51.000 pecandu narkoba meninggal setiap tahun

29/02/2012

51.000 pecandu narkoba meninggal setiap tahun thumbnail

Sebanyak 51.000 pecandu narkoba di Indonesia meninggal setiap tahun, atau 41 orang meninggal setiap hari.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku, Benny Pattiasina, saat memberikan penjelasan dalam kegiatan Desiminasi Informasi Penyalahgunaan Narkoba dan Dampaknya di SMA Negeri 1 Ambon, Senin (27/2), seperti dilansir metrotvnews.com.

“Di Indonesia, 41 pecandu meninggal setiap hari atau dua orang meninggal setiap dua jam karena narkoba,” katanya.

Ia mengatakan, dalam kurun waktu 30 tahun angka pengguna narkoba naik pesat, meningkat 1,9 persen dari jumlah penduduk. “Profesi mereka bervariasi. Ada pelajar, mahasiswa, orang tua, pekerja, pejabat negara dan anggota DPR,” katanya.

Ia mengatakan daerah penyebaran narkoba bukan hanya kota-kota besar. Pelosok desa pun tak luput dari jangkauan barang haram yang berefek samping merusak susunan saraf pusat itu.

“Maluku menempati peringkat ke 14 penyebaran narkoba di Indonesia,” kata Benny.

Benny mengatakan, efek samping dari penyalahgunaan narkoba itu dapat membuat pemakainya melakukan hal-hal negatif lainnya tanpa sadar, misalnya seks bebas, karena sedang di bawah pengaruh obat.

“Akibatnya bisa saja tertular penyakit penyerta seperti HIV/AIDS, hepatitis dan Infeksi menular Seksual (IMS),” katanya.

Ia pun mengimbau agar para siswa selektif dalam memilih teman dan lingkungan pergaulan agar tidak terjerumas ke dalam hal-hal yang nantinya akan disesali karena berdampak buruk terhadap masa depan.

Kegiatan diseminasi BNNP Maluku itu dalam rangka sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) ke sejumlah sekolah dan kampus di Kota Ambon.

Sebanyak 40 SMA dan delapan Perguruan Tinggi akan dikunjungi untuk kegiatan itu. Khusus di sekolah-sekolah, penyuluhan itu ditargetkan selesai dalam 10 hari.

 

One Comment on "51.000 pecandu narkoba meninggal setiap tahun"

  1. Rp 13 Untuk Generasi Muda - ARUSUTARA.COM on Thu, 30th Apr 2015 9:03 pm 

    […] pemerintah senantiasa menyumpal nalar kita dengan teror berupa angka-angka, semacam; 51.000 generasi muda mampus tiap tahun gara-gara narkoba, atau 50 orang mati tiap hari gara-gara barang yang sama, maka […]




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Begini cara Arab Saudi mendanai Islam radikal di Bangladesh
  2. Serangan Marawi menimbulkan penganiayaan karena agama
  3. Mengkhawatirkan, satu dari dua anak India alami pelecehan seksual
  4. Pastor di Sikka mendukung upaya pelestarian mata air
  5. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  6. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  7. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  8. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  9. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  10. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  1. Bahasa kotor, makian, hujatan, ujaran rasa kebencian ras, golongan, agama, dsb b...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 22:07:09
  2. Toleransi seharusnya bisa dilakukan & diterima oleh semua umat beragama di s...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 21:02:37
  3. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  4. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  5. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  6. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  7. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  8. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  9. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  10. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
UCAN India Books Online