaimana berpolitik yang beretika dan bermartabat. Padahal, dalam kenyataannya pengakuan itu sudah diberikan oleh masyarakat yang mengakui bobot perjuangan dan ketokohannya, tambah tokoh awam Katolik itu.

Ia mengatakan Kasimo teguh dalam prinsip, tetapi luwes dalam pergaulan dengan sesama anak bangsa. Dalam pergaulan ia lembah manah, rendah hati, dan bersemangat kekeluargaan.

Muliawan Margadana, ketua presidium ISKA, mengatakan, “Kasimo merupakan pejuang kemerdekaan yang berhasil menempatkan umat Katolik Indonesia menjadi bagian tak terpisahkan dari bangsa Indonesia, menghilangkan kecurigaan dan stigma negatif terhadap umat Katolik.”

Ia mengatakan lewat Partai Katolik yang didirikannya Kasimo mau menggarisbawahi bahwa iman Katolik adalah iman yang harusnya menggema dalam hidup bermasyarakat sehari-hari.

Kasimo, yang meninggal 1986, adalah juga pendiri Partai Katolik dan Unika Atma Jaya.

Ia adalah salah satu dari tujuh orang yang dianugerahi sebagai pahlawan pada 8 November di Istana Negara Jakarta.

Sumber: Catholics remember new national hero




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Para mantan pastor di India meluncurkan ‘layanan sewa pastor’
  2. Catat! PKS janji akan membangun sebuah gereja di Flores
  3. Untuk mencegah terorisme, BNPT perkuat ‘Pesantren Bersinar’
  4. Kisah mantan teroris yang kini menjadi penabur damai
  5. Katolik Bangladesh refleksi tantangan kehidupan keluarga
  6. Presiden Filipina mempertanyakan keberadaan Tuhan
  7. Uskup Maumere mengundurkan diri
  8. Uskup ’bawah tanah’ dipindahkan lagi ke wilayah terpencil
  9. Gereja Pasifik tetap dukung Papua kembali ke keluarga Melanesia
  10. Aktivis Filipina mengutuk pembunuhan pemimpin kelompok petani
  1. Sayang, dari sisi iman dia bukan tipe yang patut disegani. Dia memilih menjadi m...
    Said St.S.Tartono on 2016-09-29 08:56:46
  2. Nampaknya penduduk di Kalimantan lebih toleran......
    Said Jenny Marisa on 2016-09-23 09:07:47
  3. Kekejaman semakin banyak terjadi, apa sebabnya? Mengerikan membaca berita sekar...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-16 16:28:43
  4. Untuk mencegah umat di keuskupan mati karenanya, harus dipasang poster yang jela...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-13 13:45:12
  5. Semua aparat pemerintah daerah dan TNI POLRI di negri ini kehilangan tenaga..?...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:14:00
  6. Semua aparat pemerintah daerah,TNI POLRI yang bertugas di negri ini, kehilangan ...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:08:57
  7. Mengapa perempuan dibenci dan diperlakukan dengan kejam... Apakah laki laki itu ...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-12 12:16:03
  8. hebatttt sr Nia saudariku.....
    Said holiq on 2016-09-10 23:47:46
  9. Soal menghukum orang bukan urusan saya, tetapi toh tidak dapat diam saja. Menir...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-09 20:01:47
  10. Profisiat Mgr.... Semoga Tuhan sentiasa menaungi dan melindungi Bapa Uskup dalam...
    Said Permata on 2016-09-04 17:51:22
UCAN India Books Online