UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Guru Katolik kecewa tidak dapat buku pelajaran agama

05/01/2012

Guru Katolik kecewa tidak dapat buku pelajaran agama thumbnail

Jutaan anak-anak sekolah di seluruh Bangladesh telah memulai Tahun Ajaran Baru dengan buku pelajaran baru, namun para guru Katolik mengeluh karena mereka belum menerima buku-buku tentang agama.

Kementerian pendidikan mengadakan ‘Festival Distribusi Buku Pelajaran’ memasok jutaan buku baru untuk siswa tingkat dasar dan menengah pada Januari.

Namun, guru-guru di sekolah yang dikelola Gereja bertanya-tanya di mana buku-buku yang mereka dapat dari Dewan Kurikulum Nasional dan Buku Pelajaran(NCTB).

“Kami belum menerima buku Kristen satu pun. Tahun lalu kami tidak mendapatkan buku-buku tersebut,” kata Hilarius Rozario, 60, kepala sekolah dari SD St. Yosef di distrik Natore bagian utara.

“Kami akan melanjutkan kelas-kelas, dan saya tidak menerima bagaimana kami bisa mengajar tanpa buku-buku yang kami butuhkan,” tambahnya.

Ia mengatakan ada penyimpangan setiap tahun, namun tidak ada yang mengambil tindakan untuk mengatasi masalah tersebut.

“Jika kami meminta 50 buku, kami hanya mendapatkan lima. Kami harus berbicara dengan pejabat lagi dan lagi, namun  tetap sia-sia.”

Pastor Martin Mondol, 46, kepala sekolah SMA St. Paulus di barat daya kota Mongla, menceritakan kisah yang sama.

“Kami tidak pernah mendapat buku-buku Kristen. Tahun ini kami mendapat buku-buku lain, namun bukan tentang agama Kristen,” kata imam itu.

“Kami ingin pemerintah melihat masalah dan mengatasinya,” tambahnya.

NCTB mengatakan mereka tidak mengetahui masalah tentang distribusi buku.

“Kami mengirim buku ke setiap distrik sesuai dengan daftar yang dikirimkan dari sekolah. Kami telah menerima, namun tidak ada keluhan sejauh ini. Jika ada masalah kami akan bertindak,” kata Mehbuba Khanam, juru bicara NCTB.

Sementara itu, kementerian pendidikan telah membentuk sebuah komite yang terdiri dari anggota untuk menyelidiki dugaan penyimpangan terkait distribusi buku yang dilaporkan oleh media setempat.

Gereja Katolik di Bangladesh mengelola 288 sekolah dan 55 perguruan tinggi dan di wilayah keuskupan agung Dhaka sendiri memiliki empat perguruan tinggi.

Sumber: Catholic teachers angry over books

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Polusi udara membunuh lebih dari satu juta setiap tahun di India
  2. Harapan muncul di tengah ketegangan dan konflik di Sri Lanka
  3. Kardinal Tagle baptis 400 anak dari daerah kumuh
  4. Birokrat Hong Kong jawab ‘panggilan Tuhan’ untuk jabatan tertinggi
  5. Umat Katolik didorong untuk berpartisipasi dalam pilkada
  6. Peraturan baru tentang adopsi disambut baik
  7. Rencana pemerintah menerapkan UU KB ditolak para uskup
  8. Yesuit Filipina menemukan sukacita dalam misi di Kamboja
  9. Renungan Hari Minggu Biasa II/A bersama Pastor Bill Grimm
  10. Seruan perlunya hakim asing guna mendengar kejahatan perang di Sri Lanka
  1. Tragedi yang tidak tidak terbayarkan dengan kebaikan apapun.. 6000 nyawa tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-05 11:16:42
  2. Luar biasa atas kesaksian iman dari kisah 2 orang yang berbeda dengan masalah ya...
    Said Anselmus Seng Openg on 2017-01-04 13:25:40
  3. Mengapa pemerintah India tidak berupaya?...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-04 11:27:27
  4. Segala dapat diperdagangkan di China.. semuanya adalah kejam.. Hewan langka, gad...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-03 20:38:17
  5. Shalom, Bapa, sy orang kosan yg tinggal di kos rumah tua dimana sebelumnya ada ...
    Said desi on 2016-12-28 23:01:07
  6. Bentuk toleransi dengan mengikuti kegiatan agama lain. Mari kita dukung penegak...
    Said Abdul Aziz on 2016-12-24 11:19:05
  7. Semoga kota medan dapat menjadi role model propinsi dan kota yg Toleransi tinggi...
    Said frans on 2016-12-23 16:36:59
  8. maksudnya baik......
    Said Jenny Marisa on 2016-12-22 11:55:06
  9. Sudah nyata.... perlu pemerintah lebih tegas. Itu saja....
    Said Jenny Marisa on 2016-12-20 08:53:12
  10. cara-cara premanisme dengan bentuk menakiti masyarakat, kapan negara akan tentra...
    Said Budiono on 2016-12-20 05:34:42
UCAN India Books Online