UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Polisi merusak kubur seorang imam

21/03/2012

Polisi merusak kubur seorang imam thumbnail

Batu nisan seorang imam bawah tanah yang tewas bersama enam seminaris dalam sebuah kecelakaan mobil pada Desember tahun lalu dirusak oleh polisi awal pekan ini sebagai bagian dari upaya aparat untuk melarang pelayanan Misa requiem menandai 100 hari kematiannya.

Para pejabat pemerintah di Jinzhou dan Baoding di bagian utara provinsi Hebei, Cina, memperingatkan Gereja lokal pada hari Minggu tidak mengadakan acara peringatan kematian Pastor Joseph Shi Liming, demikian sumber-sumber lokal.

Imam dari komunitas “bawah tanah” keuskupan Baoding itu, yang berusia 39 tahun, tewas dalam kecelakaan lalu lintas pada 11 Desember. Enam dari tujuh seminaris yang bersamanya  juga meninggal ketika minibus mereka bertabrakan dengan dua truk.

Batu nisan Pastor Shi, dengan tulisan “makam Pastor Shi Liming” yang dilukis di atasnya, direncakan akan dibawa ke kampung halamannya di Damaquan, di  Zhaoxian, awal pekan ini.

Namun, para aparat polisi daerah itu datang dan mengambil batu nisan itu dan membawanya. Ketika keluarganya mencoba untuk menghentikan mereka, para petugas itu menghancurkan batu nisan dengan pemukul.

Mereka kemudian mengatakan bahwa mendiang Pastor Shi “tidak diakui oleh pemerintah dan merupakan pelanggaran hukum untuk mendirikan sebuah batu nisan yang menunjukkan dia sebagai imam,” kata sumber itu.

Hanya keluarganya dan sejumlah umat Katolik yang tinggal di desa itu bisa berdoa di samping kubur imam itu. Polisi ditempatkan di sekitar desa itu untuk mencegah orang dari daerah lain menghadiri pelayanan Misa requiem.

Sumber: Police destroy priest’s tombstone

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kardinal mohon Indonesia melakukan sidang secara teliti dan baik terkait kasus Mary Jane
  2. KWI: Presiden Jokowi gagal lindungi WNI
  3. Paus memberkati keluarga wanita Pakistan yang dihukum mati terkait penghujatan
  4. Paus Emeritus Benediktus XVI merayakan ulang tahun ke-88
  5. Tanggapan Menag terkait meningkatnya intoleransi beragama
  6. Mantan wartawati Filipina ditembak mati
  7. Paus menantang gagasan tentang 'teori gender'
  8. Warga Lapas diajak hayati semangat Paskah
  9. Tiongkok: Dalai Lama harus menghadapi realitas
  10. Indonesia kekurangan negarawan
  1. Paus Emeritus Benediktus XVI merayakan ulang tahun ke-88
  2. Konferensi Waligereja Australia menentang euthanasia
  3. Gereja perlu berjalan bersama dengan umat beriman lain
  4. Renungan Hari Minggu Paskah Ketiga bersama Pastor Bill Grimm
  5. Menjalin kerukunan beragama di Wonosobo
  6. Paus menantang gagasan tentang ‘teori gender’
  7. Kelompok Katolik Filipina luncurkan program pendidikan pemilih
  8. KWI: Presiden Jokowi gagal lindungi WNI
  9. Paus memberkati keluarga wanita Pakistan yang dihukum mati terkait penghujatan
  10. Tiongkok: Dalai Lama harus menghadapi realitas
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online