UCAN Indonesia Catholic Church News

Program makan malam seorang imam bantu anak miskin

21/03/2012

Program makan malam seorang imam bantu anak miskin thumbnail

Awalnya hanya sebuah hobi bagi Pastor Franco Uras SDB asal Italia, kini melalui hobi memasaknya itu, ia telah menjadikannya sebuah usaha yang bisa menghasilkan uang untuk membantu anak-anak suku di desa-desa pegunungan Buda di Davao City, Filipina.

Imam Salesian  itu dan temannya seorang dokter asal Jerman, Wolfgang Csato, mengadakan  program makan malam untuk menggalang dana bagi anak-anak di desa-desa tersebut. Keduanya mempersiapkan berbagai hidangan khas Italia dan Jerman yang mereka jual seharga US $ 8 selama makan malam  di kota-kota terdekat.

Mereka yang tidak bisa menghadiri acara makan malam itu tidak harus kehilangan hidangan tersebut. Mereka dapat membeli olahan makanan lezat imam itu seperti adonan saus  vegetarian, saus tuna vegetarian, minyak zaitun, jamu, jamur, dan saus tomat di sebuah kafe di desa itu atau di People’s Park di Davao City.

Pastor Uras mengatakan ia juga menerima donasi berupa barang seperti sikat gigi, odol, sabun, dan pakaian layak pakai untuk anak-anak yang membutuhkan.

Imam itu mengatakan ia akan mengumpulkan anak-anak di desa-desa tersebut untuk membantu dan menyediakan kebutuhan mereka.

Para misionaris Salesian telah menyiapkan Bosco Center for Hope for Integral Development di desa itu untuk mempersiapkan anak-anak dengan pendidikan dasar dan kelas-kelas itu akan dibuka bulan Juni mendatang.

Pastor Uras mengatakan anak-anak bisa tinggal di pusat itu, tapi ia membutuhkan sekitar setengah juta peso untuk menyediakan kebutuhan mereka.

Kafe sajian makanan itu hanyalah sebuah awal, kata imam itu. “Saya memiliki beberapa herbal yang tidak dimiliki orang lain dan saya juga memiliki cara tersendiri untuk mengolahnya, dan itu adalah rahasia saya,” katanya.

Imam itu mengatakan penyajian makanan tersebut, dulu hal itu hanya sebagai hobi. “Tapi, sekarang saya bisa menghasilkan uang untuk disalurkan kepada mereka yang kurang beruntung,” tambahnya.

Sementara itu, Csato mengatakan ia juga memiliki hobi memasak. “Saya bersama [Uras] membantu anak-anak miskin,” ujar dokter yang juga ketua dari the European Association for Pain Treatment.

Sumber: Priest uses gourmet food to help the needy

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pentahbisan uskup secara publik pertama di Tiongkok sejak 2012
  2. Kehidupan berbahaya di perbatasan Banglades-India
  3. Uskup, imam di Tiongkok bersatu menentang pembongkaran salib
  4. Selama liburan Paus Fransiskus pilih bersantai di kediamannya
  5. Gereja Katolik harus 'semakin berani bersuara' soal perubahan iklim: KWI
  6. Ensiklik Laudato Si' mulai diterapkan di keuskupan India
  7. BNN dan KWI jalin kerjasama penanggulangan narkoba
  8. Said Agil: Prinsip NU adalah melindungi hak minoritas
  9. Izin rehab gedung Gereja Alkitab Indonesia dibekukan
  10. Pemimpin Gereja sambut baik pembebasan pria Kristen terkait penghujatan
  1. Kehidupan berbahaya di perbatasan Banglades-India
  2. Puluhan orang tewas di seluruh Asia Selatan akibat banjir
  3. Masyarakat adat di Banglades tuntut pengakuan atas hak-hak mereka
  4. Aktivis dari 28 negara bahas dampak kerusakan akibat pertambangan
  5. Kasimo layak mendapat gelar Pahlawan Nasional
  6. Pemuda Katolik imbau publik tidak pilih petahana yang gagal layani rakyat
  7. Pentahbisan uskup secara publik pertama di Tiongkok sejak 2012
  8. Kapolri minta Kapolda Papua yang baru dekati pastor dan pendeta
  9. Ensiklik Laudato Si’ mulai diterapkan di keuskupan India
  10. Mantan presiden India dikenang sebagai pemersatu semua agama
  1. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  2. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
  3. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  4. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  5. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  6. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  7. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  8. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  9. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  10. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
UCAN India Books Online