UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Toleransi beragama di Indonesia terus dikembangkan

17/02/2012

Toleransi beragama di Indonesia terus dikembangkan thumbnail

Paus Benediktus XVI dari Takhta Suci Vatikan menyampaikan kegembiraannya terhadap kehidupan beragama di Indonesia dan mengharapkan agar toleransi beragama di Indonesia dapat terus berkembang.

Hal itu disampaikan Paus Benediktus XVI usai menerima Duta Besar RI yang baru untuk Takhta Suci, Budiarman Bahar yang menyerahkan surat kepercayaan (letters of credence) dari Presiden Republik Indonesia kepada Paus Benediktus XVI.

Sekretaris Tiga KBRI untuk Takhta Suci, Bonifacius R. Wijayanto kepada ANTARA London, Jumat, mengatakan dengan diserahkannya surat kepercayaan ini maka secara resmi Budiarman Bahar dapat menjalankan aktifitasnya sebagai Duta Besar RI untuk Takhta Suci Vatikan.

Rangkaian prosesi penyerahan surat kepercayaan dimulai dengan penjemputan Dubes Budiarman beserta rombongan pendamping Gentleman of Pope, untuk selanjutnya dibawa ke Istana Kepausan di Kota Vatikan.

Di Istana Kepausan, Dubes Budiarman diterima Paus Benediktus XVI di ruang kerjanya. Dalam pertemuan tersebut Dubes Budiarman, menyampaikan salam dari Presiden Indonesia Yudhoyono dan dari masyarakat Indonesia kepada Paus.

Lebih lanjut, Dubes Budiarman juga menyampaikan harapannya untuk meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dengan Takhta Suci melalui kerjasama di berbagai forum internasional.

Dalam pertemuan tersebut, Paus Benediktus XVI menyampaikan kegembiraannya terhadap kehidupan beragama di Indonesia dan mengharapkan agar toleransi beragama di Indonesia dapat terus berkembang.

Seusai pertemuan, Paus berkenan menerima rombongan pendamping yang terdiri dari istri Dubes RI Yetty Bahar, putri Dubes RI Fadillah Fatharani, pejabat Fungsi Sosbudpol, Pejabat Fungsi Penprotkons, para atase di KBRI dan pegawai setempat KBRI Vatikan.

Dalam kesempatan tersebut, Paus Benediktus XVI memberi berkat serta kenang-kenangan bagi Dubes RI serta anggota delegasi yang menyertai Dubes dalam penyerahan surat kepercayaan ini.

 

 

One Comment on "Toleransi beragama di Indonesia terus dikembangkan"

  1. Jenmaris2 on Sat, 18th Feb 2012 6:35 am 

    Waah, syukur Indonesia bisa memberikan kegembiraan sedikit (saja…), dan pak SBY yang gembira karenanya (lebih banyak…).. inilah keadilan (merata…)




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Delegasi Indonesia meriahkan WYD di Polandia
  2. Para uskup Timor Leste ingin memperbaiki liturgi
  3. Gereja diminta ikut mengawasi penggunaan dana desa
  4. Tiongkok akan tutup gereja selama KTT G20
  5. Pakistan mengambil langkah mengakhiri ‘pembunuhan demi kehormatan’
  6. Ratusan OMK Malaysia turut berpartisipasi di WYD
  7. Menggunakan Injil untuk perubahan sosial
  8. Romo Magnis: Peristiwa pelanggaran HAM 1965 digolongkan sebagai genosida
  9. Pemuda Katolik: Jokowi tak banyak janji, tapi kerja
  10. Menjelang IYD 2016, OMK gelar pentas seni
  1. Semoga berhasil ditiadakan.....
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 19:50:21
  2. Pengawasan dana desa?? Bukannya itu urusan pemerintah?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 17:08:38
  3. Jangan kareta kesalahan satu orang, ratusan orang dikorbankan. Kalau memang yang...
    Said brian on 2016-07-25 11:16:27
  4. Hanya Mao Ze Dong yang mereka idolakan... tidak ada yang lebih baik... Buat kita...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-15 10:18:37
  5. Motornya jenis matic, pengendaranya jenis apa ya?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-08 09:37:42
  6. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  7. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  8. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  9. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  10. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
UCAN India Books Online