
Polisi Malaysia menembak tiga orang Warga Negara Indonesia (WNI) hingga tewas pada Selasa (19/6).
“Pukul 16.00, KBRI Kuala Lumpur menerima informasi dari Interpol Malaysia mengenai tewasnya tiga WNI”, demikian laporan Kementerian Luar Negeri dalam siaran pers Rabu (20/6).
Tiga WNI tersebut berhasil diidentifikasi dengan inisial S asal Lumajang, Jawa Timur dan M asal Bangkalan, Jawa Timur. Satu korban lain berinisial H belum diketahui daerah asalnya.
Menurut informasi kepolisian Malaysia, tiga WNI tersebut ditembak karena melawan saat hendak ditangkap.
Masih menurut laporan kepolisian Malaysia, mereka ditangkap karena diduga mencuri sebuah mobil Proton jenis Wira dari daerah Puchong, Selangor.
Mobil itu kemudian diparkir di daerah perumahan Templer Saujana Rawang, Selangor, Selasa, sekitar pukul 04.30.
Ketiga WNI tersebut diduga memasuki rumah pemilik mobil dengan cara memotong pagar besi dan kemudian melarikan diri dengan mobil curian itu.
Saat ini KBRI sedang melengkapi data tiga WNI tersebut serta mencari informasi lebih lanjut mengenai pihak keluarga yang dapat dihubungi di Indonesia.
Sementara itu, Selasa, Kementerian Luar Negeri telah menghubungi Duta Besar Malaysia di Jakarta untuk meminta penjelasan tentang kasus ini. Dan, Duta Besar Malaysia memberi informasi, akan segera menghubungi pemerintah di Malaysia untuk mengklarifikasi hal ini.
Ryan Dagur, Jakarta
Romo Magnis protes terkait penghargaan kepada Presiden SBY
Aktivis lingkungan dipenjara di tengah upaya membela hak petani
Amnesty: Hukuman mati di Indonesia langkah mundur