UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

Pendemo sambut baik temuan peneliti terkait lahan untuk PLTN

07/02/2012

Pendemo sambut baik temuan peneliti terkait lahan untuk PLTN thumbnail

Para petani dan nelayan yang menentang pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Sompeta, Andhra Pradesh, India, merasa lega dengan temuan dari badan penelitian lingkungan.

Laporan Salim Ali Centre for Ornithology and Natural History, sebuah badan yang ditunjuk pemerintah untuk mempelajari lahan di distrik itu,  mengatakan bahwa lahan untuk pembangunan PLTN adalah “tempat penampungan utama untuk keamanan keanekaragaman hayati dan air.”

Temuan ini secara langsung bertentangan dengan pernyataan pemerintah bahwa wilayah yang disengketakan itu adalah lahan kering.

Protes terhadap proyek ini telah berlangsung selama dua tahun terakhir dan tiga kali bentrok dengan polisi. Para penentang proyek ini mengatakan PLTN itu akan menghancurkan tambak daerah dan rawa-rawa, merampas rumah dan pekerjaan mereka.

“Jika PLTN itu dibangun, 200.000 petani, nelayan dan pengrajin dari 30 desa  akan menjadi tunawisma,” demikian salah satu pengunjuk rasa.

Natti Gopal, ketua serikat nelayan setempat, mengatakan perusahaan konstruksi Nagarjuna membeli 600 hektar dan dialokasikan lagi 900 hektar oleh pemerintah, untuk membangun PLTN itu.

Lahan itu terkenal dengan tanaman hijau dan keanekaragaman hayati, mendukung tiga proyek irigasi, yang mengairi 750 hektar lahan pertanian. “Tapi, para pejabat pemerintah menjelaskan lahan itu sebagai gurun kering,” demikian Gopal.

Seorang warga setempat menambahkan bahwa “perusahaan membeli tanah dengan dalih mengembangkan kolam ikan dan membayar lebih dari harga pasar untuk ternak mereka. Akhirnya, kami menyadari bahwa lahan itu dibeli untuk membangun PLTN. ”

Para pengunjuk rasa didukung oleh Paryaavarana Parirakshana Sangham, sebuah asosiasi pelestarian lingkungan.

“PLTN yang diusulkan akan menggunakan 34.245 ton batubara dan memuntahkan sekitar 14.380 ton abu,” kata Y. Krishnamurthy, ketua asosiasi itu. “Ini akan menimbulkan limbah 226 ton sulfur dan racun lainnya seperti merkuri, timbal, seng, arsenik, kadmium, dan kromium.”

“Air panas dari pabrik akan dialirkan ke laut. Limbah itu akan membunuh keanekaragaman hayati dan menghancurkan mata pencaharian masyarakat. ”

Salah satu anggota asosiasi itu menambahkan: “Kami meminta pemerintah untuk melindungi lingkungan dan sumber daya alam, tetapi mereka membunuh para demonstran.”

Seorang anggota lain menuduh para politisi “menjual lahan itu kepada perusahaan besar. Mereka membuat hukum dan resolusi demi kepentingan mereka dan mengklaim bahwa mereka bertindak sesuai hukum. Mereka tidak bekerja untuk kepentingan rakyat, tetapi bagi para pengusaha dan perusahaan besar.”

Sumber: Protesters welcome power plant findings

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Lebih dari 200 ribu perokok berusia di bawah 10 tahun
  2. Saatnya program MA masuk dalam pendidikan agama Katolik
  3. Larangan beribadah harus dilaporkan ke Dewan PBB
  4. Istri Bill Gates, seorang Katolik, dukung pengendalian kelahiran
  5. Uskup Ishak Doera majukan orang Dayak
  6. Ribuan umat Kristiani berdoa bagi perdamaian
  7. Ketua MPR bertemu pimpinan KWI dan PGI
  8. Umar Patek minta maaf kepada umat Kristiani
  9. Ketua PBNU: Kebebasan beragama mengalami kemunduran
  10. Hidayat siap rangkul umat Katolik
  1. Indonesia masih memiliki 2,9 juta lansia terlantar
  2. Puluhan keuskupan, sekolah Katolik gugat mandat Obama soal KB
  3. Komisi HAM Asia desak bupati lindungi jemaat HKBP Filadelfia
  4. Pemerintah terkesan pelihara konflik agama
  5. Girl Scouts tidak suka terkait rencana Konferensi Waligereja AS
  6. Umar Patek minta maaf kepada umat Kristiani
  7. Film “Soegija” diputar di Semarang kemarin
  8. Pastor: UNTAS harus rangkul semua eks Timtim
  9. Publikasi ‘VatiLeaks adalah tindakan kriminal’
  10. Saatnya program MA masuk dalam pendidikan agama Katolik
  1. Bukan jamannya lagi untuk cuma mengeluh , ayo  kita bertindak , siapa mau gabung...
    Said Patricius on 2012-05-23 03:45:00
  2. Mohon informasi soal Hasil Sidang KWI 2011, khususnya soal Papua! ...
    Said Alex Tethool on 2012-05-22 19:28:00
  3. Baiklah Pak Nur Hidayat, mulai saja merangkul kaum Kristen Batak yang sedang dis...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-22 11:33:00
  4. Tuhan Yesus tidak menganjurkan KB. Kepada Dwi, seorang wanita Muslim di Indonesi...
    Said Akong_stephen on 2012-05-21 13:12:00
  5. Aparat hukum harus keras menjalankan tugasnya yaitu melindungi siapapun yang ber...
    Said Akong_stephen on 2012-05-21 13:05:00
  6. Jadikanlah diri kita menjadi sumber Kasih bagi mereka yang menganiaya sesamanya ...
    Said Eliasabul on 2012-05-21 11:28:00
  7. NATO (NO ACTION TALK ONLY) itulah presiden negara saya......
    Said Topo on 2012-05-21 06:38:00
  8. Ini semua terjadi karena pemimpin kita adalah orang yang ada di balik ormas itu....
    Said Topo on 2012-05-21 06:36:00
  9. Bpk Presiden Yang Terhormat. Kami kaum minoritas sudah terlau sering di aniaya, ...
    Said Francis Haryanto on 2012-05-21 06:29:00
  10. Indonesia negara Pancasila, tapi nyatanya seperti  negara atheis. ...
    Said Omar Sarif on 2012-05-19 18:42:00