UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

Paus desak kesepakatan internasional tentang perubahan iklim

29/11/2011

Paus desak kesepakatan internasional tentang perubahan iklim thumbnail

Paus Benediktus XVI

Paus Benediktus XVI mendesak para pemimpin dunia untuk mencapai kesepakatan  mengenai perubahan iklim, mengingat kebutuhan masyarakat miskin dan generasi mendatang.

Paus menyampaikan pernyataan itu pada 27 November di Vatikan, sebelum para pejabat dari 194 negara akan memulai pertemuan di Durban, Afrika Selatan, untuk membahas langkah-langkah selanjutnya dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan menghentikan suhu global yang terus meningkat.

“Saya berharap bahwa semua anggota komunitas internasional bisa mencapai kesepakatan dan mendukung fenomena alam yang kompleks dan mengkhawatirkan ini, dengan mengingat kebutuhan populasi miskin dan generasi mendatang,” kata Paus itu.

Pertemuan yang berlangsung hingga 9 Desember itu, adalah serangkaian  tindak lanjut dari Protokol Kyoto 1997, yang mana negara-negara industri diwajibkan mengurangi emisi gas rumah kaca dengan jumlah tertentu. Pertemuan Durban dianggap penting dalam menambah komitmen.

Pertemuan yang diselenggarakan oleh Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim bertujuan  untuk mengurangi efek gas rumah kaca sebesar 50 persen di tahun 2050 dan mencegah kenaikan suhu lebih dari 2 derajat Celcius.

Kardinal Oscar Rodriguez Maradiaga dari Honduras, ketua Caritas Internasional, memimpin delegasi Caritas beranggotakan 20 orang untuk menghadiri  pertemuan Durban itu guna menekan tercapainya kesepakatan atasnama negara-negara miskin yang telah sangat berdampak akibat perubahan iklim.

“Iklim kita berubah. Organisasi-organisasi Caritas  menangamati kondisi cuaca ekstrim yang dialami di seluruh dunia. Tahun ini kami melihat banjir di Amerika Tengah dan Selatan serta Asia Tenggara dan kekeringan di Afrika Timur,” kata Kardinal Rodriguez dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Caritas.

“Tindakan mendesak diperlukan. Para negosiator iklim di Durban tidak boleh menunda kesepakatan melalui undang-undang internasional untuk mengekang ancaman perubahan iklim dan mengatur dunia menuju masa depan yang lebih adil dan berkelanjutan,” katanya.

“Seluruh dunia rentan terhadap perubahan iklim, tetapi negara-negara miskin lebih berdampak,” kata Kardinal Rodriguez. “Afrika adalah salah satu benua yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim tersebut. ”

Paus Benediktus mengatakan ajaran Gereja tentang lingkungan berdasarkan prinsip bahwa pria dan wanita adalah kolaborator dengan Tuhan dan ciptaan-Nya, katanya.

“Fakta, hal itu hingga sekarang jelas bahwa tidak ada masa depan yang baik untuk kemanusiaan atau untuk bumi kecuali kita mendidik semua orang menuju gaya hidup yang lebih bertanggungjawab terhadap dunia,” katanya.

Ia mengatakan pendidikan untuk tanggung jawab lingkungan harus dimulai dari dalam keluarga dan sekolah-sekolah serta harus mencerminkan ajaran Gereja yang menghormati manusia  dalam semua tahap kehidupan dan bergandengan tangan menghormati alam.

Sumber: Pope urges international agreement on climate change

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Jemaat HKBP Filadelfia dilempari air got dan urine
  2. Ziarah Santa Maria Fatima
  3. Umar Patek minta maaf kepada umat Kristiani
  4. Pemuka agama cari jalan untuk akhiri bunuh diri
  5. Lebih dari 200 ribu perokok berusia di bawah 10 tahun
  6. Bangun masjid sebagai solusi terbaik kasus GKI Yasmin
  7. Dokumen tunjukkan bukti Yesus pernah ke Jepang
  8. Kelompok HAM Asia desak bupati lindungi jemaat HKBP Filadelfia
  9. Film "Soegija" diputar di Semarang kemarin
  10. Pastor ikut pulihkan peziarah Lourdes akibat kecelakaan
  1. Kelompok HAM Asia desak bupati lindungi jemaat HKBP Filadelfia
  2. Pemerintah terkesan pelihara konflik agama
  3. Girl Scouts tidak suka terkait rencana Konferensi Waligereja AS
  4. Umar Patek minta maaf kepada umat Kristiani
  5. Film “Soegija” diputar di Semarang kemarin
  6. Pastor: UNTAS harus rangkul semua eks Timtim
  7. Publikasi ‘VatiLeaks adalah tindakan kriminal’
  8. Saatnya program MA masuk dalam pendidikan agama Katolik
  9. Larangan beribadah harus dilaporkan ke Dewan PBB
  10. Uskup Ishak Doera majukan orang Dayak
  1. Baiklah Pak Nur Hidayat, mulai saja merangkul kaum Kristen Batak yang sedang dis...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-22 11:33:00
  2. Tuhan Yesus tidak menganjurkan KB. Kepada Dwi, seorang wanita Muslim di Indonesi...
    Said Akong_stephen on 2012-05-21 13:12:00
  3. Aparat hukum harus keras menjalankan tugasnya yaitu melindungi siapapun yang ber...
    Said Akong_stephen on 2012-05-21 13:05:00
  4. Jadikanlah diri kita menjadi sumber Kasih bagi mereka yang menganiaya sesamanya ...
    Said Eliasabul on 2012-05-21 11:28:00
  5. NATO (NO ACTION TALK ONLY) itulah presiden negara saya......
    Said Topo on 2012-05-21 06:38:00
  6. Ini semua terjadi karena pemimpin kita adalah orang yang ada di balik ormas itu....
    Said Topo on 2012-05-21 06:36:00
  7. Bpk Presiden Yang Terhormat. Kami kaum minoritas sudah terlau sering di aniaya, ...
    Said Francis Haryanto on 2012-05-21 06:29:00
  8. Indonesia negara Pancasila, tapi nyatanya seperti  negara atheis. ...
    Said Omar Sarif on 2012-05-19 18:42:00
  9. Berbicara itu gampang tetapi melaksanakannya itu yang sulit. butuh komitmen yang...
    Said Sd_santofransiskus on 2012-05-19 15:55:00
  10. Mr. Presiden yang terhormat, sebaiknya jangan hanya banyak kata yang terus dilon...
    Said Ltumuka on 2012-05-19 10:54:00