UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Umat Kristiani, Buddha, dan Islam Imlek bersama

20/01/2012

Umat Kristiani, Buddha, dan Islam Imlek bersama thumbnail

Tahun lalu, perayaan tahun baru Imlek di Nanga Pinoh, Kalimantan Barat, dilaksanakan dengan meriah diiringi pawai besar-besaran, namun tahun ini, acara itu lebih mengutamakan partisipasi semua umat beriman, karena bukan hanya dirayakan Tionghoa yang beragama Konghucu saja, melainkan Tionghoa yang beragama Buddha, Kristiani, dan Islam.

“Perayaan Imlek sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, tahun ini tidak ada pawai keliling Nanga Pinoh. Tapi kita lebih mengutamakan makna Imlek sebagai perenungan evaluasi dan rencana ke depan,” kata Lo Lin Yun, tokoh Tionghoa Nanga Pinoh dari Gereja Kemah Injil Indonesai (GKII) Nanga Pinoh, Rabu (18/01) seperti dilansir kabargereja.com.

Perayaan Imlek lebih mengutamakan syukur atas apa yang telah dinikmati dan dirasakan tahun lalu dan merencanakan masa depan yang lebih baik lagi. “Pada pagi tanggal satu kami akan beribadah di gereja. Begitu yang dilakukan oleh orang Tionghoa Kristen. Baik itu Katolik maupun Protestan,” ulasnya.

Abdi Vihara IDDHI Maitreya Sinsin, yang juga humas wihara satu-satunya di Nanga Pinoh, mengatakan Imlek diartikan sebagai hari lahirnya Buddha Tao Maitreya. Imlek juga dijadikan momen untuk mewujudkan ajaran cinta kasih. Baik pada sesama, maupun kepada alam raya.

“Biasanya, kita yang memfasilitasi pawai. Namun kali ini tidak. Tapi Imlek kali ini akan dijadikan waktu untuk mewujudkan ajaran cinta kasih. Terutama pada manusia dan pada alam semesta. Yakni untuk membuka toko vegetarian,” ungkapnya.

Ia menjelaskan dengan hidup vegetarian, maka orang akan berkontribusi untuk menyelamatkan bumi dari pemanasan global. Dengan adanya ternak akan memberi pengaruh yang cukup besar terhadap pemanasan bumi. Dengan tidak memakan hewan, maka tingkat konsumsi manusia akan semakin kurang.

Di lain sisi, ulasnya, dengan tidak memakan daging, maka hidup manusia akan semakin sehat. Terhindar dari kegemukan yang bisa memicu berbagai penyakit.

“Kita akan merayakan Imlek sebagaimana semangat, maksud, dan tujuan imlek tersebut,” ujarnya.

Bagi umat Buddha di Nanga Pinoh, ungkap Sinsin, pada malam Imlek pukul 19.00 akan digelar sembahyang. Selanjutnya, akan digelar lagi sembahyang pada pukul 23.00. Serta pada pagi hari tanggal satu juga akan digelar sembahyang.

“Setiap sembahyang yang dilakukan saat Imlek, pasti akan ada sajian buah-buahan yang bermutu baik. Itu dilakukan sebagai wujud syukur,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Melawi H Suparmin atau Lim Khok Min mengatakan pihaknya jauh hari telah menyiapkan acara tablig akbar untuk merayakan imlek yang dibarengi dengan peringatan Maulid Nabi.

“Kita juga akan merayakan Imlek dengan cara kita. Bagaimanapun imlek merupakan bagi kehidupan seluruh orang Tionghoa. Bukan hanya di Melawi, tapi seluruh dunia,” ujarnya.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan Hari Minggu Biasa VIII/A bersama Pastor Bill Grimm
  2. Caritas membantu penderita kanker ke daerah terpencil di India
  3. Provinsi SVD Cina mendapat imam baru dari Togo
  4. Paus Fransiskus: Populisme egoistis ‘dorong penolakan migran’
  5. Hukum Islam sedang diperjuangkan di Malaysia
  6. Gereja Katolik Vietnam mengenang uskup ‘rendah hati’
  7. Hari Kaum Muda menyatukan OMK Banglades
  8. Seorang misionaris di antara para ‘keluyuran malam’
  9. Keluarga korban pembunuhan terkait narkoba dibantu atasi trauma
  10. Kardinal Zen khawatir terkait kesepakatan Vatikan dan Tiongkok
  1. Rama yth. Menurut iman saya, semua orang katolik punya kuasa mengusir setan.....
    Said markoes padmonegoro on 2017-02-06 12:43:43
  2. Adakah hubungan baik seperti ini? Mengapa ini bisa? Karena ada bahaya mengancam...
    Said Jenny Marisa on 2017-02-03 13:57:52
  3. Tidak salah orang mempunyai harapan keselamatan seperti hal sederhana seperti in...
    Said Jenny Marisa on 2017-02-02 21:30:20
  4. Ikut senang.....
    Said Jenny Marisa on 2017-02-01 14:16:51
  5. Filipina telah memilih sendiri pemimpinnya.. nampaknya mereka suka sifatnya yang...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-30 12:24:36
  6. Pada akhirnya Surabaya menjadi pionir untuk penutupan lokalisasi, Risma memulai,...
    Said Agustinus Utomo on 2017-01-29 02:09:19
  7. tidak bisa dimengerti aturan2 di Cina.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-28 15:40:09
  8. Mas bisa bantu kami ga buat pelayanan pekerjaan Tuhan di kalimantan?...
    Said Daniel Malonda on 2017-01-27 11:58:36
  9. begitu meriah.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-19 12:12:02
  10. Bapak Romo.Mohon Maaf Atas Kelancangan Saya, ''Mohon DOA'' Bagi Keluarga Saya, T...
    Said moseslamere on 2017-01-16 09:51:46
UCAN India Books Online