
Menanggapi kontroversi yang memanas di kalangan blogger Katolik terkait program Keluarga Berencana (KB), Melinda Gates, seorang Katolik yang taat, mengatakan dia tidak akan mundur dalam perannya sebagai advokat bagi kaum perempuan miskin.
“Seperti apa yang saya lakukan bersama Yayasan (Gates) yang berasal dari rasa keadilan sosial yang luar biasa saya telah tumbuh dewasa dan berkeyakinan bahwa semua kehidupan, memiliki nilai yang sama,” kata Gates dalam sebuah wawancara dengan ketua koresponden CNN Dr Sanjay Gupta.
Tekait iman Katolik-nya ia mengatakan: “Kami tidak akan setuju dengan segala sesuatu, jika hal itu menimbulkan masalah.”
Gates mempromosikan program KB, termasuk meningkatkan miliaran dolar untuk menyediakan alat kontrasepsi kepada 120 juta perempuan di seluruh dunia.
Sementara sebagian besar umat Katolik di Amerika Serikat, setidaknya, menurut jajak pendapat, tampaknya setuju dengan Gates bahwa kontrasepsi bagi perempuan adalah tidak kontroversial. Sejumlah blogger Katolik memuat isu-siu terkait rencana tersebut.
Sebuah blog, khususnya LifeSiteNews.com, sering mempublikasikan kecaman terhadap Gates, mempertanyakan imannya, dan mengatakan rencananya tersebut “secara terang-terangan menyerang moralitas seksual Katolik.”
terkait sikap Gereja Katolik terhadap program Gates, CNN coba meminta komentar dari Konferensi Waligereja Amerika Serikat, tetapi tidak mendapatkan tanggapan.
Gates mencoba mengalihkan kontroversi itu, dan berkonsentrasi pada apa yang dia sebut sebagai kebutuhan kontrasepsi yang nyata adalah memberdayakan kaum perempuan.
“Saya pikir kami membuat kontrol kelahiran dan cara kontrasepsi terlalu dipolitisasi di Amerika Serikat,” kata Gates, pendiri Bill & Melinda Gates Foundation.
Sumber: Catholic benefactor to fund major contraceptive program
Korban kriminalisasi perkebunan sawit lapor Komnas HAM
Indonesia hadapi ancaman besar kependudukan
Paus Fransiskus pernah tertidur saat berdoa