UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Makan siang Natal perkuat semangat pelayanan

27/12/2011

Makan siang Natal perkuat semangat pelayanan thumbnail

Vikep Keuskupan Agung Jakarta ikut berpartisipasi dalam sebuah makan siang Natal untuk orang kurang mampu, yang diadakan oleh Komunitas Sant’Egidio dalam upaya mendorong semangat pelayanan komunitas itu.

Pastor Alexius Andang Listya Binawan SJ mengatakan acara itu merupakan bagian upaya berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan warga dan menanamkan semangat pelayanan kepada orang lain.

“Sejak tahun lalu, komunitas itu mengadakan acara seperti ini dan bekerjasama dengan kelompok-kelompok kategorial dan para relawan,” katanya.

Menurutnya, “Acara ini merupakan sebuah kegiatan yang besar, yang bertujuan mendorong kita untuk membantu dan mendukung warga miskin tersebut.”

Makan siang Natal dimulai di Jakarta tahun 1996, namun hanya sedikit orang yang hadir.

Jumlah itu terus bertambah pada acara itu tahun ini dimana menghadirkan sekitar 1.000 anak dan lansia yang kebanyakkan Muslim, yang dilayani oleh 760 relawan, kata imam itu.

“Program ini lebih menyapa orang miskin. Kita tidak hanya memberikan makanan kepada mereka, tapi program ini untuk membangun semangat untuk melayani.”

Devi Nabila Gaputri Eman, 10, menghadiri acara makan siang dua kali.

“Saya merasa senang ikut acara ini,” katanya. “Saya bisa memiliki banyak teman. Saya bisa bernyanyi dan bisa makan makanan yang baik.”

Eveline Winarko, koordinator Komunitas Sant’Egidio Indonesia, mengatakan acara itu tidak bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan, tapi hanya melayani orang yang membutuhkan.

“Yesus dilahirkan dalam suasana kemiskinan. Ia ditolak. Maka kita ingin menunjukkan komitmen kita bahwa kita menyapa orang miskin ini.”

Ketika hari Natal orang menggunakan waktu untuk keluarga mereka, acara makan siang ini  membawa pesan Natal, kata Winarko.

“[Orang miskin] adalah keluarga kita. Kita perlu merangkul mereka.”

Sumber: Makan siang Natal perkuat semangat pelayanan

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gubernur Ahok: Banyak politikus bersaing menjual agama
  2. Paus Fransiskus desak masyarakat internasional bantu ribuan migran Asia
  3. Alkitab dengan kata 'Allah' akan dilarang di Semenanjung Malaysia
  4. Partai Komunis Tiongkok keluarkan peringatan kepada anggotanya yang menganut agama
  5. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  6. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  7. Ratusan biksu radikal Myanmar memprotes 'tekanan' internasioal terkait Rohingya
  8. Gereja Katolik terus membantu para korban gempa di Nepal
  9. Kardinal Myanmar menyerukan pemerintah untuk bersikap belarasa dan peduli dengan Rohingya
  10. Lebih dari 1.100 orang tewas di India akibat gelombang panas ekstrim
  1. Myanmar melemparkan tanggung jawab terkait krisis manusia perahu
  2. Polisi tahan peserta aksi damai di Papua
  3. Renungan Hari Raya Tritunggal Mahakudus bersama Pastor Bill Grimm
  4. PBB ingatkan Myanmar terkait empat RUU tentang ‘ras dan agama’
  5. Gubernur Ahok: Banyak politikus bersaing menjual agama
  6. Karitas kecam pembubaran ‘tidak manusiawi’ terhadap protes damai petani
  7. Jesuit Asia Selatan menekankan pentingnya rasa kepedulian terhadap Rohingya
  8. Sektarianisme telah mengerus kebhinnekaan Indonesia
  9. Para pemimpin Katolik ditahan di Tiongkok
  10. Ratusan biksu radikal Myanmar memprotes ‘tekanan’ internasioal terkait Rohingya
  1. Kalaupun bantuan itu merupakan "first aid", sudah menolong juga. Ada yang menye...
    Said on 2015-05-28 07:14:00
  2. Beberapa daerah gelombang panas. Apakah daerah lain dapat membantu dengan member...
    Said on 2015-05-28 06:51:00
  3. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  4. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  5. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  6. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  7. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  8. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  9. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  10. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
UCAN India Books Online