UCAN Indonesia Catholic Church News

Konnas PGI diadakan di Palangkaraya

28/02/2012

Konnas PGI diadakan di Palangkaraya thumbnail

Kota Palangkaraya di Kalimantan Tengah dipilih menjadi tuan rumah Konsultasi Nasional (Konnas) VI Pria Kaum Bapak Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).

Acara yang bertujuan meningkatkan kesadaran para bapak mengenai perannya itu akan diselenggarakan pada Oktober 2012.

Sekretaris Umum PGI Gomar Gultom seusai pelantikan panitia pelaksana Konnas VI Pria Kaum Bapak PGI di Palangkaraya, Senin (27/2), mengatakan, bapak berperan sebagai pemimpin keluarga. Karena itu, tak heran tekanan ekonomi dan tuntutan pekerjaan yang semakin berat belakangan ini kian sulit dihindari.

“Banyak kaum bapak yang tak bisa menunjukkan perannya. Mereka pun mencari pelampiasan seperti bermain judi, pergi ke klab malam, atau bernyanyi di tempat karaoke,” ujarnya.

Padahal, peran bapak sangat strategis. Kondisi itu membuat anak dan perempuan termajinalkan. Bagaimanapun, bapak dianggap sebagai imam.

“Akan tetapi, gereja-gereja di desa saja belakangan ini sudah lebih banyak dihadiri kaum ibu daripada bapak,” tuturnya. Karena itu, Konnas VI Pria Kaum Bapak PGI diselenggarakan sebagai upaya menekan persoalan tersebut.

Ketua Panitia Konnas VI Pria Kaum Bapak PGI Sipet Hermanto mengatakan, pihaknya masih membahas kepastian tanggal dan gedung tempat acara itu diadakan.

“Oktober nanti, ada acara berskala nasional juga tapi belum tahu tanggalnya. Kemungkinan, acara kami akan diadakan setelah itu,” katanya. (kompas.com)

 

 

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pengadilan Pakistan tunda eksekusi mati wanita Katolik ini
  2. Umat Katolik diminta ambil bagian dalam reformasi Paus Fransiskus
  3. Tantangan dan masa depan kaum religius di Asia Tenggara
  4. Usai kecelakaan maut, uskup Filipina desak reformasi tambang
  5. Sekularisme, kemajuan teknologi pengaruhi panggilan religius di Asia Timur
  6. Kardinal Myanmar kritik pemerintah sebagai pelindung kapitalisme
  7. Uskup Tiongkok berusia 89 tahun pimpin protes pembongkaran salib
  8. Uskup: Kunjungan Paus ke Korea Selatan masih berdampak
  9. Presiden: Toleransi penting bagi bangsa yang majemuk
  10. Unika Parahyangan guncang Polandia dengan Tari Saman
  1. Mengenang ‘Juli Kelabu’ aktivis Sri Lanka desak hapus rasisme
  2. Polisi Filipina serang pengungsi di gereja
  3. Ahok: Pertemuan lintas agama penting mengatasi prasangka buruk
  4. Komunitas suku dominasi panggilan religius di Asia Selatan
  5. Uskup Tiongkok berusia 89 tahun pimpin protes pembongkaran salib
  6. Umat Katolik diminta ambil bagian dalam reformasi Paus Fransiskus
  7. Renungan Hari Minggu Biasa ke-17 (B) bersama Pastor Bill Grimm
  8. Sekularisme, kemajuan teknologi pengaruhi panggilan religius di Asia Timur
  9. Pengadilan Pakistan tunda eksekusi mati wanita Katolik ini
  10. Presiden: Toleransi penting bagi bangsa yang majemuk
  1. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  2. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  3. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  4. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  5. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  6. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  7. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  8. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  9. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  10. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
UCAN India Books Online