UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Pendirian seminari mendapat hambatan pemerintah dan ormas Islam

01/06/2012

Pendirian seminari mendapat hambatan pemerintah dan ormas Islam thumbnail

Rencana pendirian Seminari Menengah Mario John Boen di Kabupaten Bangka Tengah, Propinsi Kepulauan Bangka-Belitung, yang masuk dalam wilayah Keuskupan Pangkalpinang mendapat hambatan dari pemerintah setempat dan pertentangan dari beberapa organisasi massa (ormas) Islam.

Menurut Pastor Venantius Marianus Manse, anggota panitia pembangunan seminari tersebut, semua persyaratan yang diminta pemerintah sudah dipenuhi, termasuk persetujuan dari warga di sekitar lokasi pendirian seminari.

”Kami sudah menyerahkan semua persyaratan kepada pemerintah kabupaten pada awal Maret 2012, namun hingga kini belum mendapat Izin Mendirikan Bangunan (IMB),” jelas Pastor Ventantius ketika dihubungi hari ini.

Pemerintah setempat, lanjutnya, meminta mereka untuk memenuhi dua syarat lain, yakni rekomendasi dari Forum Kerjasama Antar Umat Bergama (FKUB) serta membuat Upaya Kajian Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL-UKL).

Pastor Manse menilai, permintaan pemerintah tersebut mengada-ada.

”Sesuai undang-undang, rekomendasi FKUB tidak dibutuhkan, kecuali untuk pendirian rumah ibadah. Dan, UPL-UKL dibutuhkan hanya untuk bangunan di atas lahan seluas 5 hektar lebih. Sementara lahan untuk bangunan seminari, hanya 2 hektar”, jelasnya.

Selain hambatan dari pemerintah, rencana pendirian seminari ini juga mendapat pertentangan dari ormas Islam.

“Sejak April lalu, kelompok-kelompok Muslim berdemontrasi menentang pendirian seminari ini,” ujar Pastor Venantius.

Menurutnya, warga di sekitar lokasi tidak keberatan dengan recana pendirian seminari. Dan selama ini, relasi antarumat beragama sangat kondusif.

”Massa yang melakukan demontrasi berasal dari tempat lain yang dimotori ormas Islam, antara lain Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)”

Hingga saat ini, belum ada kejelasan tentang IMB seminari ini. Bupati Bangka Tengah, Erzaldi Roesman kepada media lokal mengatakan butuh waktu untuk membahas lagi kasus ini, berhubung masih menguatnya aksi penolakan ormas-ormas Islam.

Theophilus Bela, sekjen Indonesian Committee on Religion for Peace (IComRP), menilai, pemerintah daerah tidak memberikan IMB karena takut terhadap desakan ormas Islam.

”Pemerintah daerah kalah di hadapan desakan massa. Padahal, pihak seminari sudah memenuhi peraturan resmi sesuai undang-undang,” tegasnya.

Gagasan awal pendirian seminari ini bergulir sejak Surat Keputusan (SK) Uskup Pangkalpinang diterbitkan pada 31 Maret 2010.

Kata Pastor Venantius, dengan adanya seminari ini, yang merupakan seminari menengah pertama di Keuskupan Pangkalpinang, diharapkan imam pribumi makin banyak, karena selama ini imam yang berkarya di Keuskupan Pangkalpinang mayoritas dari daerah lain.

Alasan lain, selama ini calon imam dari keuskupan tersebut harus mengikuti pendidikan di seminari di keuskupan lain, yakni di Palembang dan Pematangsiantar.

 

6 Comments on "Pendirian seminari mendapat hambatan pemerintah dan ormas Islam"

  1. Yosafat Koli on Sat, 2nd Jun 2012 6:59 am 

    Makin jelas, pemerintahan ini tidak tegas…. Mengapa selalu tidak berdaya?????

  2. Tjandrawandi on Sat, 2nd Jun 2012 8:20 pm 

    Selamat berjuang terus, Pastor Boen asli Bangka tersebut adalah Imam Praja pertama di Indonesia. Kami ikut berdoa semoga Bunda Maria menyampaikan niat baik keUskupan Pangkalpinang ini kepada Puteranya. Amin

  3. franstantridharma on Mon, 4th Jun 2012 9:00 am 

    Bagian dari doa kita, agar kerjasama antar keuskupan semakin meningkat dalam menjawab kebutuhan akan imam dan Gereja tetap semakin berkembang. Selain itu agar kaum awam juga semakin banyak yang mau belajar tentang teologi dan filsafat untuk membantu para imam mereka.

  4. Laurentius chen on Mon, 4th Jun 2012 10:21 am 

    inilah wajah indonesia. peratuan-kesatuan dan persaudaraan senantiasa dikumndangkan, tapi apa arti itu semua ? jelas siminrari itu lembaga pendidikan, buka gereja, juga dilarang. 

  5. Pewaris Nusantara on Tue, 5th Jun 2012 7:28 pm 

    Pindahkan aja ke Batam, biar banjir dana dari Singapura.

  6. Maryonobernardus on Wed, 6th Jun 2012 9:30 am 

    Hambatan itu bumbu bagi kita, masalahnya kita sering kurang jeli gunakan strategi,sandi dan loby.Mengapa tidak menggunakan lembaga pendidikan yg kita punya,seminari mau di kemendiknas atau kemenag,harus jelas posisinya diknas mestinya merger dulu dengan yayasan pendidikan kita,kemenag minta bantuan bimas katolik setempat. jangan buru-buru membuat badan hukum sendiri apalagi ada unsur agama pasti banyak orang akan komentar miring.kelas seminari utk sementara kan bisa bergabung dengan SMA Yosef,mengapa harus memaksakan diri berdiri sendiri,kan sambil melihat pangsa atau animo kedepan.keberatan masyarakat bisa menjadi korek ke dalam dan harus pandai menyiasati situasi.Feasibility study harus diperdalam saran saya.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan Hari Minggu Biasa XXII/C bersama Pastor Bill Grimm
  2. Gereja Filipina tampung calon jamaah haji asal Indonesia
  3. Paroki-paroki di Korea Selatan membentuk komite rekonsiliasi
  4. Sudah saatnya katekis Gereja tidak membuat ngantuk umat
  5. Paroki diminta mempersiapkan keterampilan menghadapi bencana
  6. BNN siapkan buku dakwah anti-narkoba untuk berbagai agama
  7. Gereja baru menyembuhkan luka warga Timor Leste
  8. Para uskup Timur Tengah dan Balkan menghadiri forum perdamaian di Seoul
  9. Sekolah menjadi target pengedar narkoba
  10. Konferensi internasional kerukunan antarumat beragama dibuka di Ambon
  1. Baik juga ada gagasan mengajak masyarakat "bela negara" baru2 ini (entah inisiat...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-25 14:35:10
  2. Jarang kita dengar berita kebaikan dari suatu pemerintah.. ini salah satunya. L...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-22 11:22:02
  3. Orang mau menyumbang organ badan atau mata dsb. pantasnya tidak diminta, tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-16 14:53:44
  4. Tidak perlu dibaca - kalau dari keuskupan pasti hal hal yang baik......
    Said Jenny Marisa on 2016-08-15 13:23:14
  5. Memang ada orang yang terpanggil untuk "pembersihan" kebobrokan... Pikir2 lagi, ...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-14 19:25:14
  6. Jadi bukan terrorist.. itu lebih gawat....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-10 10:41:31
  7. Tidak dapat mengubah pembantaian, ya tinggal mendoakan saja untuk arwah korban.....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-09 10:06:22
  8. Belajar dari gereja di Barat adalah sangat baik bagi orang Katolik Cina yang kir...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-04 09:22:18
  9. Benar kata imam Abdelatif Hmitou, karena jelas didengar dan mudah dimenterti sia...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-30 13:31:58
  10. Lebih sedikit hukuman mati lebih baik,...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-29 10:33:31
UCAN India Books Online