Pekerja hak dukung pemilih perempuan

04/04/2012

Pekerja hak dukung pemilih perempuan thumbnail

Para pekerja hak mendesak pemerintah Pakistan untuk memastikan perempuan mendapatkan hak berpartisipasi dalam pemilu mendatang menyusul laporan undang-undang Jirga (majelis) lokal yang melarang mereka memberikan hak suara.

“Pemilu harus dibatalkan jika perempuan dilarang memberikan hak suara mereka,” kata sebuah pernyataan sikat dari Pusat Pendidikan Hak Asasi Manusia (CHRE) kemarin.

“Kebijakan itu mengancam demokrasi termasuk pembelian suara, penggunaan teror, campur tangan oleh lembaga negara, dan bias terhadap gender dan agama,” kata pernyataan itu.

Pemilu dijadwalkan berlangsung pada pertengahan tahun 2013.

Beberapa tuntutan itu disampaikan oleh organisasi itu kepada KPUD provinsi Lahore, Pakistan, pada Senin.

Keprihatinan mereka muncul setelah masyarakat mengeluh bahwa perempuan tidak diizinkan untuk memilih di enam dewan yang diadakan pada Februari.

Simson Salamat, direktur CHRE di Lahore, mengatakan proses pemilu yang bebas, transparan dan kredibel tidak mungkin terjadi tanpa partisipasi perempuan.

“Perempuan juga dilarang memberikan hak suara pada pemilu di tiga provinsi tahun 2008. Dengan melarang mereka berarti menyangkal representasi mereka karena mereka berjumlah lebih dari setengah penduduk negara itu. Praktek ilegal itu berjalan tanpa hukuman,” katanya.

“Pemerintah juga harus memastikan pendaftaran pemilih yang lebih mempermudah perempuan,” tambahnya.

Forum Tindakan Kolektif Memastikan Partisipasi Wanita dan Gadis dalam Proses Pemilu di Pakistan, juga merekomendasikan peningkatan fasilitas pemilih perempuan di TPS-TPS sesui resolusi yang disahkan, pada Senin, di Islamabad.

Sumber: Rights workers support women’s vote

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  2. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  3. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  4. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  5. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  6. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  7. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  8. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  9. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  10. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  1. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  2. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  3. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  4. Komite untuk HAM berat segera disahkan
  5. Pertemuan para uskup Asia bahas perubahan iklim
  6. 173 warga Uyghur tiba di Turki setelah dibebaskan dari tahanan Thailand
  7. Kemenag latih pengawas Madya Pendidikan Agama Katolik
  8. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  9. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  10. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online