
Seorang uskup Katolik mengatakan hari ini bahwa dia berharap investigasi yang dijanjikan atas kebakaran sebuah gereja Protestan hari Senin dilakukan secara tuntas.
Gereja berusia 150 tahun di Poona, Negara Bagian Maharashtra bagian barat, yang ludes akibat kebakaran pada hari Senin.
“Saya secara pribadi mengunjungi gereja bersejarah itu yang telah hangus dan ludes. Altar, Alkitab, buku-buku nyanyian, mimbar, dan bangku-bangku gereja telah ludes,” kata Uskup Thomas Dabre.
Polisi telah berjanji melakukan investigasi terinci dan uji forensik gereja, tetapi kebakaran itu diduga akibat hubungan arus pendek.
Pendeta Thomas Irvin, sekretaris gereja itu, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 a.m. pada hari Senin dan dalam beberapa menit menyebar ke seluruh bangunan itu.
Kebakaran itu membutuhkan lima mobil pemadam kebakaran dan tiga tanker air untuk memadamkan api, katanya.
Gereja ini dibangun oleh Misi Skotlandia tahun 1860 dan diserahkan kepada para misionaris Swedia.
Pastor Sachin Masih mengatakan: “Alkitab edisi berbahasa Urdu dari tahun 1940-an yang dibawa dari Gereja Kovenan Turkistan Timur dan Alkitab berbahasa Inggris serta buku-buku nyanyian dalam bahasa Hindi musnah dilalap api.